Published on

Technology

Pemerintah luncurkan Cyber Institute untuk tawarkan kuliah online

Widyanto Gunadi

cyber_institute.jpg

Di zaman serba teknologi saat ini, hampir seluruh aspek masyarakat, tak terkecuali di Indonesia, mulai ikut berubah. Salah satunya di bidang pendidikan. Beberapa waktu lalu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memperkenalkan konsep pendidikan baru berbasis teknologi, bernama Cyber Institute. Konsep ini diperkenalkan dalam World Post Graduate Expo 2018 pada 12-13 Mei 2018.

Apa saja yang ditawarkan Cyber Institute?

Cyber Institute menawarkan mata kuliah yang diajarkan secara online atau daring. Rencananya, ada 16 kali tatap muka. Namun, keseluruhan sistem pembelajaran beserta materinya masih perlu melalui tahap akreditasi. Cybert Institute ini dibuat untuk menjaga kualitas e-learning di Indonesia.

Selain itu, pemerintah akan menerapkan kebijakan yang sama bagi setiap pendidikan online di luar Cyber Institute. Dengan demikian, pemerintah meniadakan poin kredit kuliah online dari universitas di Indonesia yang diselenggarakan tanpa tanpa melalui Cyber Institute.

Jaga mutu materi pendidikan

Untuk menjaga kualitas pendidikan online, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan tim khusus untuk mengawasi mutu. Tim ini bertanggungjawab mengevaluasi materi pendidikan dari universitas yang akan disusun sebagai materi kuliah online. Selanjutnya, materi tersebut bisa diakses secara resmi melalui Cyber Institute. 

Pemerintah juga terus mengawasi kualitas sistem pembelajaran online, yang dikenal sebagai Sistem Pembelajaran Daring (SPADA). Sistem ini menawarkan fleksibilitas, karena mahasiswa bisa mengambil mata kuliah di kampus selain universitas tempat mereka terdaftar. Mahasiswa pun bisa belajar secara online, dan kredit SKS dapat ditransfer ke kampus asal.

Bantu mahasiswa kurang mampu

SPADA pun bertujuan membantu mahasiswa kurang mampu. Sebab, biaya semua kuliah online dengan SPADA akan digratiskan. Namun, tentu saja mahasiswa masih dikenakan biaya SKS untuk mata kuliah di universitas tujuan, karena hal tersebut tidak termasuk program pemerintah.

Meski demikian, kemudahan yang ditawarkan SPADA diharapkan mampu membantu mahasiswa mengenyam pendidikan tinggi, tanpa mencemaskan biaya yang mahal.

Menarik sekali ya, sistem kuliah online tersebut! Apakah Anda tertarik untuk mengikutinya?

 

Rekomendasi bacaan:
Apakah Anda sudah bertemu Lucinta Luna di Mobile Legends?
Indonesia jadi daya tarik bagi mata uang digital Exrates
Instagram uji coba stiker musik untuk Instastory

 

Sumber:
liputan6.com
dailysocial.id
breakingnews.co.id

Tags

Share