Expert's Corner

3 Tips yang Harus Dilakukan Agar Menjadi Product Manager Andal - Characa Rosandi, Product Manager Halodoc

Published on
Min read
8 min read
time-icon
Fakhrizal Muttaqien

I'm a writer with experience in content writing, copywriting, and script writing. I'm used to writing articles on blogs or websites, social media, and video content for Youtube and TikTok.

HEADER_CHARACA_PRODUCT_HALODOC.png

Mencari talent-talent berkualitas untuk memenuhi kebutuhan perusahaan teknologi merupakan misi utama dari EKRUT. Ribuan tech talent diseleksi dan diverifikasi untuk nantinya dipilih oleh perusahaan yang membutuhkan jasanya. Begitu juga dengan Characa Rosandi, alumni dari University of Queensland yang kini berkarier sebagai Product Manager Halodoc.

Characa adalah salah satu seorang tech talent yang berhasil mendapatkan kariernya melalui EKRUT. Lalu, bagaimana perjalanan karier Characa hingga akhirnya menjadi talent EKRUT? Bagaimana juga pengalaman Characa menjadi seorang Product Manager Halodoc? Simak wawancara eksklusif tim EKRUT bersama Characa Rosandi, Product Manager Halodoc.

Kenalan yuk sama Characa dan pengalaman kariernya!

Halo! Perkenalkan nama saya Characa Rosandi, product manager di Halodoc. Sebelum menjadi Product Manager Halodoc, saya sudah pernah bekerja di beberapa perusahaan. Pekerjaan pertama saya itu di Christian Vision Australia sebagai marketing specialist dari tahun 2016-2018. Setelah kembali ke Indonesia, saya bekerja di Grit & Glo sebagai marketing director dan designer hingga 2019. Lalu, lanjut sebagai product designer di Greenhouse.co. Sampai di tahun 2020. Lalu, saya shifting career menjadi product manager di CROWDE, hingga di tahun 2021 saya menjadi product manager di Halodoc.


Sumber: LinkedIn/Characa Rosandi

Bagaimana awal kenal dengan EKRUT?

Pertama kali tahu EKRUT itu dari teman, karena dia juga salah satu recruiter di EKRUT juga. Terus dia lagi cari orang untuk beberapa perusahaan yang menjadi kliennya, dan kebetulan saya juga lagi berpikir untuk pindah kerja dan mencari kesempatan baru di perusahaan lain. Jadi, dari situ saya kenal sama EKRUT sampai akhirnya dapat pekerjaan dari EKRUT.

Bagaimana proses menjadi product manager di Halodoc lewat EKRUT?

Setelah terdaftar menjadi talent EKRUT, saya ditawari untuk bekerja di salah satu perusahaan cryptocurrency di Indonesia oleh rekruternya. Tetapi, ternyata tidak cocok dan sepertinya dia juga menyadari kalau saya tidak akan cocok dengan perusahaan tersebut. Lalu tidak lama berselang, akhirnya saya ditawari lagi untuk menjadi product manager di Halodoc.

Prosesnya juga sangat cepat, kok! Dari mulai saya ditawari EKRUT untuk kerja di Halodoc, terus ada beberapa interview dari Halodoc juga, sampai akhirnya dapat pekerjaannya. Semua proses itu tidak lebih dari 2 minggu. Jadi, memang terbilang cepat banget, sih, prosesnya.

Menurut Characa, product manager itu pekerjaan seperti apa, sih?

Product manager itu pekerjaan yang cukup menantang. Dia harus bisa menemukan masalah atau mencari tahu masalah yang dialami oleh user. Lalu, harus bisa menemukan solusi dari sisi tech-nya. Kira-kira nanti berdasarkan problem tersebut cara menyelesaikannya bagaimana, terus harus dibikin fitur baru atau tidak. Itu semua harus terpikirkan oleh seorang product manager. Jadi, intinya, product manager itu seseorang yang harus bisa melihat masalah dalam produknya, terus bisa menemukan solusi penyelesaiannya dari perspektif teknologi.

Kalau tugas dan tanggung jawab seorang product manager di Halodoc apa saja?

Tugas dan tanggung jawabnya cukup banyak, sih, tetapi yang utamanya itu kita harus bisa menemukan permasalahan yang dialami user dan menemukan solusinya. Maka dari itu, seorang product manager banyak meeting. Terus juga, karena saya product manager untuk layanan B2B, jadi saya sering ngobrol dengan distributor atau apotek, terus juga dengan stakeholder untuk menemukan masalah dan mencari solusinya.

Selain itu, seorang product manager harus benar-benar mengerti tentang fitur yang sedang dikerjakan. Misalnya ada suatu fitur yang akan launch, product manager harus tahu siapa saja yang terlibat, seperti dari apps team, sales team, dan marketing team. Nah, seorang product manager harus bisa jadi penghubungnya.

Kemudian, tugas dan tanggung jawab lain, seorang product manager akan melakukan testing, reviewing design, reviewing document, dan juga membuat requirement document. Namun, sebenarnya, aspek terpenting dari product manager yaitu bisa menemukan problem dan memastikan semua orang atau divisi tahu dan aligned dengan plan yang akan dilakukan.


Sumber: investor.id

Menurut Characa, product manager yang berhasil itu seperti apa?

Menurut saya, indikator keberhasilan product manager itu dilihat ketika dia bisa menyelesaikan masalah user atau dapat memenuhi kebutuhan user dengan berbagai fitur yang bermanfaat. Selain itu juga, bisa menjaga relationship ketika mengeksekusi sebuah proyek. Misalnya, kita mau rilis sebuah fitur yang besar, gimana caranya agar proyek besar itu tidak membuat tim tech atau tim ops-nya stres. Jadi, menjaga relationship itu hal yang penting bagi seorang product manager. Selain itu, kesuksesan seorang product manager dilihat ketika dapat membantu user menyelesaikan problemnya dan menjaga setiap orang atau divisi yang terlibat tetap on track. Dan selama itu berjalan, tidak banyak misscom antar divisi.

Apa tantangan sebagai seorang product manager?

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalau tugas seorang product manager itu mencari solusi dari permasalahan yang dialami user melalui fitur-fitur dari produknya. Namun, seorang product manager tidak bisa memegang kontrol penuh terhadap produk atau fitur yang dibuat. Hal itu dikarenakan bukan dia sendiri yang membuatnya, tapi fitur atau produk dibuat atau di-develop oleh tim tech.

Maka dari itu, tantangannya adalah saya harus bisa mencapai tujuan yang sudah ditentukan di awal, tetapi juga harus bisa me-manage ekspektasi. Bukan hanya ekspektasi saya saja, tapi juga semua orang dan tim yang terlibat dalam produk. Karena apa yang sudah dikonsepkan di awal mungkin tidak dapat dieksekusi sama persis, bisa karena keterbatasan tim, keterbatasan data, atau lain sebagainya.

Selain itu, hal yang menantang bagi seorang product manager adalah kuantitas meeting yang sangat padat. Hal ini juga yang cukup menguras tenaga, karena setiap hari pasti ada saja meeting. Terkadang juga ada meeting dadakan karena ada hal urgent yang berkaitan dengan produk atau fitur yang harus segera diatasi. Durasi diskusinya pun bermacam-macam, bisa hanya 15 menit saja, bahkan sampai berjam-jam. Karena dalam meeting itu kan saya harus memastikan semua yang terlibat agree dan problemnya dapat terselesaikan.


Sumber: Medium/Characa Rosandi

Tips menjadi seorang product manager yang andal versi Characa

Pertama, harus bisa menentukan prioritas. Biasanya ada banyak permintaan dari macam-macam divisi, tim sales minta fitur seperti ini, dari user ingin fitur seperti itu, dari tim ops butuh fitur lain lagi. Jadi, sebagai seorang product manager, kamu harus bisa menentukan skala prioritas, permintaan mana dahulu yang paling urgent untuk dibuat atau diselesaikan.

Selain itu, seorang product manager harus bisa menjaga hubungan baik antar tim dan dapat menjaga ekspektasi mereka juga. Karena mungkin capek juga ketika ada tim yang membutuhkan sudah minta dibuatkan fitur, tetapi tidak dieksekusi karena harus mengerjakan yang lain dahulu. Jadi, seorang product manager juga harus bisa menjelaskan mana yang lebih prioritas agar tidak timbul kecemburuan dan relationship antar tim juga terjaga.

Tips yang kedua adalah be detailed. Seorang product manager harus memiliki sikap detail oriented. Dengan begitu, dia bisa menemukan bugs atau kalau masih ada kekurangan pada fitur. Sehingga bisa diatasi oleh tim tech sebelum fitur tersebut launch.

Terakhir, jadi seorang product manager itu harus bisa berpikir ke depan. Seorang product manager harus bisa menggambarkan berbagai skenario yang mungkin terjadi saat users menggunakan fitur atau produk yang di-launch, baik itu positive case atau negative case. Sehingga, dia sudah punya plan untuk mengatasinya ketika hal itu terjadi.

Itulah cerita dari salah satu talent EKRUT, Characa Rosandi yang kini berkarier sebagai product manager di Halodoc. Characa sudah bercerita, dari mulai perjalanan karier, tantangan menjadi seorang product manager, hingga tips untuk menjadi product manager yang andal. Selain artikel ini, kamu bisa menyaksikan kisah Characa dan keseruannya bermain trivia quiz di YouTube EKRUT Official berikut ini.

Kalau kamu ingin seperti Characa yang berhasil mendapatkan karier idamannya di EKRUT, kamu bisa langsung saja sign up EKRUT sekarang. Ada banyak posisi yang bisa kamu dapatkan, dari mulai software engineering, product and design development, data science, digital marketing, dan banyak lagi. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Header-Pro_Kontra_Pengesahan_RUU_KIA_yang_Mengatur_Cuti_Melahirkan_6_Bulan.png

    Expert's Corner

    Pro Kontra Pengesahan RUU KIA yang Mengatur Cuti Melahirkan 6 Bulan

    Fakhrizal Muttaqien

    09 November 2022
    10 min read
    Infographic_Ekspektasi_Atasan_yang_Ideal_beserta_Alasan_yang_Membuat_Karyawan_Resign.png

    Expert's Corner

    Ekspektasi Atasan yang Ideal dan Alasan yang Membuat Karyawan Resign

    Nurina Ulfah

    05 October 2022
    7 min read
    Header_Individual_Contributor_vs_Manager_Kamu_Tipe_yang_Mana.png

    Expert's Corner

    Individual Contributor vs Manager: Kamu Tipe yang Mana?

    Natasya Primatyassari

    30 September 2022
    8 min read

    Video