Media

Ini bocoran chip AI baru Google untuk machine learning
By Maria Yuniar - 2 August 2018
3 min read 92 Views

Google semakin serius menggarap chip yang dirancang khusus untuk menjalankan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pada 2016, Google memang telah memperkenalkan chip khusus untuk AI. Lalu, bagaimana chip AI buatan Google saat ini dapat membantu kinerja machine learning?

 

Edge TPU    

Sekitar dua tahun yang lalu, Google meluncurkan Edge Tensor Processing Units (TPU). Ini merupakan chip khusus di pusat data perusahaan untuk meringankan tugas dalam sistem kecerdasan buatan. Saat ini, perusahaan sedang memindahkan AI dari cloud, dan memanfaatkan chip baru ini.

Edge TPU merupakan akselerator kecil untuk pekerjaan buatan, yang akan menjalankan tugas machine learning pada perangkat Internet of Things (IoT). Nah, Edge TPU dirancang untuk melakukan inferensi. Ini adalah bagian machine learning ketika algoritme menjalankan tugas yang telah dilatih untuk dikerjakan. Misalnya, mengenali obyek dalam gambar. TPU berbasis server Google dioptimalkan untuk bagian pelatihan dari proses ini. Sementara itu, Edge TPU baru akan melakukan penyimpulan.

 

Bukan untuk smartphone

Chip baru ini dirncang untuk digunakan dalam pekerjaan perusahaan, bukan smartphone. Termasuk tugas mengotomatisasi pemeriksaan kontrol kualitas di pabrik. Melakukan pekerjaan semacam ini di perangkat, memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan menggunakan perangkat keras yang harus mengirim data melalui Internet untuk analisis. Pembelajaran mesin di perangkat umumnya lebih aman, minim downtime, dan memberikan hasil cepat.

 

Perangkat pengembangan

Google menciptakan Edge TPU sebagai perangkat pengembangan. Jadi, chip ini akan mempermudah pengguna menguji kemampuan perangkat keras (hardware) dan mengawasi masuknya perangkat ini ke dalam produk.

Perangkat pengembangan atau devkit yang mencakup sistem pada modul (SOM) yang antara lain berisi CPU NXP, elemen aman microchip, serta fungsionalitas Wi-fi. Semuanya dapat terhubung ke komputer maupun server melalui USB atau slot ekspansi PCI Express. Namun, devkit itu tersedia dalam versi beta. Calon pengguna pun harus mengajukan permintaan untuk mendapatkan akses. 

 

Perubahan Google

Langkah Google ini sebenarnya di luar kebiasaan raksaa teknologi tersebut. Sebab, publik sebelumnya tidak mendapatkan akses untuk menikmati perangkat keras AI milik Google.

Namun tetap saja, jika ingin pelanggan mengadopsi teknologinya, maka perusahaan harus membiarkan mereka mencobanya terlebih dahulu. Ini pertanda Google serius mengembangkan kecerdasan buatan.

 

Rekomendasi bacaan:
Berselisih dengan atasan? Jangan perburuk situasinya!
Experian pimpin investasi Seri C bagi perusahaan induk CekAja.com
Raih pendanaan Seri B, Investree kembangkan teknologi dan ekspansi

 

Sumber:
theverge.com
analyticsindiamag.com
em360tech.com

Tags:

  • Edge TPU
  • AI
  • artificial intelligence
  • kecerdasan buatan
  • chip
  • machine learning
  • Google
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang