Published on

Technology

SEO Adalah: Manfaat, Jenis, 10 Indikator Utama SEO, dan Bedanya dengan SEM

Chrissila Jessica

pexels-pixabay-270637.jpg

Dalam dunia profesional khususnya dalam dunia penulisan, SEO bisa dikatakan indikator penting dalam tulisan. SEO adalah sebuah teknik untuk content writing agar tulisan bisa masuk ke halaman depan search engine.

Apa itu SEO?


SEO merupakan salah satu komponen penting dalam dunia content writing (sumber: pexels)

Sebelum masuk ke dalam komponen SEO, mari teliti lebih dalam mengenai definisi SEO. Dilansir dari Digital Marketing Institute, SEO merupakan kependekan dari search engine optimization yang bisa dikatakan sebuah proses mendapatkan traffic dari halaman pencarian. Traffic yang didapatkan tentunya organik dan gratis, agar dapat masuk ke halaman pencarian hanya dibutuhkan beberapa cara yang efektif.

Baca juga: Manfaat dan cara penerapan SEO bagi pemula

Manfaat SEO bagi bisnis


Dengan tampilnya halaman web di Google, bisa mempengaruhi keputusan pembelian seorang konsumen. (sumber: pexels)

Peran SEO sangat penting bagi website yang ingin menaikkan traffic, khususnya untuk bisnis. Berikut ini adalah manfaat SEO.

1. Targeting akurat

Dengan menggunakan strategi SEO yang tepat, target audiens dari bisnismu akan lebih mudah menemukan website yang mereka cari. Apalagi jika halaman website-mu muncul di halaman pertama search engine. Dengan begitu, traffic dari website akan meningkat dengan pesat.

2. Menciptakan brand awareness

Hampir semua orang melakukan pencarian di search engine, khususnya Google. Di Google kita akan mencari semua hal yang ingin kita ketahui. Dapat dikatakan juga Google merupakan search engine dengan pengguna terbesar di seluruh dunia, sehingga Google bisa dikatakan merupakan tempat strategis untuk menciptakan brand awareness. Bagaimana jika produk dalam website-mu masuk ke halaman pertama pencarian? Pastinya semakin banyak orang tahu dengan produkmu.

3. Investasi jangka panjang

Efek dari SEO bisa dikatakan tidak instan. Traffic tidak akan langsung naik secara drastis. Namun, efek SEO ini bisa dijadikan investasi jangka panjang karena halaman web-mu akan terus tersimpan di halaman pencarian. Dengan membangun traffic secara alami, posisi situs di Google lebih kuat dan bisa bertahan untuk waktu yang lama.

Baca juga: Tips menerapkan teknik SEO Instagram yang tepat

Jenis-jenis SEO


Ternyata ada jenis-jenis SEO yang bisa mempengaruhi traffic. (sumber: pexels)

Ada beberapa jenis SEO yang perlu kamu ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. SEO on-page

SEO on-page adalah upaya untuk mengoptimasi SEO pada bagian depan website. Aspek-aspek yang dimaksimalkan, yaitu:

  • Permalink
  • Judul konten
  • Struktur konten
  • Gambar konten
  • Sebaran keyword
  • Kualitas konten
  • Internal link
  • Elemen SEO (meta description, tag, dll)

2. SEO off-page

SEO off-page adalah upaya untuk mengoptimasi SEO di luar website. Berikut aspek-aspek SEO off-page yang bisa ditingkatkan:

  • Link building (aktivitas untuk mendapatkan link dari website lain alias backlink)
  • Peningkatan DA (Domain Authority: skor untuk memprediksi peluang ranking website di Google)
  • Peningkatan PA (Page Authority: skor yang menunjukkan peluang sebuah halaman website berada di ranking teratas Google)
  • Promosi konten lewat sosial media dan channel marketing lainnya
  • Guest blog (kegiatan untuk memasang artikel berkualitas di website lain yang di dalamnya terdapat backlink ke situsmu)

3. Technical SEO

Technical SEO merupakan usaha mengoptimasi SEO di bagian dalam website. Secara garis besar, inilah aspek yang masuk wilayah SEO technical:

  • Kecepatan website
  • Struktur website
  • XML sitemap
  • Keamanan situs (SSL)
  • Tema responsif
  • Layout website
  • Navigasi

4. Local SEO

Local SEO adalah praktik mengoptimalkan website bisnis agar visibilitasnya meningkat dalam pencarian di lokasi terdekat dengan menggunakan mesin telusur organik lokal. Salah satu hal yang membuatnya menjadi menonjol adalah tiga pilar mutlak, yaitu kedekatan, keunggulan, dan juga relevansi.

Baca juga: 10 Strategi SEO praktis untuk para pemula

10 Indikator utama SEO


10 indikator utama dalam SEO (sumber: pexels)

Jika website-mu ingin ditampilkan dalam halaman pertama mesin pencarian, maka ada 10 indikator utama SEO yang perlu dipenuhi.

1. Domain factor

Domain adalah alamat suatu website. misalnya, www.ekrut.com. Sedangkan domain factors, yaitu hal-hal berkaitan dengan domain yang berdampak ke performa SEO, apa saja itu? Ejaan yang mudah dan jelas diketik, ukuran domain, usia domain, dan sejarah domain.

2. Desain dan struktur website

Struktur website adalah susunan halaman-halaman penting di website, termasuk elemennya. Seperti susunan isi, navigasi, link, layout konten, dan sebagainya. Berikut adalah struktur yang SEO friendly:

  • Mudah diakses
  • Cepat diakses
  • Struktur website rapi
  • Menu navigasi jelas
  • Link yang mudah dikenali
  • Judul konten dan URL unik
  • Konten berkualitas
  • Kombinasi warna yang pas
  • Tampilan konsisten di browser
  • Call to action jelas
  • Form sederhana
  • Responsif atau mobile-friendly

3. Keamanan website (SSL/TLS)

Sejak 2014, Google mengutamakan situs-situs yang aman bagi audiens. Cara Google mengenali keamanan situs, yaitu dengan melihat apakah situs memasang SSL/TLS atau tidak. Website yang memasang SSL/TLS pasti punya tanda gembok pada URL di address bar.

4. Kecepatan website

Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop, mobile, tablet) sebagai salah satu indikator utama SEO. Setidaknya, kecepatan website terbaik menurut Google, yaitu sekitar 2 detik.

5. Penggunaan keyword

Salah satu indikator mendasar dalam SEO adalah keyword atau kata kunci. Namun, salah satu masalah paling umum adalah persaingan kata kunci yang sangat ketat. Karena itu, strategi penggunaan keyword pun bergeser. Kamu bisa membidik beberapa keyword sekaligus, yaitu LSI (Latent Semantic Indexing) atau Long Tail Keyword. Bukan sinonim, LSI keyword merupakan istilah atau kata-kata yang dianggap relevan secara semantik oleh mesin pencari. Dengan menambahkan LSI, konten pun semakin kaya informasi.

6. Topik konten

Walaupun terlihat sepele, topik konten merupakan salah satu indikator penting dalam mengerjakan SEO. Jangan sampai kamu dianggap spam karena topik yang kamu tulis dalam web tidak relevan. Semakin banyak konten yang topiknya saling berkaitan, semakin mudah mesin pencari memahami konteks dalam website-mu.

7. Optimasi gambar

Tak hanya tulisan, gambar juga berpengaruh dalam penggunaan SEO. Cara mengoptimasi image SEO, yaitu dengan memastikan penamaan file-nya tepat, memilih gambar dengan ukuran yang sesuai, dan sebagainya.

8. Struktur URL

URL alias permalink merupakan link yang akan mengantarkan audiens ke konten atau halaman website tertentu. Dengan struktur URL yang sederhana dan jelas kata kuncinya, maka mesin pencari semakin mudah dalam memahami topik halaman web tersebut.

9. Meta tag

Meta tag terdiri dari title tag dan meta description. Title tag adalah judul artikel yang muncul di hasil pencarian. Sedangkan meta description, yakni ringkasan konten yang berada di bawah meta tag.

10. Backlink

Backlink adalah link dari website tetangga yang mengarah ke website-mu. Indikator SEO ini cukup penting, karena menjadi pertimbangan Google dalam menilai kredibilitas website.

Baca juga: Artikel Adalah: Definisi, Tujuan, Ciri, Jenis-jenis, Struktur, dan 3 Contohnya

Bedanya SEO dengan SEM


Perbedaan SEO dan SEM. (sumber: pexels)

SEO selalu beriringan dengan SEM. Apa bedanya? Secara singkat, SEM merupakan iklan berbayar untuk menaikkan traffic website melalui halaman pencarian. Sedangkan SEO merupakan strategi untuk mendapatkan traffic secara gratis dan organik. Bisa dikatakan bahwa SEM memiliki hasil yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan SEO, karena SEM dapat memilih target market, bujet, bahkan jangka waktunya.

Baca juga: 10 Jenis Artikel yang Umum dan Penting untuk Diketahui Seorang Penulis

Itulah penjelasan singkat mengenai SEO. Sebenarnya SEO tak hanya digunakan untuk sebuah bisnis saja. Jika kamu kreatif, kamu bisa memanfaatkannya untuk menyebarkan portofoliomu, lho! Namun, jika kamu belum memiliki portofolio, kamu bisa update CV terbarumu dan sign up di EKRUT.

Sumber:

  • moz.com
  • searchengineland.com
  • digitalmarketinginstitute.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_Microsoft_Azure.jpg

    Technology

    Mengenal Microsoft Azure, Cara Kerja, dan Manfaatnya

    Algonz D.B. Raharja

    06 July 2022
    5 min read
    Apa_itu_Database-Berikut_Pengertian__Manfaat__Jenis_Serta_Fungsinya.jpg

    Technology

    Apa Itu Database? Berikut Pengertian, Manfaat, Jenis, serta Fungsinya

    Ningtyas Dewanasari Kinasih

    06 July 2022
    6 min read
    H1_Customer_Engagement_Pengertian__Fungsi_dan_Cara_Untuk_Mengukurnya.jpg

    Careers

    Customer Engagement: Pengertian, Fungsi, dan Cara untuk Mengukurnya

    Sartika Nuralifah

    05 July 2022
    5 min read

    Video