Media

Ini dia jurus copywriting untuk tingkatkan konversi email
By Maria Yuniar - 7 September 2018
5 min read 98 Views

Digital marketing terbukti cenderung lebih efektif jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional. Masyarakat yang kini lebih akrab dengan penggunaan media sosial dan Internet, tentu akan semakin mudah menemukan produk atau jasa yang kamu tawarkan melalui sebuah website dan fanpage. 

Oleh karena itu, copywriter memegang peran yang cukup penting dalam digital marketing. Melalui teknik copywriting yang tepat, website bisnismu lebih mudah terindeks mesin pencari, sehingga menghasilkan trafik yang tinggi. Nah, dalam dunia digital marketing, copywriting juga bisa digunakan untuk meningkatkan konversi email. Seperti apa sih jurusnya?

 

Konversi email melalui copywriting

Secara sederhana, arti konversi adalah persentase pengunjung yang melakukan tindakan di website kamu. Biasanya arti konversi ini lebih dikaitkan dengan penjualan dan sering dipakai, terutama di situs e-commerce atau situs penyedia jasa atau barang lainnya. Lakukan langkah-langkah ini untuk mendorong konversi. 

 

Tulis minimal 3 versi email

Salah satu masalah terbesar yang bisa kamu temui adalah kecenderungan untuk membuat email dengan dengan secepatnya. Hal itu perlu ada perubahan agar bisa meningkatkan konversi email, dengan tahapan ini:

 

  • Tulis draf mentah yang belum siap untuk dikirim
  • Gunakan ini untuk membuat dua variasi
  • Buat draf ketiga yang lebih halus dalam bahasa pemasarannya dan ditargetkan
  • Evaluasi kebutuhan untuk draf tambahan

Pastikan kamu membuat konten yang menarik dari beberapa alternatif atau beberapa versi email. Bayangkan apa yang diinginkan audiens ketika kamu menulis copywriting-nya.


Sumber: seooasis.co.uk

 

Buat struktur email dimulai dengan judul

Banyak digital marketer lupa bahwa struktur email mengontrol aliran informasi. Menata email dengan benar dapat menarik minat para pembaca dan meminta mereka melihat konten dalam pesan yang diinginkan. Informasi utama di bagian atas email dapat menjadi cara terbaik untuk menarik perhatian target dan membuat mereka menindaklanjuti dengan tindakan yang kamu inginkan (mengklik call-to-action/CTA dan melakukan resgistrasi maupun pembelian).

Headline judul email yang menarik bisa memancing calon pembeli produkmu. Misalnya saja seperti ini:

 

  • Keranjang belanja Anda sepi
  • Anda meninggalkan beberapa item di keranjang Anda
  • Kabar baik! Item keranjang belanja Anda masih tersedia
  • Apakah ada masalah saat checkout?

 

Abaikan panjang teks

Jangan khawatir soal panjang teks email-mu. Hal penting yang mesti kamu justru khawatirkan adalah substansi tulisan. Jika kamu dapat menyampaikan pesan dalam dua paragraf pendek, tetapi ingin sebarkan lebih dari tujuh paragraf, itu tak masalah kok! 

Terkadang, target audiens memerlukan sedikit lebih banyak informasi dan dorongan untuk melakukan konversi. Lupakan tentang memangkas tulisan hanya semata-mata agar muat di bagian atas. Satu-satunya hal yang penting adalah mengurangi keragu-raguan pembelian atau konversi calon pelanggan.

 

Perhatikan target audiens 

Percaya atau tidak, menggunakan nomina orang pertama, kedua, atau ketiga dapat membuat perbedaan besar dalam respons audiens. Berikut ini pilihan kalimat dalam email marketing yang biasa kamu temukan:
    
Kami selalu mencari cara untuk meningkatkan, jadi jangan ragu untuk menghubungi kami dan memberi tahu kami bagaimana kami dapat membantu.
Jangan ragu untuk memberi tahu kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masukan apa pun yang dapat kami gunakan untuk meningkatkan pengalaman Anda.

Baris pertama berfokus pada pengirim email yaitu, perusahaan menggunakan kata ganti seperti “kami”. Sementara itu, baris kedua berfokus pada prospek menggunakan bahasa seperti "Anda". Jadi, buatlah email pemasaran dengan target audiens sebagai fokusnya, bukan brand perusahaan.

 

Pakai CTA

Internet dibanjiri rekomendasi terbaik untuk call-to-action (CTA). Namun, ada beberapa hal yang paling penting untuk kamu pahami. Pertama, gunakan hanya satu tombol CTA. Jangan paksa target audiensmu untuk memilih di antara dua atau lebih tindakan. Pertahankan perhatian agar tetap terfokus pada satu hal.  

Kedua, sertakan CTA sekunder hanya sebagai teks yang terhubung. Tidak ada yang salah dengan memiliki CTA sekunder. Namun, tulislah salinan CTA kedua dalam kalimat dan hyperlink. Selalu tempatkan CTA sekunder dalam font yang lebih kecil dari tombol utama CTA.

Nah, setelah mengetahui jurus copywriting untuk tingkatkan konversi email ini, tentunya kamu lebih cerdas dalam mempromosikan produk maupun brand perusahaan. Pastikan jurus tersebut kamu praktikkan agar email yang bertujuan untuk menarik target audiens ini, tersampaikan dengan baik dan menaikkan rating penjualan.

 

Rekomendasi bacaan:
7 medsos pilihan digital marketer, nomor 6 bisa bikin kamu kaya!
Penasaran apa saja konsep psikologi untuk konten marketing?
6 kunci desain grafik untuk non-desainer?

 

Sumber:
moz.com
contentmarketinginstitute.com
kirim.email
digitalinbro.com
kirim.email

Tags:

  • copywriting
  • copywriter
  • email
  • digital marketing
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang