Published on

Technology

Google kembangkan software pengganti Android?

Maria Yuniar

mobile-phone-1572901__340.jpg

Raksasa teknologi Google saat ini tengah mengembangkan sistem operasi atau operating system (OS) baru yang disebut Fuchsia OS. Ada seratus teknisi yang ikut menggarap OS tersebut. Proyek rahasia ini digagas oleh UI designer dari Android, Matias Duarte. Dalam proyek ini, Duarte berkontribusi paruh waktu.

 

Fuchsia jadi fokus Google

Seperti dikutip bloomberg.com, teknisi Google menyebutkan perusahaan tersebut sangat fokus mengembangkan sistem operasi ini. Pada akhirnya, Google ingin menggiring semua gadget untuk menggunakan Fuchsia OS. Di tahap awal, sistem operasi ini hanya akan dipakai pada speaker pintar selama tiga tahun mendatang. Selanjutnya, semua smartphone ditargetkan beralih ke OS ini dalam lima tahun berikutnya, untuk menggantikan Android.

 

Nasib Fuchsia belum jelas

Pengerjaan proyek tersebut terasa sangat ambisius. Namun, kesiapan Fuchsia OS untuk menggantikan Android sebagai OS yang paling banyak digunakan, masih dipertanyakan. Sementara itu, para petinggi Google, Sundar Pichai dan Hiroshi Lockheimer disebut-sebut belum menyetujui proyek tersebut.

Beberapa waktu lalu, Google memang menyebutkan tidak ada timeline untuk pengerjaan Fuchsia OS. VP of Engineering Android, Dave Burke pun mengatakan, Fuchsia masih dalam tahap eksperimental. Oleh karena itu, pengembangan sistem operasi ini belum dapat dipastikan.

Burke mengungkapkan, sama seperti banyak proyek tahap awal Google, Fuchsia masih akan mengalami perubahan. Namun, ia memastikan Fuchsia terpisah dari Android. 

 

Sibukkan teknisi Google

Seorang sumber malah mengatakan Google tidak benar-benar serius mengembangkan Fuchsia. Perusahaan yang dibangun oleh Larry Page dan Sergey Brin itu membuat Fuchsia agar para teknisi Google tetap sibuk dan tidak mencari peluang kerja di tempat lain. 

Akan tetapi, jika Fuchsia benar-benar  menggantikan Android, itu pastinya akan bermanfaat bagi Google. Sebab mereka bisa menghindari ketergantungan kepada Oracle, pemilih hak atas beberapa teknologi berbasis Java yang digunakan untuk membangun Android.

Fuchsia dibangun menggunakan kernel baru yang disebut Zircon, tidak seperti Android atau Chrome OS yang berbasis Linux. Selain itu, Google pun disebut-sebut mengintegrasikan input suara di inti OS baru ini, yang tidak ada di Android.

Sumber:
bloomberg.com
detik.com
telset.id
liputan6.com
 

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-rdp-adalah.jpg

    Technology

    Mengenal RDP: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Panduan Menghubungkannya

    Arin Khurota

    01 July 2022
    6 min read
    H1_1._Impression_Definisi__Jenis_dan_8_Tips_Untuk_Meningkatkan_Impression.jpg

    Technology

    Impression: Definisi, Jenis, dan 8 Tips untuk Meningkatkan Impression

    Anisa Sekarningrum

    30 June 2022
    5 min read
    Slack_Technologies-Logo.wine.png

    Technology

    Slack: Aplikasi Chat yang Memudahkan Komunikasi Antar Tim

    Algonz D.B. Raharja

    30 June 2022
    5 min read

    Video