Published on

Careers

Work-life balance, apakah benar-benar ada? Ini jawabannya

Maria Yuniar

work_life_balance.jpg

Work-life balance selalu menjadi topik hangat dalam pembahasan kehidupan kerja. Boleh jadi memang ada jenis pekerjaan yang memungkinkan konsep work-life balance mudah untuk diwujudkan.

Namun, sebagian besar karyawan merasa bahwa mewujudkan work-life balance itu hanya sebatas angan-angan belaka. Apalagi dalam suasana yang penuh persaingan, semakin banyaknya pekerjaan, maupun semakin memburuknya kemacetan di jalan raya. 

Apakah benar kita bisa menyeimbangkan kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi? Banyak perusahaan yang telah melakukan berbagai macam usaha untuk mewujudkannya. Namun, kebanyakan program work-life balance tidak berhasil menyelesaikan akar masalahnya. Nah, agar kamu tetap bisa mewujudkan konsep work-life balance secara mandiri berikut ini tipsnya. 

Teratur beraktivitas demi work-life balance

Cara pertama agar kehidupan pribadi dan pekerjaan kamu seimbang adalah menjaganya tetap teratur. Kamu bisa membuat jadwal untuk membedakan aktivitas pribadi dan pekerjaan agar tidak mengganggu satu sama lain. Dengan membuat jadwal dan menjalankannya secara teratur, maka nantinya kehidupan work-life balance akan kamu rasakan.

Baca juga: Jika alami 8 tanda ini, artinya kamu butuh cuti secepatnya!

Memprioritaskan kesehatan

Kesehatan secara keseluruhan harus menjadi perhatian utama. Memprioritaskan kesehatan terlebih dahulu akan membuatmu menjadi karyawan dan orang yang lebih baik. Dengan tubuh yang sehat, tentu kamu dapat melakukan pekerjaan dengan sangat baik.

Selain itu, kamu tidak perlu merepotkan keluarga atau orang lain saat mereka mengurus ketika jatuh sakit. Jagalah kesehatan dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat. Dengan begitu, kamu akan hidup bahagia. Bahkan olahraga sebelum berangkat kerja bisa meningkatkan produktivitas dan konsentrasi, lho.

Berlibur

Apabila kamu sedang berlibur, ada baiknya jika kamu memutuskan segala hal yang berbau dengan pekerjaan. Terlebih jika sifatnya tidak terlalu mendesak. Liburan akan menjauhkanmu dari stres dan membuatmu tetap cermat mengatur kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Jangan tunda pekerjaan

Kebanyakan karyawan memiliki kebiasaan kurang baik, yaitu menunda pekerjaan. Kebiasaan menunda pekerjaan akan membuat kita kehilangan waktu untuk mengerjakan hal lain.

Menumpuk pekerjaan selama beberapa hari akan membuat konsenterasi kita buyar akibat banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan. Jadi, segera selesaikan pekerjaan secepat dan sebaik mungkin jangan sampai ditunda ya.

Meluangkan waktu untuk diri sendiri

Sesekali kamu harus meluangkan waktu untuk diri sendiri. Misalnya, dengan memprioritaskan kegiatan atau hobi yang membuat kamu bahagia. Kamu harus fokus pada diri sendiri dan dengan orang yang dicintai.

Jangan karena terlalu sibuk bekerja, kamu jadi mengabaikan kehidupan pribadi. Luangkanlah waktu untuk memanjakan tubuh dengan pijat atau spa, berjalan-jalan di taman dengan orang terkasih, ataupun kegiatan yang bisa membuat kamu bahagia.

Baca juga: Turnover Karyawan Meningkat? Ini 5 penyebabnya

Dengan melakukan tips tersebut, nantinya kamu akan merasakan manfaat dari work-life balance. Namun, ingatlah bahwa tidak ada keseimbangan yang sempurna. 

Last update: 22 September 2019

Rekomendasi bacaan:

Rekomendasi video:

 

Tags

Share