Published on

Careers

Problem Statement: Pengertian, Fungsi, Struktur dan Cara Membuatnya

Detty Risetya

cover_(1).jpg

Ketika bekerja, tiap karyawan pasti pernah menghadapi kendala atau suatu masalah. Akan tetapi, problem statement adalah salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki karyawan profesional untuk menangani situasi rumit. Umumnya, perusahaan akan mengandalkan baik itu tim atau individu yang bisa mengidentifikasi suatu masalah secara efektif dan memberikan usulan serta solusi dari masalah yang muncul. Sehubungan dengan hal tersebut, artikel ini akan membahas mengenai problem statement. Problem statement adalah hal yang sangat penting sehingga butuh penanganan untuk diketahui semua orang. Jadi, mari simak artikelnya hingga usai, ya!

Pengertian problem statement


Problem statement memberikan karyawan keterampilan pemecahan masalah. (sumber: pexels) 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, problem statement adalah hal yang begitu penting untuk diketahui. Jadi, apa yang dimaksud dengan problem statement? Problem statement adalah suatu masalah yang membutuhkan tindakan secepat mungkin agar situasi bisa diperbaiki.

Pernyataan tersebut sepenuhnya objektif dan berfokus ke suatu fakta masalah serta mengabaikan pendapat yang subjektif. Untuk lebih memudahkan pemecahan masalah, sebaiknya kamu perlu menanyakan apa, siapa, kapan, mengapa, dan di mana berkaitan dengan masalah yang terjadi.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan pembuatan struktur untuk problem statement. Hal ini juga tentunya bisa lebih mudah membaca masalah dan menemukan solusinya. Problem statement tidak hanya menjelaskan apa saja masalah yang mendesak. Namun, juga menjadi petunjuk cara membuat proposal solusi yang efektif dan tepat waktu.

Baca juga: 9 Cara meningkatkan kemampuan problem solving

Fungsi problem statement


Dengan memberikan problem statement, masalah akan lebih mudah diidentifikasi. (sumber: pexels) 

Kamu sudah mengetahui bahwa problem statement adalah masalah yang butuh ditangani. Dengan kata lain, problem statement adalah suatu alat komunikasi. Hal tersebut akan sangat penting untuk bisnis maupun individu agar dapat mengembangkan proyek yang fokusnya ke peningkatan.

Problem statement yang jelas serta ringkas memang lebih banyak digunakan oleh proyek tim agar bisa membantu mendefinisikan dan memahami apa saja masalah serta mengembangkan solusi sebaik mungkin. Pernyataan tersebut akan memberikan informasi yang penting terkait pengambilan keputusan atas suatu proyek.

Namun, perlu diingat bahwa problem statement tidak menjelaskan metode agar sampai di suatu solusi. Problem statement lebih mengarah kepada pernyataan yang memulai suatu proses dengan cara pengendalian suatu masalah sehingga diharapkan dapat menemukan solusi yang efektif.

Baca juga: 5 Tahap pemecahan masalah yang efektif

Struktur penulisan problem statement


Terdapat beberapa struktur dari problem statement yang perlu dipahami. (sumber: pexels) 

Sebenarnya, cara membuat problem statement tidak terlalu sulit, lho! Meskipun begitu, kamu perlu memahami bagaimana cara yang tepat dalam penulisannya. Adapun struktur dalam penulisan problem statement adalah sebagai berikut.

  • Menjelaskan sistem atau solusi mana yang bekerja lebih efisien
  • Menjelaskan masalah dan mengapa hal tersebut penting
  • Menjelaskan masalah keuangan
  • Melakukan riset
  • Membuat usulan dan ide solusi
  • Menjelaskan manfaat dari solusi yang diusulkan
  • Menyimpulkan dengan cara meringkas masalah dan solusi

Baca juga: 6 Contoh analytical skills dan cara meningkatkannya

Cara membuat problem statement


Mengetahui cara membuat problem statement sangat penting agar dapat memecahkan masalah. (sumber: pexels) 

Walaupun terkesan rumit, membuat problem statement sebenarnya cukup mudah. Untuk cara pembuatannya, kamu bisa ikuti langkah berikut ini.

1. Menjelaskan proses atau solusi apa yang lebih baik

Pertama, kamu ingin memberikan beberapa konteks sehingga bisa lebih mudah untuk dipahami apa masalahnya. Mulai dengan menjelaskan proses apa yang bisa berhasil dan tidak. Namun, jelaskan secara singkat dan jelas tentang fungsi dari prosesnya. Mungkin kamu bisa memulai dengan menjelaskan hal teoritis, seperti mana sistem yang lebih efisien dan berhasil. Pastikan untuk mengingat kapan, siapa, di mana, mengapa, dan apa untuk tetap fokus pada pemecahan masalah.

2. Menjelaskan masalah dan mengapa hal tersebut penting

Problem statement tidak hanya membahas apa yang menjadi masalah tetapi juga mengapa hal tersebut bisa menjadi masalah dan mengapa penting untuk diselesaikan. Hal ini akan membahas apa saja yang menjadi masalah, siapa yang terpengaruh, dan juga mengapa masalah harus diperbaiki. Kamu bisa memberikan pertimbangan untuk memberikan upaya apa yang sudah dilakukan agar memecahkan masalah.

3. Menjelaskan masalah keuangan

Saat kamu menyatakan masalah ke pembuat keputusan, mungkin kamu ingin menjelaskan biaya jika tidak memperbaikinya. Mengingat uang merupakan bahasa yang sering digunakan oleh para pebisnis, maka cukup mudah dalam membingkai masalah dan memberikan solusi. Jelaskan terkait masalah keuangan.

4. Melakukan riset

Jika kamu sudah mengklaim masalah yang bisa memberikan kerugian perusahaan, kamu juga harus siap untuk mendukung klaim dengan bukti yang kuat. Jika diabaikan, bisa saja kamu malah tidak dianggap serius. Lakukan riset dengan baik dan jangan lupa berikan pada kutipan sumber dan siapkan data untuk disajikan.

5. Usulkan solusi

Problem statement perlu menjelaskan apa solusi yang diusulkan untuk masalah yang ada. Dalam hal ini, kamu tidak bisa fokus untuk menemukan satu solusi saja. Namun, kamu juga harus memilih pemahaman yang kuat mengenai penyebab masalah dan harus siap dalam mengusulkan pendekatan praktis untuk memperbaikinya. Jelaskan tujuan tersebut dengan memberikan saran rencana yang dipikirkan dengan matang agar bisa mengatasi masalah.

6. Menjelaskan manfaat dari solusi yang diusulkan

Kamu sudah menunjukkan masalahnya, menjelaskan konsekuensi dalam memilih atau tidaknya dalam perbaikan masalah. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan bahwa solusi yang kamu usulkan akan berhasil. Jelaskan apa manfaat solusi tersebut dengan yakin sehingga solusi yang kamu tawarkan tidak dianggap remeh.

7. Menyimpulkan dengan cara meringkas masalah dan solusi

Terakhir, cara membuat problem statement adalah memberikan kesimpulan dengan meringkas masalah dan solusi. Dengan cara ini, maka akan membantu semua pihak untuk memahami masalah dan mempertimbangkan apa solusi terbaiknya.

Baca juga: 9 Cara mengambil keputusan yang tepat agar tidak salah 

Nah, itulah cara membuat problem statement untuk membantumu menemukan solusi jika terdapat kendala di organisasi atau perusahaan. Kamu akan selalu menghadapi tantangan di dunia karier hampir setiap hari. Namun, jika kamu memiliki kemampuan problem statement dan problem solving, hal ini akan sangat berguna dalam mengambil keputusan dan solusi terbaik. Bagi kamu yang ingin kariernya terus berkembang, EKRUT dapat menjadi mitra rekrutmen yang bisa diandalkan. Temukan banyak peluang karier dari perusahaan ternama se-Indonesia dengan sign up di EKRUT sekarang!

Sumber:

  • formpl.us
  • indeed.com
  • scribbr.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    tujuan-karier-EKRUT.jpg

    Careers

    Simak! 7 Tips Membuat Tujuan Karir Kamu Lebih Terarah

    Nelson Simbolon

    23 September 2022
    4 min read

    Video