Published on

startup

Gojek dikabarkan terima pendanaan USD 1.2 miliar

Nur Lella Junaedi

Gojek_dikabarkan_terima_pendanaan_ekrut.jpg

Perusahaan super apps Gojek kabarnya baru saja mengumpulkan pendanaan sejumlah USD 1.2 Miliar. Namun sayangnya Gojek belum memberikan konfirmasi terhadap isu ini dan daftar investor pun belum bisa diketahui. 

Sebelumnya pada Februari 2019 lalu, Gojek juga telah mengumumkan pendanaan seri F fase pertama dengan nilai sekitar USD 2 miliar yang disokong oleh investor besar seperti Google, Tencent dan JD.com.

Pendanaan Gojek ini memang terjadi di tengah ketidakpastian bisnis yang sedang terjadi di seluruh dunia sejak merebaknya penyebaran virus Corona, termasuk yang kini tengah terjadi di Indonesia, tempat induk perusahaan Gojek berada. 

Pada fase pendanaan di tahun lalu, Gojek fokus untuk terus melakukan ekspansi di Asia Tenggara dan memperdalam penetrasi pasar di Indonesia. Selain itu, pendiri Gojek akan tetap memiliki kontrol terkait arah kebijakan perusahaan. 

Melalui pendanaan terakhir yang telah dilakukan, kini nilai valuasi perusahaan telah mencapai sekitar USD 9.5 miliar dengan nilai transaksi terbanyak di Gopay mencapai USD 6.3 miliar dan Gofood di kisaran USD 2 miliar. 

Baca juga: Investor Gojek beli saham Bank Artos, apa GoBank terwujud?

Isu terkait pendanaan Gojek ini juga muncul saat ada rumor yang menyebut   Gojek dan Grab  akan merger. Namun, seperti yang kita ketahui hingga saat ini  keduanya masih terus bersaing satu sama lain. 

Bulan lalu, Grab juga baru mendapatkan pendanaan senilai USD 856 juta dari investor yang berasal dari Jepang yakni MUFG dan Tis Inc. 

Melalui pendanaan ini, Grab tidak hanya akan semakin fokus dalam layanan ride hailing tetapi dalam produk jenis pinjaman, asuransi, wealth management di pasar Asia Tenggara dan UMKM. 

Gojek dikabarkan terima pendanaan EKRUT

Rekomendasi bacaan: 

Sumber: 

 

Tags

Share