Published on

Technology

3 cara lindungi aset kripto

Maria Yuniar

bitcoin-2348392__340.jpg

Belum lama ini, trojan CryptoShuffler dilaporkan mencuri aset senilai US$ 150 ribu atau setara dengan Rp 2,1 miliar. Trojan tersebut menginfeksi pemilik aset mata uang digital atau cryptocurrency (kripto) seperti Bitcoin, dengan cara mengganti alamat situs aset kripto pengguna dengan alamat situs lain yang sudah disusupi oleh peretas. Oleh karena itu, jika kamu punya atau berencana memiliki aset kripto, ada tiga langkah antisipasi yang harus disiapkan.

 

Hardware wallets

Para pemilik aset kripto pemula biasanya tak memiliki hardware wallets. Hardware wallets merupakan alat fisik yang tidak terhubung ke Internet dan digunakan untuk menyimpan data pribadi pengguna. Tentunya, alat ini tak bisa disusupi oleh peretas

Hardware wallets seperti Trezor atau Ledger Nano S mungkin harganya memang cukup mahal. Namun, alat ini dapat melindungimu dari kerugian yang lebih banyak di kemudian hari.

 

Password unik dan kuat

Riset menunjukkan, situs yang berhubungan dengan akses mata uang kripto merupakan target utama para peretas. Artinya, kamu harus menggunakan kata sandi yang betul-betul unik dan kuat. Agar tidak lupa, kamu bisa menggunakan aplikasi pencatat kata sandi seperti LastPass yang mampu membuat password unik dan menyimpannya secara offline.

Selain itu, untuk mencegah ancaman siber, kamu juga perlu mengecek tautan yang akan dibuka ketika bertransaksi dengan mata uang kripto. Pastikan bahwa tautan yang kamu klik merupakan tautan yang asli dan bukan tautan palsu dari peretas. Karena itu, jangan pernah membuka dokumen dari email atau tautan yang tidak kamu kenali.

 

Indeks dengan produk terdaftar

Untuk alasan keamanan bertransaksi, kamu sebaiknya menggunakan indeks dengan produk yang terdaftar di bursa sehingga dapat diperdagangkan. Indeks ini digunakan sebagai tolok ukur untuk produk terdaftar di bursa, yang memungkinkan investor memperdagangkan seluruh sektor dengan mudah dan mengelola portofolio rumit.

Akhir-akhir ini, memang belum ada indeks yang terkenal di pasar kripto. Namun, salah satu yang menarik dan paling menjanjikan adalah Cryptoindex 100. Cryptoindex 100 merupakan indeks otomatis yang terdiri dari algoritme canggih menggunakan teknologi AI Neural Networks.

Jadi, sebelum kamu lebih jauh berinvestasi dengan menggunakan instrumen cyrptocurrency, siapkan tiga langkah antisipasi tersebut ya!

Sumber:
hackernoon.com
kontan.co.id
antaranews.com
 

Tags

Share

Artikel Terkait

saham_adalah_EKRUT.jpg

Lainnya

Apa Itu Saham? Berikut 3 Jenis Saham, Manfaat, Risiko, dan Cara Transaksinya!

Tsalis Annisa

11 May 2022
5 min read
arb_adalah.jpg

Lainnya

Mengenal Apa Itu Saham ARB dan ARA, Manfaat Beserta 5 Tips Sebelum Membelinya!

Tsalis Annisa

11 May 2022
5 min read
trading-adalah EKRUT.jpg

Careers

Trading: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Risiko dan Panduan Trading yang Baik

Nur Lella Junaedi

09 May 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

Maria Tri Handayani

07 April 2022
6 min read
02

Jadwal FYP TikTok 2022: Pelajari dan Terapkan Tren Terbaru Agar Kontenmu Ramai!

Nurina Ulfah

04 April 2022
5 min read
03

5 Cara Cek Nomor Smartfren Sendiri dengan Cepat dan Mudah 2022

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read
04

Tips Menyampaikan Kata-Kata Perpisahan Kerja yang Berkesan

Maria Tri Handayani

07 April 2022
5 min read
05

12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Tsalis Annisa

07 April 2022
5 min read