Published on

startup

Gojek luncurkan fitur baru GoInvestasi untuk investasi emas

Nur Lella Junaedi

gojek-luncurkan-GoInvestasi-EKRUT.jpg

Super Apps Gojek meluncurkan fitur baru dalam aplikasinya yakni GoInvestasi. Fitur ini terwujud atas kerja sama Gojek dengan Pluang, perusahaan yang menawarkan investasi emas digital.

Melalui fitur GoInvestasi ini, pengguna dapat melakukan investasi dalam bentuk emas digital di aplikasi Gojek, baik itu dalam bentuk transaksi membeli atau menjual kembali emas tersebut. 

Nantinya emas digital ini bisa kamu miliki lewat pembelian menggunakan Gopay. Kamu hanya perlu mendaftarkan dirimu dengan nama, nomor dan email yang sudah terdaftar di akun Gojek. 

Setelah itu, kamu bisa melakukan transaksi pertama dengan minimal pembelian emas sekitar 0.01 gram emas saja. Tersedia pula fitur jual dengan selisih harga jual-beli sebesar 3 persen.

Tak cukup sampai di sana, dalam fitur ini terdapat juga grafik perkembangan harga emas dari waktu ke waktu, tarik fisik emas serta penarikan dana yang akan cair dalam waktu 1x 24 jam sejak pengajuan.

Baca juga: Zenius kerja sama dengan Gojek hadirkan layanan belajar di rumah

Alasan Gojek meluncurkan GoInvestasi

gojek luncurkan GoInvestasi EKRUT 
Ada beberapa alasan Gojek memilih investasi emas salah satunya karena harga emas terus melambung-EKRUT

Dalam situs resmi Gojek disebutkan alasan Gojek tertarik dengan bentuk investasi emas karena harga emas di tengah krisis seperti ini terus mengalami kenaikan atau menguat. 

Sebagaimana per hari ini (12/5) harga emas per gramnya di situs Antam ada di kisaran Rp 903.000. Sedangkan untuk buyback-nya adalah Rp 806.000. Nilai ini jauh lebih besar dibanding harga emas beberapa tahun ke belakang. 

Terlebih invetasi emas juga bukan hal yang asing karena telah banyak dilakukan oleh orang Indonesia sejak dulu kala.

Baca juga: Ini cara menabung emas di Pegadaian yang bisa kamu simak

Gojek juga menjamin bahwa, bentuk transaksi ini aman karena produk emas dari Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 
 
Pluang sendiri merupakan startup yang berdiri sejak 2018. Perusahaan ini didirikan oleh Claudia Kolonas dan Iwan Tjam dan awalnya dinamai Emas Digi, namun pada 2019 lalu perusahaan melakukan rebranding dan mengubah namanya menjadi Pluang. 

Gojek pun sempat berpartisipasi dalam pendanaan perusahaan ini, dengan besaran dana sekitar USD 3 juta melalui GoVentures. 

gojek luncurkan GoInvestasi EKRUT

Sumber: 

  • Kr-Asia
  • Gojek
  • Pluang

Tags

Share