Media

Daftar terbaru UMP 2019 untuk setiap provinsi
By Tsalis Annisa - 15 January 2019
4 min read 392 Views
shutterstock.com
shutterstock.com

Angka Upah Minimum Provinsi atau UMP 2019 meningkat dengan adanya peningkatan pada pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15%. Adapun kenaikannya yaitu mencapai angka 8,03%, sesuai dengan keputusan Kemnaker.

Kenaikan UMP 2019 di wilayah Jawa

Bagi kamu yang berada di wilayah pulau Jawa, seperti DKI Jakarta, hingga DI Yogyakarta, di bawah ini adalah daftar UMP 2019 di wilayahmu.

1. UMP wilayah Jakarta, Rp3.940.973
2. UMP wilayah Jawa Barat, Rp1.668.372
3. UMP wilayah Jawa Tengah, Rp1.605.059
4. UMP wilayah Jawa Timur, Rp1.630.059
5. UMP wilayah Banten, Rp2.267.965
6. UMP wilayah DI Yogyakarta, Rp1.570.922

Baca juga: Tips nabung anti gagal untuk kamu dengan gaji 5 juta

Kenaikan UMP di wilayah Kalimantan

Berikut ini adalah daftar UMP untuk kamu yang berada di pulau Kalimantan.

1. UMP wilayah Kalimantan Selatan, Rp2.651.781
2. UMP wilayah Kalimantan Timur, Rp2.747.561
3. UMP wilayah Kalimantan Tengah, Rp2.663.435
4. UMP wilayah Kalimantan Utara, Rp2.765.463

Kenaikan UMP di wilayah Sulawesi

Seperti wilayah lainnya, UMP sulawesi juga mengalami peningkatan. Berikut ini adalah daftarnya.

1. UMP wilayah Sulawesi Selatan, Rp2.860.382
2. UMP wilayah Sulawesi Utara, Rp3.051.076
3. UMP wilayah Sulawesi Tenggara, Rp2.351.870

Selain beberapa wilayah di atas, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat juga mengalami peningkatan. Papua Barat mendapatkan Rp2.934.500, Papua mendapatkan Rp3.240.900, dan Nusa Tenggara Barat mencapai angka di Rp2.012.610.

Meski beberapa provinsi sudah mengumumkan tingkat kenaikannya, beberapa lainnya seperti Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara, hingga saat ini masih belum menyampaikan besar UMP 2019.

Namun jika dilihat dari kenaikan 8,03% dari tahun 2018, maka berikut ini adalah daftar UMP untuk wilayah tersebut.

1. Bali, Rp2.2 juta
2. Kalimantan Barat, Rp2.2 juta
3. Sulawesi Barat, Rp2.8 juta
4. Sulawesi Tengah, Rp2.1 juta
5. Gorontalo, Rp2.3 juta
6. Maluku, Rp2.4 juta
7. Maluku Utara, Rp2.3 juta

Kenaikan UMP 2019 lebih kecil dibandingkan 2018

Meski tahun ini Upah Minimum Provinsi tahun ini mengalami kenaikan, nyatanya kenaikan tersebut lebih kecil dari kenaikan UMP 2018 yang sebesar 8,71%.

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengumumkan bahwa kenaikan UMP tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“UMP sebagaimana yang kita ketahui ada rujukannya pada PP 78. Menurut ketentuan, PP 78 membahas mengenai kenaikan upah minimum provinsi pada tahun 2019 yang akan ditetapkan pada 1 November 2018 sebesar 8,03 persen,” kata Hanif.

Menurut Hanif, keputusan tersebut sudah disampaikan pada seluruh gubernur di tiap provinsi pada November 2018 lalu.

Meski begitu, Kemnaker belum dapat memastikan dampak kenaikan ini pada para pekerja mengingat belum semua dinas tenaga kerja di daerah sudah memberikan laporannya.

Di samping itu, keputusan ini ternyata menuai protes dari kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

“Buruh terang-terangan menolak kenaikan upah minimum 2019 sebesar 8,03 persen sebab kenaikan tersebut akan membuat daya beli kaum buruh makin menurun akibat kenaikan upah minimum yang rendah,” ujar Presiden KSPI, Said Iqbal.

Klik di sini untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik

Menurutnya, di tengah melemahnya rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya harga minyak dunia, harga-harga barang pokok dan BBM tentu akan naik.

Karena itu, KSPI mengusulkan kenaikan upah minimum sebesar 20 sampai 25 persen. Selain itu, upah minimum sektoral sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 harus tetap diberlakukan.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah memberikan kelonggaran kepada 8 provinsi tertentu untuk menetapkan kenaikan lebih dari 8,03 persen. Provinsi-provinsi tersebut adalah Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Dalam hal penetapan kenaikan di atas 8,03% tersebut, gubernur terkait telah ditugaskan untuk membuat proses pentahapan dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan di daerah masing-masing.

Jika penetapan kenaikan UMP 2019 tersebut tidak cukup berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan harianmu, cobalah untuk mencari pekerjaan baru yang lebih baik. Kamu bisa memulainya dengan mendaftarkan dirimu ke perusahaan headhunting yang dapat mempermudahkan kamu udah menemukan dan ditemukan perusahaan besar. Dengan begini, kamu tak hanya bisa menambah pengalaman dan peningkatkan kemampuan, tapi juga meningkatkan penghasilanmu.

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags: karier, gaji, ump 2019, umr

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang