Published on

Careers

Jangan nilai kesuksesan hanya dari gaji, mengapa?

Maria Yuniar

gaji_1.jpg

Kesuksesan tidak hanya dinilai dari seberapa besar gaji yang didapat. Memang, gaji besar akan mempengaruhi semangat kerja. Namun, semangat kerja yang besar pun tak berarti apa-apa bila kamu tak memiliki kemampuan mengatur waktu dengan baik.

Kemampuan mengatur waktu yang baik adalah definisi sukses yang sebenarnya. Karena hanya orang-orang yang memiliki kondisi finansial baik dan tak perlu pusing memikirkan tagihan lah, yang bisa memanfaatkan waktu dengan efisien. (Baca juga: 5 profesi ini tawarkan gaji miliaran tanpa ngantor)

 

Gaji bos perusahaan dunia

Jika kesuksesan hanya diukur dari gaji semata, tentu tak ada satu pun orang di dunia ini yang benar-benar sukses. Misalnya, Bill Gates, yang memiliki kekayaan sebesar US$ 79,6 juta (Rp 1,19 triliun) pada tahun 2015. Ia mungkin memiliki uang yang banyak. Namun, belum tentu ia mendapatkan gaji yang tinggi setiap tahunnya.

Atau Ray Dalio, pemilik aset Bridgewater Associates sebesar US$ 120 juta (Rp 1,8 triliun). Ia mampu meraih keuntungan sebesar US$ 3 juta (Rp 4,5 miliar) per tahun. Sayangnya, bila kesuksesan diukur dari jumlah kekayaan dan gaji tertinggi, Gates atau Dalio juga belum bisa disebut sukses. (Baca juga: Gaji lebih tinggi tapi jadi makin stres, kamu rela?)


Sumber: pinterest.com

 

Sudut pandang lain

Mengejar kekayaan atau gaji yang tinggi membutuhkan keberhasilan setiap tahunnya. Namun, ada satu hal yang kamu lewati dengan cara pandang seperti itu, yaitu menikmati hasil jerih payahmu. (Baca juga: Nego gaji lewat email, apakah mungkin?)

Jika kamu mampu melakukan keinginanmu dan itu membuatmu merasa bahagia, maka kamu bisa disebut sukses. Namun, bila kamu melakukan pekerjaan yang mampu membayarmu dengan baik tetapi membuatmu merasa menderita, maka kamu harus bertanya pada diri sendiri, apakah kamu perlu turun dari lingkaran itu dan mencari tahu apa yang ingin kamu lakukan?

Berdasarkan penilaian diri di atas, ada beberapa hal yang dapat kamu jawab untuk mengetahui apa yang ingin kamu lakukan:

  • Apakah kamu bersemangat dengan pekerjaanmu?
  • Apakah kamu yang terbaik untuk melakukan pekerjaanmu?
  • Apakah orang di sekitarmu dapat mengimbangimu dengan baik?

Tiga pertanyaan di atas dapat membantumu untuk mengetahui pekerjaan apa yang membuatmu bahagia. Karena untuk melakukan pekerjaan yang bahagia, kamu harus memiliki semangat, unggul dalam bidangmu, dan menerima pengakuan positif dari banyak orang.

Sumber:
themuse.com
hipwee.com
vemale.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_mrp_adalah.jpg

    Careers

    Mengenal MRP (Material Requirements Planning), dari Definisi hingga Tahapannya

    Alvina Vivian

    15 August 2022
    6 min read
    h1_system.jpg

    Careers

    System Administrator: Pengertian, Tanggung Jawab, dan Skill yang Harus Dimilikinya

    Tio Derma

    15 August 2022
    7 min read
    H1-30_Contoh_Kalimat_Aktif_dan_Pasif_beserta_Jenis_dan_Ciri-cirinya.jpg

    Careers

    30 Contoh Kalimat Aktif dan Pasif beserta Jenis dan Ciri-cirinya

    Lita Lia

    15 August 2022
    8 min read

    Video