Media

Jen Fitzpatrick, dari magang hingga jadi petinggi Google
By Maria Yuniar - 1 October 2018
4 min read 207 Views
Sumber: youtube.com
Sumber: youtube.com

Pada 1999, raksasa teknologi Google mempekerjakan pegawai magang untuk pertama kalinya. Karyawan magang pertamanya adalah Jen Fitzpatrick. Setelah menjalani proses magang, ia pun berhasil menjadi salah satu perempuan teknisi pertama Google. Kini, Fitzpatrick bahkan telah menjadi petinggi di sana, sebagai . Bagaimana kisahnya? (Baca juga: Amankan CPU, Google tambah pengaman Chrome)

 

Fitzpatrick buat perubahan besar di Google

Selama masa kerjanya, Fitzpatrick juga membuat beberapa perubahan besar, salah satunya adalah membuat tim user experience untuk Google dan menangani beberapa pekerjaan, seperti mesin pencari Google, iklan, Google News, serta produk-produk lainnya. Pada 2014, Fitzpatrick mulai menjadi vice president untuk Google Maps. (Baca juga: 4 kasus Google yang tak diungkap ke publik)

 

Mengenal Google sejak masih menjadi produk rancangan

Sebelum bisa bekerja di Google, awalnya Fitzpatrick adalah seorang mahasiswa jurusan ilmu komputer di Stanford University. Ia pertama kali mengenal Google justru bukan sebagai situs mesin pencari, melainkan saat Google masih menjadi produk rancangan.

Baginya, ide awal penciptaan Google sebagai mesin pencari adalah sesuatu yang brilian. Fitzpatrick pun sangat bersemangat untuk membagikan kabar mengenai kehadiran Google kepada keluarga dan teman-temannya. (Baca juga: Google kembangkan aplikasi sensor berita untuk Tiongkok)

Lalu tiba waktunya bagi Fitzpatrick untuk mencari lowongan magang di musim panas. Ia hanya bisa berharap untuk mengerjakan hal yang paling ia sukai. Google merupakan harapan utamanya.

 

Mendapat tawaran kerja tetap di Google

Lalu, Fitzpatrick pun mencoba melamar dan ternyata ia berhasil diterima sebagai karyawan magang. Di akhir masa magang, ia mendapatkan tawaran untuk menjadi karyawan tetap. Di sana lah kariernya di Google berawal.

Di sisi lain, keraguan tetap datang dari orang-orang di sekelilingnya. Ketika Fitzpatrick memutuskan untuk bekerja di Google, orang tuanya mengira bahwa ia sudah gila karena berani meniti karier di perusahaan kecil yang bahkan belum banyak diketahui orang saat itu.

Meski begitu, ketertarikan Fitzpatrick pada Google sejak awal ternyata mendatangkan keuntungan baginya. Karena dengan bekerja di Google, ia mendapatkan banyak pelajaran tentang budaya kerja, strategi dalam menyelesaikan pekerjaan, dan memimpin sebuah tim. Meski demikian tekanan dalam pekerjaan tetaplah ada. Kini di usia Google yang sudah menginjak 20 tahun, akankah ada kisah lainnya seperti Fitzpatrick?

 

Rekomendasi bacaan:
Hacker ambil alih puluhan juta akun Facebook
Bagaimana sih sejarah Apple, perusahaan yang kini bernilai triliunan dolar?
8 pertanyaan yang mesti kamu ajukan sebagai kandidat selama interview

 

Sumber:
fastcompany.com
capitalg.com
youtube.com

Tags:

  • Jen FItzpatrick
  • Google Maps
  • Google
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang