Published on

Expert's Corner

9 Perusahaan yang Menerapkan WFA (Work From Anywhere) di Indonesia

Natasya Primatyassari

Heading_9_Perusahaan_yang_Menerapkan_WFA_1.png

Work from anywhere atau bekerja dari mana saja bisa menjadi pilihan karier yang menarik. Banyak keuntungan yang akan didapatkan, misalnya, tidak perlu menempuh perjalanan untuk sampai ke kantor, fleksibilitas waktu, dan produktivitas yang lebih tinggi.

Apa itu WFA?


WFH memungkinkanmu untuk bekerja dari mana saja. (Sumber: EKRUT)

WFA merupakan akronim dari work from anywhere yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari mana pun sesuai preferensi masing-masing. Setiap karyawan hanya memerlukan laptop dan koneksi internet yang baik agar tetap produktif dan saling terhubung. Berbeda dengan istilah remote workers atau pekerja jarak jauh yang terkadang masih diminta untuk datang ke kantor, dilansir dari eddy.com, perusahaan WFA tidak memiliki batasan geografis seperti itu karena karyawan diizinkan bekerja di mana saja selama masih terjangkau dengan akses internet.

WFA di Indonesia


Mayoritas karyawan memilih waktu kerja yang fleksiblel. (Sumber: EKRUT)

Sebelum pandemi, perusahaan WFA di Indonesia masih belum banyak. Metode bekerja dari jarak jauh belum terlalu populer karena saat itu mayoritas perusahaan masih meminta karyawan untuk datang ke kantor. Namun, semenjak pandemi terjadi, ada beberapa pergeseran nilai atau preferensi karyawan.

Survei yang dilakukan oleh perusahaan teknologi Microsoft Corp secara global (termasuk di Indonesia) menemukan bahwa sebanyak 83% pekerja di Indonesia menginginkan opsi kerja dari jarak jauh yang fleksibel. Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Haris Izmee, mengatakan bahwa angka tersebut lebih tinggi dari angka rata-rata global sebesar 73%.

Salah satu kelebihan metode WFA yang membuat karyawan lebih leluasa mengatur waktunya menjadi motivasi tersendiri bagi para pekerja. Hal tersebut dapat dilihat dari survei yang dilakukan oleh EKRUT kepada 252 responden dari berbagai latar belakang industri, 47% atau hampir setengahnya sepakat bahwa waktu yang fleksibel dapat memotivasi mereka dalam bekerja, diikuti dengan pengakuan/penghargaan karyawan 32%, bonus 20%, dan aspek lainnya sebesar 1%.

Selain itu, WFA atau work from anywhere menjadi benefit atau keuntungan tersendiri yang banyak diincar oleh para pekerja. Dari survei yang dihimpun oleh EKRUT kepada 344 responden, fasilitas atau keuntungan lain yang diharapkan oleh karyawan selain gaji, yaitu sebagai berikut:


Asuransi kesehatan menjadi pilihan terbanyak dari karyawan. (Sumber: EKRUT)

  • Asuransi kesehatan 44%
  • Bisa bekerja dari jarak jauh 41%
  • Alat kerja seperti laptop atau handphone 8%, dan
  • Penitipan anak 7%

Bagaimana perusahaan beradaptasi dengan sistem WFA?

Ketika menjadi bagian dari tim dengan sistem WFA, komunikasi menjadi kunci penting yang mendorong kesuksesan dalam bekerja. Oleh karena itu, perusahaan WFA mengandalkan berbagai alat komunikasi online dan membuat cara baru berkolaborasi untuk mendorong lingkungan kerja yang sehat dan efisien. Berikut beberapa hal yang dilakukan perusahaan WFA untuk mendukung kebijakan bekerja dari mana saja seperti dikutip dari owllabs.com.

1. Menggunakan teknologi konferensi video

Alat teknologi konferensi video telah memungkinkan perusahaan untuk beralih menggunakan sistem WFA. Saat ini, perusahaan ternama seperti Zoom dan Google Meet telah menyediakan layanan untuk menjalankan rapat grup dengan orang-orang dari berbagai lokasi secara andal.

2. Komunikasi asinkron

Alat komunikasi asinkron seperti Slack dan GroupMe menjadi cara efektif bagi karyawan agar tetap dapat terhubung satu dengan yang lain, terlepas dari zona waktu atau jam kerja yang diinginkan. Komunikasi jenis ini tidak terjadi secara real-time atau dalam waktu yang sebenarnya. Ketika kamu mengaktifkan metode komunikasi ini, kamu dapat menerima pesan sesuai dengan jadwal yang telah kamu tentukan sehingga kamu dapat memberikan tanggapan secara penuh, lebih dari sekadar jawaban templat, serta meningkatkan kualitas komunikasi antar karyawan.

Baca juga: 5 Tips Melakukan WFA Agar Pekerjaan Lancar

9 Perusahaan WFA di Indonesia


Inilah beberapa daftar perusahaan yang mengimplementasikan WFA. (Sumber: EKRUT)

Setelah pandemi terjadi di semua negara termasuk Indonesia, sistem kerja WFA mulai familiar diterapkan di berbagai perusahaan. Tidak hanya di luar negeri, berikut 9 perusahaan WFA di Indonesia seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Blibli

Perusahaan yang bergerak di bidang niaga elektronik ini telah menetapkan karyawannya untuk melaksanakan WFA sejak Januari 2022. Awalnya, Blibli menetapkan sistem WFH atau work from home dan remote untuk mematuhi protokol dan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Setelah melihat hasil positif yang diraih dari sistem kerja tersebut, Blibli akhirnya memutuskan untuk menerapkan WFA bagi sekitar 1500 karyawannya.

2. Stockbit dan Bibit

Sama dengan Blibli, platform finansial ini juga memberlakukan WFA secara resmi sejak Januari 2022 bagi seluruh karyawannya. William, PR & Corporate Communication Lead Stockbit dan Bibit, mengatakan bahwa hingga saat ini mereka belum ada wacana untuk menjalankan pekerjaan di kantor. Namun, divisi tertentu seperti keuangan, masih perlu datang ke kantor karena pekerjaan yang berhubungan dengan dokumen-dokumen yang bersifat penting.

3. eFishery

Perusahaan WFA berikutnya adalah eFishery, startup yang bergerak di bidang teknologi akuakultur. Mereka telah menerapkan sistem kerja ini secara permanen sejak pertengahan tahun 2021 lalu dan telah merekrut sekitar 700 eFisherian dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

4. Flip

Flip merupakan perusahaan teknologi keuangan yang menyediakan layanan transfer antar bank tanpa biaya tambahan. Sejak awal pandemi, perusahaan ini telah menerapkan remote working dan menganggap bahwa kebijakan ini tetap mampu membuat Flip Team produktif. Dengan menerapkan kebijakan WFA, Flip tak hanya memberikan kebebasan bekerja dari mana saja tetapi juga berbagai manfaat lainnya untuk karyawan, seperti tunjangan internet, subsidi meja dan kursi kerja, serta subsidi laptop milik pribadi melalui laptop ownership program. Selain itu, Flip juga sering membuat program pengembangan diri, seperti konsultasi kesehatan mental bersama pakar psikologi, pelatihan bahasa, dan berbagai program lainnya yang dapat disesuaikan oleh kebutuhan masing-masing Flip Team.

5. ALAMI

Selain sudah menerapkan WFA, ALAMI yang merupakan perusahaan P2P lending syariah ini juga telah melakukan uji coba kebijakan 4 hari kerja dalam satu minggu untuk memperhatikan kesehatan mental karyawannya. Perusahaan juga menyediakan program 3T, yaitu tadarus, tahsin, dan tahfiz yang dapat diikuti karyawan setiap pagi sebelum bekerja. Sejak menerapkan WFA, jumlah karyawan ALAMI meningkat secara signifikan karena perusahaan lebih leluasa mendapatkan talenta berkualitas tanpa batasan jarak dan lokasi kantor. Dengan total 259 karyawan, sekitar 175 pekerja di antaranya berlokasi di luar Jakarta, bahkan ada yang bekerja dari Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.

6. Niagahoster

Melansir dari akun Twitter resmi Niagahoster, perusahaan ini mengungkapkan bahwa telah menerapkan sistem kerja WFA secara permanen sejak 16 Maret 2022 setelah melihat peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja. Kebijakan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun untuk seluruh keperluan kerja dan rekrutmen karyawan.

7. RevoU

Didirikan sejak tahun 2019, RevoU, startup pendidikan online yang mengajarkan berbagai keterampilan digital kepada peserta didiknya ini memberikan kebebasan dan fleksibilitas pekerjanya untuk WFA atau bekerja dari mana saja. Meskipun begitu, RevoU tetap memiliki kantor pusat yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

8. Mekari

Mekari adalah perusahaan Software-as-a-Service (SaaS) yang menyediakan layanan seperti presensi, penggajian, pembukuan, hingga perpajakan dengan basis cloud. Saat ini Mekari membuka kesempatan untuk berkarier bersama di berbagai macam posisi, baik dengan sistem WFO (work from office), hybrid, dan fully remote, atau WFA. Namun, kebijakan ini belum dapat dipastikan apakah akan ditetapkan secara permanen atau hanya menunggu hingga situasi pandemi membaik.

9. Amartha

Perusahaan teknologi finansial, Amartha, tidak ketinggalan menerapkan sistem WFA. Pertimbangan ini dilakukan karena perusahaan melihat kinerja karyawan tetap stabil dan sejalan dengan kualitas yang dihasilkan. Mendengar aspirasi dari karyawan, Amartha secara resmi menerapkan WFA permanen sejak Januari 2022. Meski bekerja lebih banyak melalui daring, Amartha turut memberikan pendampingan dengan sharing session, counseling program, dan beragam aktivitas lainnya agar tetap tercipta lingkungan kerja yang sehat, baik secara personal maupun tim.

Baca juga: Efektivitas WFA (Work From Anywhere) Pascapandemi, Produktif atau Kontraproduktif?

Nah, itu tadi beberapa perusahaan di Indonesia yang menerapkan sistem WFA. Jika kamu memiliki ketertarikan untuk bekerja di perusahaan WFA, kamu bisa mencoba sign up EKRUT dan mencari berbagai lowongan yang sesuai dengan gaya kerja dan prioritasmu. Tak hanya itu, selain melalui artikel dari EKRUT Mediakamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official.

Sumber:

  • eddy.com
  • owllabs.com
  • bisnis.tempo.co
  • Data Internal EKRUT

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Header_Aldio_Gojek.png

    Expert's Corner

    Aldio Judisya: Peka Adalah Skill Utama Pekerja Social Media

    Aldio Judisya

    23 September 2022
    8 min read
    Header_Menilik_Teknologi_Blockchain.png

    Expert's Corner

    Menilik Teknologi Blockchain di Dunia Olahraga untuk Mendukung klub Kebanggaan

    Fakhrizal Muttaqien

    13 September 2022
    8 min read
    Heading_Mempertanyakan_Peran_Kominfo_dalam_Polemik_Pencurian.png

    Expert's Corner

    Mempertanyakan Peran Kominfo Dalam Polemik Pencurian Data di Indonesia Tahun 2022

    Algonz D.B. Raharja

    09 September 2022
    8 min read

    Video