Media

Pelajari hal ini sebelum beralih dari JavaScript ke Go
By Maria Yuniar - 20 September 2018
4 min read 84 Views
Sumber: golang.org
Sumber: golang.org

Bila kamu terbiasa menggunakan bahasa pemrograman JavaScript, ini saatnya untuk mencoba Go (Golang). Bahasa pemrograman Go dikembangakan oleh tiga karyawan Google, yaitu Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson.

Programming language ini dibuat untuk memudahkan pengembangan dengan menciptakan bahasa pemrograman yang sederhana dan efisien. Bahasa pemrograman ini diklaim lebih cepat dan dapat menyelaraskan proses eksekusi secara independen dengan adanya konkurensi. (Baca juga: 6 JavaScript charting library untuk visualisasi data)

Bahasa pemrograman Go yang dirilis pada November 2009 tersebut mampu memenuhi kebutuhan pemrogram saat ini. Namun, sebelum kamu beralih ke Go, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui terlebih dahulu.

 

Go serupa JavaScript

Bahasa pemrograman Go menggunakan Garbage Collector, sama seperti JavaScript. Selain itu, kamu dapat menggunakan penutupan dalam fungsi. Secara umum, bahasa pemrograman Go sangat sederhana dan sama seperti JavaScript. Kamu dapat mendefinisikan variabel, struktur, fungsi, dan melakukan loop. (Baca juga: Bahasa pemrograman Go ternyata tak serumit C atau Java)

 

Deteksi kesalahan

Sementara itu, ada pula beberapa perbedaan antara bahasa pemrograman JavaScript dengan Go. Bahasa pemrograman Go dapat mendeteksi kesalahan pada kompilasi. Selain itu, bahasa pemrograman Go bekerja lebih cepat dari JavaScript. (Baca juga: Bikin chart real-time di JavaScript, ikuti langkah-langkahnya)

Bahasa pemrograman Go juga melibatkan banyak alat analisis kode, seperti Babel atau TypeScript. Tak hanya itu, Go memiliki pointers yang tidak memungkinkan adanya aritmatika.


Sumber: anime-meme.com

 

Manfaatkan libraries standar

Bahasa pemrograman ini berhasil menyelesaikan tugas terbanyak hanya dengan libraries standar bawaan. Dengan menggabungkan kecepatan dari bahasa pemrograman dinamis seperti Phyton dan C/C++, Go merupakan bahasa pemrograman terbaik untuk membangun high volume distributed systems.

Secara umum, bahasa pemrograman Go sangat menarik dan mampu bekerja lebih cepat. Bahasa pemrograman Go juga memiliki memiliki konsep untuk memulai penyelarasan pekerjaan, konsep channels untuk sinkronisasi dan komunikasi serta konsep select untuk mengelola banyak jalur secara bersamaan. Jadi, jika kamu ingin melakukan pengaturan dengan server dan bekerja dengan cepat, Go merupakan pilihan yang tepat untukmu.

 

Rekomendasi bacaan:
Panduan software development bagi milenial
3 bahasa pemrograman terpopuler tahun ini
5 fakta mengejutkan soal ponsel

 

Sumber:
hackernoon.com
teknojurnal.com
codepolitan.com
golang.org

Tags:

  • bahasa pemrograman
  • Golang
  • Go
  • JavaScript
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang