Published on

Careers

3 Contoh Portofolio Terbaik, Bedanya dengan CV, dan Cara Membuatnya

Chrissila Jessica

pexels-rodnae-productions-10474224.jpg

Seberapa penting sih portofolio dan apa saja yang kamu perlu ketahui dari portofolio ketika berada di dunia kerja? Supaya kamu mengenal lebih dalam mengenai portofolio, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Apa itu portofolio?


Portofolio adalah kumpulan hasil karya, pekerjaan, atau pencapaian (sumber: pexels)

Pembahasan mengenai portofolio akan dimulai dengan menjabarkannya secara etimologi. Portofolio terdiri dari dua kata, yaitu "port" yang berarti report atau laporan, dan "folio" yang memiliki makna lengkap atau full. Dari penjelasan secara etimologis di atas jika disimpulkan, portofolio adalah kumpulan hasil karya, pekerjaan, atau pencapaian dari pribadi, kelompok, lembaga, komunitas, perusahaan, atau organisasi apapun, yang disajikan dalam bentuk dokumen.

Portofolio sering ditemukan dalam proses rekrutmen, terutama di beberapa industri yang sangat memerlukan hasil karya pekerjanya, misalnya industri seni, publikasi, dan teknologi. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan portofolio antara lain adalah fotografer, penulis, model, makeup artist, dan seterusnya.

Baca juga: 10 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

Perbedaan portofolio dan CV


Portofolio dan CV merupakan dokumen yang berbeda. (sumber: pexels)

Tidak jarang orang memahami portofolio dan CV sebagai suatu hal yang sama, terutama bagi fresh graduate ataupun pencari kerja. Padahal portofolio dan CV memiliki beberapa perbedaan mendasar. Perbedaan antara portofolio dan CV akan dijabarkan dalam poin-poin berikut ini.

Portofolio CV
Berisi hasil karya atau pencapaian Berisi informasi pribadi dan riwayat kerja
Portofolio biasa digunakan dalam beberapa industri tertentu CV wajib ada di industri kerja apapun
Portofolio berisi hasil kerja seperti fotografi, gambar, ilustrasi, grafis, laman web, dll CV berisi data riwayat kerja, pendidikan, dan skill yang relevan
Portofolio terdiri dari dari beberapa laman dokumen yang lebih detail, panjang, dan menyeluruh CV hanya terdiri dari 1-2 halaman dan lebih ringkas

Baca juga: Kesalahan membuat portofolio yang harus dihindari

Manfaat portofolio


Salah satu manfaat memiliki portofolio adalah menciptakan personal branding (sumber: pexels)

Portofolio adalah salah satu parameter bagi perekrut untuk menentukan apakah pelamar kerja mempunyai hasil kerja yang sesuai dengan standar perusahaan atau tidak. Selain itu, dengan melihat portofolio, perekrut juga bisa berkesempatan untuk memahami bagaimana proses kerja saat menghasilkan suatu karya kerja.

Tidak hanya itu, portofolio juga dapat membawa sederet manfaat lainnya sebagai berikut:

  • Menciptakan personal branding
  • Memperlihatkan profesionalisme dari bidang yang ditekuni
  • Sebagai sarana refleksi diri untuk terus meningkatkan kemampuan
  • Berpeluang menambah sirkel profesional
  • Sebagai sarana eksplorasi kreativitas

Baca juga: 12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Cara membuat portofolio


Cara membuat portofolio yang baik dan benar (sumber: pexels)

Setelah memahami definisi dan fungsi dari portofolio, kini saatnya untuk menyusun portofolio agar menarik minat perekrut mengetahui lebih dalam. Catat poin-poin berikut ini.

1. Paragraf pernyataan

Berikan sebuah paragraf yang menyatakan jika informasi dan karya yang tercantum pada portofolio adalah asli.

2. Daftar isi

Kemungkinan portofolio akan disusun dalam jumlah halaman yang cukup banyak. Oleh sebab itu, penting untuk mencantumkan daftar isi agar memudahkan pembaca untuk mencari informasi.

3. Ringkasan karier

Deskripsikan secara singkat mengenai pekerjaanmu beserta penghargaan yang telah diraih.

4. Sampel karya

Kurasi karya terbaik yang sudah pernah dihasilkan dan sebisa mungkin relevan dengan lowongan pekerjaan yang sedang dilamar. Selain itu, jangan ragu untuk dicantumkan jika karya kerja tersebut pernah meraih suatu penghargaan.

5. Testimoni

Cantumkan testimoni atau komentar positif dari pihak-pihak yang pernah terlibat dalam pembuatan karya tersebut. Bila diperlukan, cantumkan juga referensi kontak pemberi testimoni agar karya yang dilampirkan dalam portofolio semakin kredibel.

Baca juga: Tips Menyampaikan Kata-Kata Perpisahan Kerja yang Berkesan

3 Contoh portofolio


Contoh portofolio (sumber: murielvega)

Masih belum mendapat bayangan mengenai portofolio? Berikut 3 contoh portofolio yang dapat dibedakan sesuai dengan jenis pekerjaannya.

1. Portofolio designer

Sebagai seorang designer, visual yang sudah kamu kerjakan harus dikumpulkan menjadi satu agar bisa terlihat oleh khalayak luas. Designer biasanya membuat website dengan domain nama pribadi untuk menyatukan semua karyanya. Salah satu website portofolio yang bisa diambil contohnya adalah Melissa Sunjaya, yang fokus dengan 2 hal; about me dan project. Situs yang dibuatnya sangat ringan dan mobile friendly sehingga dapat diakses dengan mudah. Dalam portofolio yang ia buat, pengunjung dapat langsung melihat semua proyek yang sudah dikerjakan bahkan dokumentasi saat pengerjaannya.

2. Portofolio developer

Apakah kamu seorang developer? Mungkin portofolio milik Jacek Jeznach, bisa jadi inspirasi. Dalam situs yang ia buat, Jacek benar-benar menonjolkan keahliannya dalam bidang web development. Animasi dan juga tampilan dark mode-nya sangat terlihat elegan namun tetap ringan saat diakses. Skill serta history pekerjaan yang sudah ia buat juga terlihat to-the-point dan singkat.

3. Portofolio content writer

Bagaimana cara membuat agar tulisanmu bisa terbaca oleh orang lain, khususnya oleh para recruiter? Sebenarnya kamu bisa membuat portofolio sederhana dengan format pdf. Kamu bisa mengelompokkan proyek apa saja yang sudah kamu kerjakan bahkan kamu bisa meletakkan link sekaligus agar lebih maksimal. Seorang content writer bernama Muriel Vega memiliki portofolio yang apik dalam sebuah situs. Ia mengelompokkan jenis tulisan yang sudah ia buat.

Nah, sudah lebih jelas kan bagaimana cara membuat portofolio yang baik dan benar? Ingat, jangan sampai kamu melakukan beberapa kesalahan dalam pembuatan portofolio seperti yang tercantum pada artikel di bawah ini ya.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Nah, jika ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, kamu cukup sekali sign up di EKRUT untuk mendapatkan lebih dari satu kali undangan interview oleh berbagai perusahaan ternama!

Sumber:

  • indeed.com
  • qwords.com
  • katadata.co.id
  • differencebetween.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    tujuan-karier-EKRUT.jpg

    Careers

    Simak! 7 Tips Membuat Tujuan Karir Kamu Lebih Terarah

    Nelson Simbolon

    23 September 2022
    4 min read

    Video