Published on

Expert's Corner

Blog: Pengertian, manfaat, struktur dan cara membuatnya

Sylvia Rheny

blog_adalah.jpg

Kamu mungkin pernah mendengar istilah "blogging" atau "blog" dan bagaimana cara membuat blog atau membacanya agar kamu dapat manfaat dari blog tersebut. Apakah kamu sama sekali tidak tahu apa arti blog ini atau kamu sudah tahu dasar-dasarnya tetapi ingin mempelajari lebih lanjut, simak pengertian di bawah ini akan memberi kamu perincian topik yang menyeluruh.

Baca juga: 10 Situs download vektor gratis terbaik di tahun 2021

 Apa itu blog?

Apa itu blog?
Konten blog biasanya mencakup teks, gambar, video, GIF animasi, dan bahkan pindaian dari buku harian. (Sumber: Pexels)

Bersumber dari laman Website Hub, blog adalah buku harian atau jurnal online yang terletak di situs web. Konten blog biasanya mencakup teks, gambar, video, GIF animasi, dan bahkan pindaian dari buku harian atau jurnal offline fisik lama dan dokumen hardcopy lainnya.

Sedangkan dari laman First Site Guide, blog adalah jurnal online atau situs web informasi yang menampilkan informasi dalam urutan kronologis terbalik, dengan posting terbaru muncul pertama, di bagian atas. Ini adalah platform di mana seorang penulis atau sekelompok penulis berbagi pandangan mereka tentang subjek individu.

Dari kedua pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa blog adalah jurnal online berbentuk situs web yang menampilkan informasi yang berisi kronologi dan posting-an terbaru yang muncul pertama di bagian atas. Isi dari konten blog adalah berupa teks, gambar, video, GIF animasi, dan beberapa juga ada berupa hasil scan buku harian atau jurnal offline fisik lama.

Baca juga: Coding adalah: Pengertian, manfaat, dan cara mulai belajarnya

Manfaat blog

Manfaat blog
Blog juga didesain sangat mudah diakses dan dimanfaatkan oleh banyak orang. (Sumber: Pexels)

Blog merupakan web yang bisa dibuat oleh semua orang karena desainnya yang dibuat mudah untuk diakses dan dimanfaatkan oleh banyak orang. Beberapa manfaat dari blog adalah sebagai berikut:

1. Sebagai media publikasi

Untuk blog sendiri, berfungsi sebagai media publikasi yang bisa dibilang cukup efektif, karena kamu tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal. Jenis publikasi ini lebih mengutamakan peningkatan pengunjung melalui metode organic search tanpa harus memasang iklan maupun menggunakan teknik SEM (Search Engine Marketing).

2. Untuk menghasilkan uang

Dengan membuat blog, kamu juga dapat menghasilkan uang sendiri. Hanya dengan menentukan topik sesuai dengan minat keahlian dan menggunakan struktur yang menarik untuk pembaca.

3. Membangun branding

Seringkali seorang blogger memanfaatkan blog untuk menciptakan personal branding. Dengan menulis informasi yang menarik terkait suatu bidang, seseorang bisa jadi lebih mudah dikenal. Setelah terkenal penulis juga bisa memanfaatkannya untuk hal-hal lain yang positif.

4. Mengasah kemampuan menulis

Hal inilah yang sering dilakukan oleh para blogger, mereka sering berlatih dan menghabiskan waktunya dengan menulis untuk melatih hasil tulisan yang lebih berkualitas.

Baca juga: Hosting adalah: Pengertian, fungsi, 5 jenis web hosting beserta tips memilihnya

Struktur pada blog

Struktur pada blog
Struktur blog adalah header, navbar, main blog, sidebar, hingga footer. (Sumber: Pexels)

Blog memiliki tampilan dan tatanan yang sangat banyak dan beragam, tergantung fungsi blog itu sendiri. Pada dasarnya blog memiliki struktur standar,berikut ini beberapa struktur yang ada pada blog:

  1. Header: Biasanya terletak di bagian atas blog. Header berisi tentang judul blog, deskripsi blog, dan menu blog.
  2. Navbar (navigation bar): Terletak diatas header. Fungsi navbar ini untuk mempermudah editor/pemilik blog untuk mengelola blognya sehingga hanya muncul jika diakses oleh pemilik blog itu sendiri.
  3. Main blog: Main blog terletak di bagian tengah blog. Di sini tempat postingan/isi blog yang dibuat oleh blogger. Main blog juga terdapat struktur seperti judul, tanggal, nama penulis, serta kolom komentar.
  4. Sidebar: Elemen ini terdapat popular post dan archive. Kamu juga dapat menambahkan widget seperti kalender, jam, dan widget menarik lainnya. Sidebar bisa diletakkan di kiri atau kanan blog.
  5. Footer: Terletak paling akhir atau bagian paling bawah pada blog. Biasanya berisi tentang informasi singkat pemilik blog, kontak, informasi hak cipta, sponsor, dan kredit sebuah website. Terkadang, footer juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan widget.

Baca juga: Domain adalah: Kenali fungsi, cara membuat serta daftar harga domain 2021

5 Jenis blog

jenis blog
Pembagian jenis blog adalah berdasar tujuan pembuatannya. (Sumber: Pexels)

Kamu ingin mulai blogging tapi tidak tahu jenis apa yang akan kamu buat? Kamu tidak sendiri. Banyak orang yang merasakan hal demikian. Berikut ini adalah 5 jenis blog yang ada di era saat ini:

1. Blog pribadi

Blog pribadi adalah blog yang dibuat untuk diri sendiri hanya untuk mengisi waktu luang atau berbagi hal-hal dari kehidupan sehari-hari. Blog pribadi pada dasarnya adalah sebuah catatan online publik dengan berbagai topik dan tidak bertujuan untuk menghasilkan uang.

2. Blog profesional

Blog profesional memiliki sifat tematik. Bahasa yang ditulis tidak boleh asal-asalan apalagi dengan spam keywords. Dengan blog profesional, kamu juga bisa dianggap ahli di dalam bidang tertentu dan bisa mendapatkan keuntungan, melalui periklanan, penjualan, dan yang lainnya.

3. Blog bisnis

Blog bisnis adalah blog yang bertujuan untuk keuntungan bisnis sehingga halaman blog pada blog bisnis berusaha untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis. Misalnya untuk memperoleh pasar yang lebih luas dan menarik audiens untuk membeli suatu produk atau jasa. Blog bisnis banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan barang atau jasa seperti Tokopedia dan Lazada karena blog ini sangat berguna untuk mendatangkan trafik penjualan dan menaikan otoritas website

4. Blog niche

Blog niche adalah blog yang kontennya hanya berfokus pada konten tertentu. Blog ini hanya membahas satu tema tertentu di dalam halamannya. Blog niche lebih mengandalkan keywords atau kata kunci yang sudah ditargetkan agar memudahkan banyak orang mengakses blog ini, serta menambah pundi-pundi uang melalui adsense.

5. Blog afiliasi

Blog afiliasi adalah blog yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan komisi apabila kamu berhasil membuat orang lain tertarik untuk membeli atau menggunakan suatu produk.

Bagaimana cara membuat blog?

Bagaimana cara membuat blog?
Cara membuat blog adalah dimulai dari memilih niche dan menentukan tujuan. (Sumber: Pexels)

Setelah mengetahui manfaat, struktur, dan jenis-jenis blog di atas, selanjutnya jika kamu tertarik untuk membuat blog sendiri kamu dapat mengikuti langkah di bawah ini. Langkah-langkah untuk membuat blog adalah sebagai berikut:

1. Memilih niche dan menentukan tujuan membuat blog

Niche blog adalah tema atau topik khusus untuk membuat blog. Kamu hanya perlu fokus membuat konten-konten dengan tema yang sama. Hal ini dianjurkan agar blog kamu dapat dikenal sebagai ahli dalam topik tertentu dan dijadikan referensi oleh banyak orang. Setelah itu, kamu perlu menentukan apa tujuan kamu membuat blog. Kedua hal ini penting untuk membuat blog kamu menjadi terfokus dan konsisten.

2. Memilih platform untuk membuat blog dan melakukan setting

Terdapat dua jenis platform yang dapat kamu pilih untuk membuat blog sendiri yaitu platform gratis dan platform self-hosted. Platform gratis adalah jenis yang cocok untuk pemula karena penggunaannya yang mudah dan sederhana. Kekurangannya, kustomisasi dan konfigurasi yang bisa kamu lakukan terbatas.

Sedangkan platform self-hosted memberikan kebebasan lebih seperti memilih domain sendiri, mengatur plugin, dan masih banyak lagi. Terdapat banyak platform penyedia layanan hosting yang bisa kamu cari dan pilih di internet. Setelah memilih platform, selanjutnya kamu mulai bisa mengatur settingan blog kamu, mulai dari domain hingga struktur blog seperti header, navbar, sidebar, hingga footer.

3. Isi dengan konten sesuai tujuan pembuatan blog

Setelah selesai melakukan setting terhadap blog baru, ini saatnya kamu mulai memikirkan konten untuk mengisi blog kamu. Buatlah konten yang sesuai dengan niche yang telah ditentukan. Gunakan kesempatan ini untuk mengisi blog kamu sampai siap untuk dipromosikan. 

Baca juga: Apa itu prototype? Kenali pengertian, tujuan, manfaat, dan 3 contohnya

Perbedaan blog dengan website

Perbedaan blog dengan website
Ada beberapa perbedaan antara blog dengan website yang bisa diidentifikasi dengan mudah. (Sumber: Pexels)


Terdapat beberapa perbedaan antara blog dengan website yang bisa diidentifikasi dengan mudah. Beberapa perbedaan website dan blog adalah sebagai berikut:

  • Dari segi pengertiannya, blog adalah kependekan dari web log yang didalamnya berisi seperti, opini, pengalaman, dan aktivitas penulis. Sedangkan website adalah sejumlah laman online yang terhubung dengan domain, dan dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah.
  • Dari segi konten, blog berisi konten seperti artikel atau media tentang satu atau berbagai tema yang diminati oleh pembuat blog sendiri. Sedangkan website berisi tentang informasi tertentu mengenai produk atau layanan.
  • Dari segi bahasa, blog menggunakan bahasa yang variatif, tetapi biasanya blog lebih menggunakan bahasa yang lebih personal. Jika website lebih menggunakan bahasa yang formal dan professional.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian blog hingga bagaimana cara membuat blog. Jika kamu ingin membuat blog yang menarik perhatian pembaca, kamu juga harus menyiapkan konten yang menarik, kreatif, dan juga update, ya!

Selain itu, kamu bisa mengunjungi laman EKRUT jika kamu tertarik untuk mencari atau berpindah kerja. Di EKRUT terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu. Kunjungi juga YouTube EKRUTtv untuk mendapatkan berbagai tips dan insight menarik untuk pengembangan karier kamu.

sign up EKRUT

Sumber:

  • firstsiteguide
  • makeawebsitehub
  • wpbeginner

Tags

Share