Published on

jobs

6 Langkah membuat creative brief yang efektif

Maria Tri Handayani

creative-brief-adalah---EKRUT.jpg

Creative brief penting untuk mengomunikasikan nilai, visi, tujuan dan hasil akhir yang dicari dalam sebuah proyek kreatif seperti pada kampanye pemasaran atau periklanan. Agar kamu mampu membuat creative brief tersebut dengan efektif, perhatikan ulasan berikut ini.

Apa itu creative brief

creative brief adalah - EKRUT
Creative brief dikembangkan sejak awal proyek - EKRUT

Creative brief adalah dokumen singkat yang digunakan untuk menguraikan strategi dan detail seperti tujuan, sasaran, persyaratan, pesan, demografi dan informasi penting lainnya dalam sebuah proyek kreatif. 

Perlu dipahami bahwa creative brief antar proyek bisa jadi berbeda karena tidak ada pendekatan pasti saat merancang sebuah creative brief. Meski begitu, beberapa contoh elemen umum yang biasanya ditemukan dalam creative brief adalah: 

  • Brand statement secara singkat 
  • Gambaran latar belakang dan tujuan proyek atau kampanye
  • Tantangan utama yang ingin diselesaikan oleh kampanye
  • Target audiens
  • Kompetitor
  • Pesan utama untuk menjelaskan brand value dan market positioning 
  • Saluran komunikasi tempat kampanye akan dijalankan

Selain beberapa elemen tersebut, kamu juga terkadang bisa menambahkan elemen penunjang seperti menjabarkan ketentuan tertentu yang harus diberikan (misalnya aset yang dibutuhkan beserta format), timeline proyek, hingga spesifikasi anggaran.

Perlu dipahami bahwa pada dasarnya baik saat kamu bekerja dengan agensi kreatif atau tim internal, creative brief akan membantu semua orang yang terlibat untuk melihat secara langsung sebuah proyek, mulai dari ide, desain hingga implementasi. Cretive brief juga dapat menjelaskan kepada tim kamu mengenai metrik yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja. 

Selain itu fungsi penting lainnya dari creative brief adalah untuk membantu kamu, tim maupun pihak pemangku kepentingan dan klien untuk menyelaraskan ekspektasi dan mengkonsolidasikan semua upaya sejak awal proyek. 

Baca juga: Mengenal Segmenting Targeting Positioning (STP) Marketing

Cara membuat creative brief yang efektif

creative brief adalah - EKRUT
Masukkan deskripsi target audiens dalam creative brief - EKRUT

Tidak ada patokan pasti dalam penulisan format creative brief. Kamu bisa menyesuaikannya berdasarkan keperluan dan kebutuhanmu. Namun, beberapa hal dan tahapan dasar yang sebaiknya diperhatikan saat membuat creative brief adalah: 

1. Tuliskan latar belakang proyek dan merek

Latar belakang proyek atau pun merek perlu dituliskan untuk mengatur tone dari keseluruhan brief, serta untuk menunjukkan pada tim atau klien bahwa kamu memahami misi dan motivasi proyek tersebut.

Kamu bisa menuliskan latar belakang proyek dan latar belakang brand tersebut secara terpisah atau menggabungkan semuanya ke dalam satu paragraf singkat.  

2. Soroti tantangan dan tujuan 

Selanjutnya tulis paragraf singkat yang menggambarkan tantangan yang ingin dipecahkan melalui proyek tersebut dan bagaimana proyek tersebut bisa menjadi solusinya. 

Bagian ini dibutuhkan untuk menekankan alasan mengapa proyek tersebut perlu dilakukan sehingga kamu dan tim bisa menyelaraskannya dengan ekspektasi proyek. 

Jika klien atau perusahaan belum mengidentifikasi tantangan utama, kamu bisa memfokuskan bagian ini pada sasaran yang ingin dicapai dan mengapa hal tersebut akan menguntungkan perusahaan. 

3. Deskripsikan target audiens 

Kamu perlu menjelaskan siapa target audiens proyek di dalam creative brief tersebut. Buatlah rincian demografi target audiens seperti usia, jenis kelamin, geografi, hingga faktor seperti motivasi pelanggan.

Jika kamu telah mengembangkan buyer persona tertentu secara terperinci, jelaskan pula informasi karakter tersebut di dalam creative brief. 

Baca juga7 Cara membuat user persona untuk mengenali pengguna

4. Kenali kompetitor 

Jangan lupa untuk memasukan daftar singkat dari kompetitor yang menawarkan produk atau layanan serupa. Tuliskan daftar hal yang serupa dan yang membedakan kamu dengan para kompetitor terutama dalam area di mana proyek tersebut bisa berhasil. 

Kamu juga bisa memasukkan informasi seperti data dari kompetitor kamu sebagai dasar untuk menghasilkan ide baru atau meningkatkan strategi yang sudah ada.

Misalnya, cobalah analisa proyek - proyek sejenis yang pernah dilakukan kompetitor baik itu yang gagal atau pun sukses, lalu buat kesimpulan yang dapat berguna pada strategi proyek kamu. 

5. Jelaskan rencana distribusi 

Jelaskan saluran atau platform yang akan kamu gunakan untuk menjalankan proyek tersebut, jadwal pelaksanaan, materi konten promosi apa yang perlu dibuat, atau gaya dan  pesan seperti apa yang perlu ditekankan agar sejalan dengan tujuan utama proyek. 

Saat menyusun bagian ini, jangan lupa untuk mempertimbangkan kembali karakteristik target audiens sehingga strategi kamu bisa benar-benar mengena. 

Kamu juga bisa  menambahkan informasi mengenai aset yang dibutuhkan dalam proyek kreatif tersebut. Misalnya, apakah kamu memerlukan brosur, logo, poster, atau materi lainnya? Sertakan pula rincian seperti format file yang dibutuhkan, ukuran gambar yang dapat membantu designer atau anggota tim terkait ketika mengerjakannya. 

6. Susun dalam format tertentu dan bagikan ke tim 

Susunlah semua elemen dalam creative brief tadi dalam template atau format tertentu yang dapat dengan mudah dimengerti. Setelah selesai menuliskannya, bagikan pada tim atau klien yang akan terlibat dalam proyek tersebut agar semua pihak bisa menyelaraskan pengetahuannya terhadap proeyk tersebut sejak awal. 

Berikan pula kesempatan bagi mereka untuk mengajukan pertanyaan atau feedback agar kamu bisa memaksimalkan penggunaan creative brief tersebut. 

Berikut ada beberapa contoh creative brief yang bisa kamu gunakan sebagai inspirasi. 

Creative brief yang baik dapat membantu memastikan pesan yang konsisten di seluruh kampanye atau proyek kreatif yang kamu jalankan. Karena itu buatlah creative brief dengan benar dan jelas sebelum membagikannya kepada tim atau klien kamu ya. 

EKRUT

Sumber:

  • workamajig.com
  • hubspot.com
  • upwork.com
     

Tags

Share