Published on

Lainnya

Proyeksi Pekerjaan Masa Depan 2022: Inovasi Teknologi yang Dapat Bersaing Secara Global

Sylvia Rheny

ID_Future_Job.png

Dunia kerja sedang mengalami perubahan. Kecerdasan buatan dan otomatisasi akan membuat perubahan ini menjadi signifikan. Meskipun beberapa pekerjaan akan mengalami penurunan permintaan atau tergantikan, terdapat banyak pekerjaan lainnya tercipta berkat adanya inovasi teknologi.

Penciptaan dan penghapusan lapangan pekerjaan terjadi di berbagai sektor tenaga kerja. Jenis peran pekerjaan yang akan muncul dan dihilangkan akan tergantung pada industri dan robotisasi, digitalisasi, dan otomatisasi yang diadopsi.

Salah satu contoh pekerjaan yang mulai tergantikan dan bisa dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari adalah pekerjaan sebagai penjaga pintu tol yang mayoritas telah digantikan oleh adanya Gerbang Tol Otomatis (GTO) dan On Board Unit e-toll pass (OBU).

Proyeksi adopsi teknologi pada tahun 2022

EKRUT telah mensurvei perusahaan dari berbagai latar belakang industri tentang kemungkinan adopsi teknologi pada tahun 2022, dan hasilnya adalah sebagai berikut.


Grafik prediksi adopsi teknologi oleh beberapa perusahaan di Indonesia pada tahun 2022. (sumber: data internal EKRUT)

Berdasarkan grafik di atas, diketahui bahwa Internet of Things (IoT), Big Data, dan digital trade/e-commerce menjadi prioritas teratas dalam rencana adopsi teknologi pada tahun 2022. Hasil tersebut nantinya akan berpengaruh kepada meningkatnya permintaan terhadap pekerjaan-pekerjaan terkait yang diperlukan untuk merealisasikan rencana pengembangan teknologi di Indonesia.

Roadmap Making Indonesia 4.0

Adopsi teknologi di Indonesia sebenarnya telah menjadi prioritas Kementerian Perindustrian dalam Roadmap Making Indonesia 4.0, yaitu sebuah inisiatif strategis sekaligus menjadi agenda nasional, di mana salah satu tujuannya untuk merevitalisasi sektor manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi industri 4.0.

Strategi yang dijalankan oleh Kementerian Perindustrian yaitu untuk menyukseskan Making Indonesia 4.0, termasuk membangun infrastruktur digital nasional, pembentukan ekosistem inovasi, dan menerapkan insentif investasi teknologi.

Sektor industri yang telah ditetapkan sebagai fokus prioritas Making Indonesia 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, industri elektronika, industri farmasi, dan industri alat kesehatan.

Sehingga pada tahun 2022, diperkirakan akan terjadi peningkatan permintaan terhadap pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan pengembangan teknologi di Indonesia, terutama pada industri-industri yang menjadi fokus Roadmap Making Indonesia 4.0.

Prediksi pekerjaan yang akan mengalami peningkatan pada tahun 2022

Sumber daya manusia di Indonesia diharapkan mampu mengoperasikan teknologi yang ada dan menciptakan inovasi teknologi baru yang mampu bersaing secara global.

World Economic Forum membuat sebuah penelitian terkait pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan dan memperkirakan bahwa pada tahun 2022 akan terjadi pergeseran terhadap pembagian kerja oleh manusia, mesin, dan algoritma, yaitu 58% jam pekerjaan akan dilakukan oleh manusia dan 42% akan dilakukan oleh mesin dan algoritma.

Selain itu, dalam laporannya, World Economic Forum juga memperkirakan bahwa pada tahun 2022, lebih dari setengah tugas pemrosesan data dan pencarian informasi organisasi, bahkan mungkin beberapa tugas penalaran, pengambilan keputusan, dan administrasi, akan dilakukan oleh mesin.

Berikut adalah 10 pekerjaan yang diprediksi akan mengalami peningkatan pada tahun 2022:

  1. Data Analysts and Scientists
  2. AI and Machine Learning Specialists
  3. General and Operations Managers
  4. Software and Applications Developers and Analysts
  5. Sales and Marketing Professionals
  6. Big Data Specialists
  7. Digital Transformation Specialists
  8. New Technology Specialists
  9. Organizational Development Specialists
  10. Information Technology Services

Dari daftar pekerjaan di atas, meskipun banyak pekerjaan berkaitan dengan kemajuan teknologi dan tenaga mesin pada tahun 2022, namun juga terdapat jenis lapangan pekerjaan bertenaga manusia yang turut meningkat seperti Sales and Marketing Professionals, General and Operations Managers, dan Organizational Development Specialists.

Prediksi pekerjaan yang akan mengalami peningkatan pada tahun 2022 ini juga selaras dengan proyeksi adopsi teknologi dan Roadmap Making Indonesia 4.0. Beberapa pekerjaan di antaranya merupakan pekerjaan yang telah lama ada dan terus meningkat permintaannya dari tahun ke tahun.

Sedangkan beberapa yang lain merupakan pekerjaan yang relatif baru di Indonesia dan mulai banyak dibutuhkan oleh perusahaan yang baru atau sudah lama berdiri, namun ingin melakukan perubahan dengan mengadopsi teknologi terbaru.

Nah, untuk kamu yang ingin tahu dan juga penasaran dengan informasi di kategori pekerjaan dan sektor industri lainnya, kamu bisa mengakses EKRUT Journal lebih lanjut di sini.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk karier kamu ke depan, ya!

Sumber:

  • The Future of Jobs Report - The World Economic Forum
  • Making Indonesia 4.0 - Ministry of Industry
  • Internal Data EKRUT

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    ID_Top_Practical.png

    Lainnya

    10 Skill yang Paling Dibutuhkan Pada Tahun 2022

    Natasya Primatyassari

    31 May 2022
    5 min read
    ID_Recruitment_Trends.png

    Lainnya

    Tren Rekrutmen Tahun 2022: Dari Era Perekrutan Jarak Jauh hingga Strategi Rekrutmen Kreatif

    Nadroh Nur Amalia

    23 February 2022
    5 min read
    ID_Most_In-Demand.png

    Lainnya

    Talenta Teknologi Paling Banyak Diminta Tahun 2021: Rekayasa Perangkat Lunak Adalah Peringkat Teratas

    Sylvia Rheny

    11 February 2022
    5 min read

    Video