Media

Kuasai hal ini sebelum mendirikan startup
By Maria Yuniar - 27 June 2018
3 min read 117 Views
Seorang calon founder startup harus mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kemampuan analisis, menentukan identitas perusahaan, serta fokus pada tim.
Seorang calon founder startup harus mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kemampuan analisis, menentukan identitas perusahaan, serta fokus pada tim.

Seorang calon founder dari perusahaan rintisan atau startup, tentunya ada banyak hal yang perlu dikuasai terlebih dahulu sebelum mendirikan bisnis. Salah satunya adalah mendengar masukan sebanyak mungkin dan mengimplementasikan usulan yang paling relevan. Sebab, banyak kesalahan umum yang bisa merugikan founder startup. Misalnya, mengabaikan kebutuhan pelanggan, hanya merekrut talenta berdasarkan resume yang impresif, dan fokus pada mencari keuntungan. Nah, apa saja sih hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mendirikan startup?

 

Kemampuan komunikasi yang baik

Calon pendiri startup memang tidak perlu benar-benar menguasai coding maupun web development, serta hal-hal teknis lainnya. Namun, Anda harus mengetahui dasar reknis dari bisnis yang akan dijalankan. Dengan begitu, Anda dan tim development bisa berkomunikasi dengan jelas, dan menyampaikan setiap keinginan Anda yang sifatnya teknis. Hal ini akan mempermudah pekerjaan Anda. 

 

 

Kemampuan analisis

Saat menciptakan produk tertentu, perusahaan harus memperhitungkan setiap biaya. Oleh sebab itu, Anda harus mampu menganalisis biaya operasional dan langkah di masa depan untuk mengembangkan perusahaan. Dengan mengeliminasi proses yang tidak diperlukan dan memakan banyak biaya, startup Anda bisa lebih efektif dan meraup lebih banyak profit. 

 

 

Selain itu, Anda juga harus mempersiapkan sistem analisis bagi perusahaan. Seorang founder perlu memahami data di balik bisnis yang dijalankan. Bila data sudah lengkap dan tersusun rapi, maka Anda akan lebih mudah menentukan strategi perusahaan.

 

Identitas perusahaan

Tentukan identitas perusahaan Anda. Salah satunya dengan mengidentifikasi para pelanggan dan keinginan mereka. Jika tidak melakukan langkah ini, Anda akan selalu bereaksi terhadap tren pasar, bukan menciptakan tren itu sendiri. Setelah Anda membangun basis pelanggan, pastikan untuk rajin melakukan evaluasi secara berkala. Beri kesempatan pada pelanggan untuk meninjau produk dan memberikan saran.

 

 

Fokus pada tim, bukan uang

Anda harus memprioritaskan pelanggan dan talenta perusahaan, bukan uang. Bangun produk yang memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Jangan menjual produk yang sudah lebih dahulu laris di pasar niche lainnya. Fokus pada produk yang diinginkan konsumen. Hal ini merupakan cara terbaik untuk mendongkrak penjualan sekaligus meningkatkan margin keuntungan. Jangan sekali-kali cepat tergiur dengaan profit.

 

 

Semoga tips di atas membantu Anda melakukan persiapan untuk mendirikan startup ya. Semoga berhasil!

 

Rekomendasi bacaan:
Apa hak karyawan yang tidak libur saat Pilkada?
30% karyawan baru resign sebelum 90 hari
Bagaimana caranya fokus kerja di co-working space?

 

Sumber:
mashable.com
infopeluangusaha.org
mailtarget.co
dailysocial.id

Tags:

  • perusahaan
  • tips startup
  • startup
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang