Media

1.400 karyawan Google mempetisi pembatalan proyek Dragonfly
By Nelson Simbolon - 11 December 2018
4 min read 38 Views
Beredar kabar mengenai proyek pembuatan mesin pencari khusus untuk pemerintah Tiongkok, ribuan karyawan Google menyuarakan protesnya
Beredar kabar mengenai proyek pembuatan mesin pencari khusus untuk pemerintah Tiongkok, ribuan karyawan Google menyuarakan protesnya

Hingga akhir Agustus, lebih dari 1.400 karyawan Google mempetisi perusahaan raksasa internet tersebut untuk membatalkan pengembangan aplikasi pencarian khusus untuk Tiongkok. Rencananya, aplikasi bertajuk Dragonfly tersebut akan menyensor konten-konten sesuai dengan standar dari pemerintah Tiongkok.

 

Didukung juga oleh Amnesty International 

“Kami para karyawan Google dan kami bergabung bersama Amnesty International untuk meminta Google membatalkan proyek Dragonfly. Upaya Google membuat mesin pencari yang telah disensor untuk rakyat Tiongkok akan memungkinkan terjadinya campur tangan dari pemerintah,” tertulis pada surat terbuka dari karyawan Google.

“Kami berada di antara ribuan karyawan yang telah melantangkan suara kami selama berbulan-bulan. Organisasi hak asasi manusia internasional dan wartawan investigasi juga telah memperingatkan mengenai masalah hak asasi manusia yang serius dan berulang kali meminta Google membatalkan proyek tersebut. Sejauh ini, respons pemimpin kami tidak memuaskan,” lanjut surat tersebut.

 

Google tidak memberikan transparansi proyek

Isi surat tersebut telah dikonfirmasi oleh para karyawan Google meski identitasnya enggan dipublikasikan. Para karyawan Google pun menyerukan eksekutif Google untuk meninjau etika dan transparansi perusahaan. Para karyawannya mengatakan bahwa mereka kekurangan informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan dan mengeluhkan bahwa kebanyakan karyawan hanya mengetahui informasi dari media terkait proyek tersebut. “Karyawan Google perlu tahu apa yang kami bangun,” kata salah satu kutipan dalam surat tersebut.

 

Google tutup suara perihal Dragonfly

Meski begitu, Google telah berulang kali menolak berkomentar mengenai Dragonfly. Google mengatakan bahwa pekerjaannya adalah bagian dari eksperimen dan tidak ada hubungannya dengan aplikasi mesin pencari untuk Tiongkok. Selain itu, desas-desus mengenai Dragonfly telah mengundang kritik dari luar Google. Misalnya, Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, mengecam Google atas proyek tersebut. Di ruang internal, banyak karyawan yang mengatakan bahwa eksekutif Google telah mengabaikan kekhawatiran mereka.

“Penentangan kami terhadap Dragonfly bukan tentang Tiongkok, kami keberatan dengan teknologi dengan prinsip membantu yang kuat dan menindas yang lemah, di mana pun mereka berada,” seperti tertulis dalam isi petisi para karyawan Google.

“Dragonfly di Tiongkok akan membentuk preseden yang berbahaya pada momen politik yang mulai berubah dan akan menyulitkan Google untuk menolak konsesi serupa dari negara-negara lainnya,” lanjut surat tersebut.

 

Rekomendasi bacaan:

 

Sumber:

Tags:

  • Technology
  • Search Engine
  • Google
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang