Published on

jobs

Mengenal apa itu CTA dan 5 tips membuatnya

Nur Lella Junaedi

cta-adalah-EKRUT.jpg

Dalam dunia pemasaran seorang marketer tidak hanya bertugas membuat konten untuk sosial media atau situs, tapi juga harus mampu membuat CTA atau Call to Action

Bagi kamu yang merasa asing dengan CTA ini, melalui artikel berikut akan dijelaskan tentang apa itu CTA, alasan menggunakan CTA, jenis hingga cara membuatnya. 

Pengertian Call to Action (CTA) 

cta adalah EKRUT 
CTA adalah istilah pemasaran yang berbentuk gambar atau baris untuk mendorong pengunjung melakukan tindakan - EKRUT

Call to Action atau disingkat CTA adalah sebuah istilah pemasaran yang berbentuk seperti gambar, baris teks, tombol yang mendorong pengunjung untuk mengambil tindakan. 

Bentuk dari tindakan itu bermacam-macam, seperti membeli barang, mendaftar melalui situs, berlangganan newsletter, mengklaim voucher, membagikan konten, mengikuti kuis, mengunduh dokumen dan sebagainya. 

Nah, dengan mengarahkan pelanggan melalui CTA untuk melakukan suatu tindakan tertentu, di sinilah marketer bisa mengetahui proses marketing funnel berjalan. 

Seorang marketer bisa mendapatkan  insight perilaku pelanggan hingga menganalisis dari channel mana yang banyak mendatangkan penjualan. Selengkapnya tentang marketing funnel kamu bisa baca di sini.

Kenapa CTA ini penting? 

cta adalah EKRUT 
Alasan kenapa CTA penting adalah untuk meningkatkan konversi dan rasio klik tayang - EKRUT

Bisa dibilang jika CTA adalah bentuk kampanye terselubung yang banyak disematkan di dalam konten. 

Sehingga tak heran bila bentuk dari pesan call to action adalah rata-rata menggunakan kata kerja imperatif contoh, temukan di sini, download sekarang juga, call now, pelajari lebih lanjut dan sebagainya. Lebih dari itu, kenapa CTA ini penting? 

  • CTA mampu meningkatkan konversi dan rasio klik tayang sehingga membuat peringkat situs semakin baik di laman SERP.
  • Meningkatkan keberhasilan periklanan digital.
  • Dibutuhkan oleh pelanggan agar pelanggan tahu ke mana mereka harus bertindak selepas membaca konten.
  • Salah satu praktik untuk mengetahui marketing funnel.

Jenis-jenis CTA yang harus kamu ketahui 

cta adalah EKRUT
 Salah satu jenis dari CTA adalah Social sharing yang terdapat dibawah konten - EKRUT

Sebelum mengetahui cara membuat CTA yang efektif, kamu perlu mengetahui jenis-jenis CTA terlebih dahulu. Adapun jenis CTA adalah: 

Social sharing 

Bentuk ajakan untuk membagikan konten ke media sosial menjadi bentuk CTA paling sederhana yang bisa kamu coba. Dengan adanya tombol social sharing, kamu bisa mengetahui bagaimana pelanggan dapat terlibat dengan merek.

Umumnya dengan tombol social sharing terletak di bagian bawah konten, akan memberikan alternatif bagi pengguna untuk membagikan konten itu di platform Facebook, Twitter, LinkedIn, Google Plus dan sebagainya. 

Tentunya dengan semakin banyak pengunjung melakukan social sharing, kemungkinan kenaikan traffic dan konversi akan semakin besar. 

Event Promotion 

Jenis lainnya dari CTA adalah berbentuk promosi acara. Kamu bisa menggunakan CTA promosi untuk meningkatkan kesadaran pengunjung tentang acara tersebut serta mendorong pembelian tiket.  

Kamu bisa meletakkan CTA event promotion ini di bagian dashboard, halaman login pengunjung, atau untuk meningkatkan prospek letakkan juga CTA ini di sidebar blog

Leads generation 

Keberadaan CTA sangat krusial untuk menciptakan lead generation dalam situsmu. Apa itu lead? Lead adalah pelanggan yang menunjukkan minat pada layanan atau produk kamu sehingga mereka menjadi pelanggan potensial atau prospek. 

Lantaran tujuannya adalah untuk menjadikan pelanggan menjadi prospek maka, kamu bisa meletakkan CTA ini di dalam konten yang memiliki banyak pengunjung. 

Tapi umumnya CTA jenis lead generation ini biasanya akan terletak di sidebar atau banner mengambang di pojok situs.

Tombol baca selengkapnya 

Terkadang dalam menampilkan feed konten, kamu tidak menampilkan konten tersebut secara menyeluruh, namun membujuk pembaca untuk mengklik tombol baca selengkapnya. Tombol baca selengkapnya itulah yang dinamakan CTA. 

Akan tetapi untuk membuat banyak pengunjung mengklik tombol ini, sebaiknya nada tulisan di dalam feed konten itu harus dibuat untuk menimbulkan rasa penasaran bagi pengunjung. Dengan begitu mereka akan mengklik tautan. 

Baca juga: Mengenal A/B testing dan manfaatnya dalam digital marketing

Cara membuat CTA yang efektif  

cta adalah EKRUT 
Gunakan angka saat membuat CTA yang menarik agar bisa membuat pengunjung lebih tertarik - EKRUT

Agar kamu dapat membuat CTA yang menarik bagi pengunjung, kamu bisa mempraktikkan beberapa tips di bawah ini. 

1. Gunakan kata kerja perintah yang kuat saat membuat CTA

Penting untuk membuat CTA yang jelas dan ringkas. Pasalnya, dalam pembuatan kampanye ini kamu dibatasi hanya bisa menuliskan 35 karakter saja per baris deskripsi. 

Jadi, biarkan audiens langsung tahu apa yang harus mereka lakukan. Meski umumnya bentuk CTA akan menjadi kata kerja imperatif bagi mereka. 

Beberapa contoh CTA bisa berbentuk seperti, beli produknya sekarang, pesan sekarang, unduh e-book di sini, klik untuk berlangganan dan sebagainya. 

2. Gunakan kata-kata yang memancing emosi 

Untuk meyakinkan pengunjung melakukan tindakan pada CTA kamu, salah satu triknya adalah dengan membuat pesan CTA yang bisa memancing emosi agar mereka berantusias melakukan konversi. 

Contoh dari bentuk CTA tersebut seperti, ”beli sekarang juga dan dapatkan diskon 50 persen untuk setiap transaksi”. 

Dari bentuk kata-kata ini bisa diidentifikasi bahwa dengan melakukan pembelian, konsumen akan untung dengan mendapatkan potongan setengah harga. 

3. Gunakan strategi FOMO

Strategi FOMO atau The fear of missing out adalah konten CTA yang dibuat untuk memberikan ketakutan kepada pelanggan bila melewatkan tawaran yang diberikan dari suatu produk atau layanan. 

Salah satu bentuk CTA dari FOMO ini seperti, “Pesan sekarang juga, harga naik hari Senin, atau beli sekarang juga selama persediaan masih ada”. 

Ketika suatu produk atau layanan itu memang sangat dibutuhkan bagi pelanggan, akan sulit bagi pengunjung mengabaikan bentuk CTA ini, karena mereka mungkin harus bersaing dengan pelanggan lainnya. 

4. Beritahu audiens alasan kenapa mereka perlu melakukan call to action

Salah satu contoh CTA dari tips keempat ini yaitu, “Telepon hari ini untuk menjadwalkan konsultasi gratis”.

Dalam pernyataan ini kamu mencoba memberitahukan kepada pengunjung tentang apa yang harus mereka lakukan yakni untuk menelpon. 

Lalu untuk alasan apa pengunjung harus menelpon? Yakni untuk mendapatkan konsultasi gratis. 

5. Gunakan angka 

Seperti dalam tips nomor dua, penggunaan angka dalam konten CTA sangat menarik. Sebab, ini memberikan kepastian kepada pelanggan seberapa besar keuntungan yang akan mereka peroleh dengan melakukan konversi tersebut. 

Tak heran bila informasi salinan harga atau besaran diskon pada akhirnya menjadi bentuk CTA yang banyak mendatangkan prospek. 

Baca juga: Guerilla marketing: strategi pemasaran unik untuk brand

Itulah lima cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat CTA yang menarik, tentunya selain memperhatikan cara tersebut kamu juga harus berpikir kreatif dan analitis agar CTA yang kamu rancang benar-benar bisa bekerja dengan baik. 

Selamat mencoba.

cta adalah EKRUT

Sumber: 

  • wordstream
  • hubspot
  • vizion
  • oberlo
  • paldesk

Tags

Share