Published on

Expert's Corner

Pembagian Tim Software Engineering pada Perusahaan Besar AS

Maria Yuniar

tesla-1738969__340.jpg
Q:
Bagaimana tim di perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat, seperti Tesla, membagi software engineering team-nya? Apakah dibagi per product, atau merupakan satu divisi tersendiri? How do you divide the works?

Thanks, Mas Niko!
 
Joko Subianto
 
A:
Setiap perusahaan tentu memiliki cara tersendiri dalam membagi software engineering-nya. Di sini, saya akan menjelaskan tentang pembagian di Tesla.

Karena baru saja merger dengan Solarcity, Tesla memiliki dua grup utama untuk produk, yaitu vehicle dan energy. Secara umum, hierarkinya sama untuk software engineering, seperti ini: Divisi product -> software stack (firmware, UI, dll.) -> area (dev, validation, infrastructure) -> component.

Pada bagian otomotif atau vehicle tempat saya bekerja di Tesla, software engineering secara garis besar dibagi menjadi banyak software stacks. Untuk setiap stack, ada developer (software/firmware engineer), validation, dan kadang ada data scientist, sesuai keperluan.

Berikut ini contoh untuk firmware department. Untuk departemen lainnya, mirip-mirip dengan struktur di firmware department.
  • Firmware:
    • Developer:
      • Doors
      • Battery management system
      • Etc.
    • Validation:
      • Mirip firmware, ada component dan system level
  • UI, media, infotainment
  • Infrastructure
  • Manufacturing
  • Website
  • Diagnostic
  • Security

Ini belum semuanya, karena memang strukturnya sangat besar.
 
 
Niko Questera

Sr. Firmware Integration Engineer, Factory of Tesla Motors

About the Expert

Niko Questera saat menempati posisi Sr. Firmware Integration Engineer, Factory di Tesla Motors sejak 2015, dengan pengalaman bekerja lebih dari delapan tahun. Niko lulus dari Purdue University, jurusan Electrical Engineering. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di Taylor's College dengan jurusan Engineering.

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    ceo_twitter_tidak_punya_laptop_EKRUT.jpg

    Technology

    Apa? CEO Twitter ga punya laptop?

    Widyanto Gunadi

    21 January 2022
    0 min read
    markoding-adalah-EKRUT.jpg

    startup

    Belajar Coding tidak harus jadi Programmer

    Maria Yuniar

    20 January 2022
    7 min read
    Lei_Jun_Xiaomi.jpg

    Technology

    Founder Xiaomi ternyata awalnya seorang programmer

    Widyanto Gunadi

    20 January 2022
    4 min read

    Video