Register

careers

7 Cara melakukan brainstorming yang efektif

Maria Tri Handayani

10 July 2020

cara-melakukan-brainstorming---EKRUT.jpg

Brainstorming dalam tim diperlukan untuk menghasilkan solusi potensial dalam mengatasi masalah bisnis yang dihadapi perusahaan. Meski demikian, tidak semua sesi brainstorming dapat berjalan secara efektif.

Alih-alih menghasilkan beragam ide kreatif, bila dilakukan dengan tidak tepat sesi brainstorming dapat menghalangi munculnya kreativitas dan justru hanya mengarahkan tim pada satu gagasan yang seragam. 

Lantas, bagaimana agar hal itu tidak terjadi? Simak penjelasan dan tips cara melakukan brainstorming yang efektif berikut ini . 

Apa itu brainstorming

cara melakukan brainstorming - EKRUT
Brainstorming dapat meningkatkan kreativitas karyawan dalam memecahkan masalah - EKRUT

Brainstorming adalah teknik yang digunakan untuk menemukan solusi terhadap masalah tertentu dengan mengumpulkan ide-ide secara spontan. 

Teknik ini dapat memaksimalkan kreativitas kelompok dalam hal menghasilkan ide dan menentukan ide mana yang paling mungkin berhasil diterapkan. 

Istilah brainstorming sendiri pertama kali dicetuskan oleh Alex Osborn, seorang advertising executive  di tahun 1941 sebagai bentuk metode baru dalam mengembangkan ide.

Osborn percaya bahwa pada dasarnya setiap orang memiliki potensi untuk menjadi kreatif. Itu sebabnya Osborn merancang empat aturan brainstorming untuk meningkatkan kreativitas, yaitu:

  • Tidak adanya kritik terhadap setiap ide yang dilontarkan
  • Semakin banyak ide semakin baik 
  • Bangunlah ide satu sama lain 
  • Doronglah munculnya ide-ide liar

Baca juga: Strategi mengatur meeting agar efektif

Cara melakukan brainstorming secara efektif 

cara melakukan brainstorming - EKRUT
Berikan waktu peserta untuk mempersiapkan ide sebelum brainstorming berlangsung dapat menghemat waktu - EKRUT

Agar berjalan secara efektif, pastikan kamu memerhatikan tips cara melakukan brainstorming berikut ini. 

1. Tetapkan tujuan 

Hal paling pertama yang harus dilakukan dalam cara melakukan brainstorming adalah menentukan tujuan yang hendak dicapai. Pasalnya tanpa mengetahui tujuan, sesi brainstorming hanya berjalan tanpa arah.

Tanyakan pada diri, untuk apa sesi brainstorming tersebut diadakan, masalah apa yang hendak diselesaikan, dan kendala apa yang dihadapi. 

Dengan menentukan tujuan dan menyampaikan hal tersebut sebelumnya, setiap peserta memiliki pemahaman yang sama terhadap masalah yang dihadapi saat brainstorming dimulai.  

2. Hindari terlalu banyak kepala 

Meskipun dalam aturan brainstorming disebutkan bahwa semakin banyak ide semakin baik, ini bukan berarti semakin banyak orang yang terlibat dalam brainstorming semakin efektif hasilnya.

Sebaliknya, semakin banyak pihak yang diundang, kemungkinan brainstorming berjalan tidak efektif semakin besar.  Cukup undang 5 hingga 8 orang yang tepat saja dalam setiap sesi brainstorming tersebut. 

3. Berikan waktu bagi anggota tim untuk memikirkan ide 

Cara efektif lainnya dalam melakukan brainstorming adalah dengan memberikan waktu bagi setiap anggota tim untuk memikirkan ide dan konsep sebelum sesi berlangsung. 

Pasalnya, dengan memberikan waktu tersebut maka saat hadir dalam sesi brainstorming, masing-masing anggota sudah memiliki ide dan konsep yang hendak diajukan sehingga brainstorming pun dapat berjalan lebih produktif.

Cara ini juga akan mendorong setiap anggota tim memiliki gagasan yang mandiri, bukan lagi hanya menyetujui ide orang lain saja. 

Baca juga: Mengenal cara berpikir design thinking yang buat kamu makin kreatif

4. Pilih waktu yang tepat dan batasi durasi 

Pemilihan waktu juga dapat memengaruhi efektivitas brainstorming. 

Misalnya saja brainstorming yang diadakan pada Jumat sore tentu akan lebih tidak efektif karena perhatian anggota tim sudah tidak lagi fokus pada pekerjaan. 

Cobalah pilih waktu di mana kondisi pikiran karyawan masih segar, misalnya di pagi hari. 

Selain memilih waktu yang tepat, pertimbangkan juga untuk membatasi durasi brainstorming untuk mencegah anggota tim kehilangan energi atau motivasi dalam melanjutkan diskusi tersebut. Lagipula ketika sudah memberi waktu untuk anggota tim mempersiapkan ide, waktu brainstorming bisa berjalan lebih cepat, bukan. 

5. Petakan ide 

Hal yang tidak boleh dilewatkan dalam cara melakukan brainstorming adalah mencatat ide-ide yang ada. 

Salah satu cara mudahnya adalah dengan memetakan ide ke dalam kerangka berpikir mind map. Gunakan papan tulis untuk membuat gambaran mind map atas pokok-pokok ide yang muncul selama brainstorming berlangsung. 

Lewat mind map, kamu dan tim tetap bisa fokus pada ide sentral sambil mengatur dan mengelompokkan ide-ide lain pada jenis yang tepat. Dengan begitu kamu pun dapat lebih mudah menemukan ide yang paling potensial terhadap permasalahan yang dihadapi. 

6. Ciptakan ruang diskusi yang ramah dan terbuka 

Jika kamu berperan sebagai pemimpin dalam brainstorming ini, maka pastikan kamu telah menciptakan ruang diskusi yang ramah dan terbuka bagi setiap partisipan. 

Ramah dan terbuka dalam artian, kamu mendukung dan menyambut semua ide yang dilontarkan oleh partisipan. 

Brainstorming adalah zona di mana setiap ide diapresiasi. Dengan menciptakan ruang yang terbuka tersebut maka partisipan pun akan lebih percaya diri dan kreatif menggali ide. 

7. Akomodasi berbagai gaya brainstorming 

Tidak semua partisipan brainstorming mungkin berani untuk berbicara. Karena itu tidak ada salahnya bila kamu menggunakan gaya brainstorming yang berbeda agar sesi bisa berjalan efektif. 

Misalnya, berikan kesempatan bagi karyawan untuk menambahkan catatan atau mengirim email dengan ide-ide lainnya setelah sesi untuk memberi ruang bagi karyawan introvert.  

Atau bagilah brainstorming menjadi dua sesi, refleksi individu dan pemikiran kelompok.untuk menghindari dominasi beberapa orang yang vokal saja dalam sesi brainstorming.

Selama refleksi individu, anggota dapat fokus menggali ide-idenya sendiri. Sementara saat sesi pemikiran kelompok, minta agar anggota mempresentasikan ide-ide, dan berikan kesempatan untuk saran dan diskusi setelahnya. 

Baca juga: 9 Cara meningkatkan kemampuan problem solving

Teknik-teknik brainstorming 

cara melakukan brainstorming - EKRUT
Salah satu teknik brainstorming adalah meminta setiap anggota tim menuliskan ide pada kertas - EKRUT

Ada beberapa teknik pendekatan yang bisa kamu gunakan untuk menggali banyak ide dalam sesi brainstorming, seperti:

  •  Brain writing. Prinsip dalam teknik ini adalah memisahkan ide dari diskusi. Pemimpin membagikan topik kepada tim kemudian anggota tim  secara individu akan menuliskan ide-ide mereka. Teknik ini akan efektif pada tim yang kebanyakan terdiri dari peserta yang introvert dan mudah terpengaruh pendapat orang lain. 
  • Starbursting. Teknik ini berfokus pada pembentukan pertanyaan daripada jawaban. Tim akan ditantang untuk engajukan sebanyak mungkin pertanyaan tentang sebuah topik. Teknik ini memastikan semua aspek dalam proyek telah diperhatikan dengan jelas sebelum akhirnya mengeksekusinya.
  • Round Robin brainstorming. Teknik ini dilakukan dengan mengumpulkan tim dalam lingkaran. Saat topik dibagikan, maka setiap orang secara bergantian diminta untuk menawarkan idenya. Ini dilakukan sampai semua mendapat giliran sementara fasilitator yang akan mencatat semua ide yang ada. Setelah semua ide terkumpul baru kemudian dilakukan evaluasi. Teknik ini memungkinkan tiap orang berpartisipasi dan berkontribusi.
  • Figuring storming.Teknik ini dilakukan dengan membayangkan bagaimana orang lain menangani situasi ini. Misalnya membanyangkan bos kamu atau presiden menangani situasi tersebut. Menempatkan diri pada posisi yang baru dapat memberikan perspektif yang berbeda pada tim dan membantu mereka melihat kemungkinan ide-ide segar lainnya

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu simak dalam cara melakukan brainstorming yang efektif. Semoga tips ini dapat membantumu dalam menjalankan sesi-sesi brainstorming di tengah kesibukan pekerjaan ya. 

cara melakukan brainstorming - EKRUT
Last update: 10 Juli 2020

Sumber: 

Tags

Share