Published on

Technology

Tes end 2 end Javascript yang efektif dengan CodeceptJS

Widyanto Gunadi

codeceptjs.jpg

Ada berbagai tool dalam pemrograman Javascript modern yang berfokus pada tes end 2 end. Namun, ketika harus memilih satu tool untuk digunakan selama sepekan, Anda tentu harus mempertimbangkan berbagai fiturnya. Mungkin Anda pernah menjalankan tes dengan Selenium, dan mendapatinya sangat lambat. Kemudian, Anda menemukan Puppeteer dari Google Chrome yang membuat tes berjalan cepat. Sayangnya, jika ingin mengganti alat tes, Anda pun harus menulis ulang semua kode yang diperlukan.

Persoalan semacam inilah yang melahirkan CodeceptJS. Apakah Anda sudah mengetahuinya? CodeceptJS merupakan kerangka pengujian. Tidak seperti alat uji lainnya untuk JavaScript, alat ini menggunakan library JS paling populer untuk mengarahkan browser Anda, dan menambahkan API tingkat tinggi. Itu sebabnya tes yang ditulis untuk WebDriverIO, dapat dilaksanakan di Protractor atau Puppeteer. Apa saja kelebihan CodeceptJS?

 

Mudah bermigrasi

Jika Anda merasakan kendala pada suatu alat, dengan menggunakan CodeceptJS, Anda pun dapat dengan mudah mengalihkan tes Anda ke alat lain.

 

Tampilan bersih

Selain itu, CodeceptJS juga membantu Anda mengurangi gangguan visual karena banyaknya kode JavaScript yang tampil dalam layar. Karena pengujiannya dilakukan secara linear, CodeceptJS dapat menangani semua kode dengan otomatis.

 

Kemampuan menjalankan tes

Setelah Anda memasang CodeceptJS, Anda perlu memulai alat untuk pengujian, seperti WebDriveIO, Protractor, Puppeteer, atau Nightmare, dan menentukan URL dasar untuk semua tes.

 

Mode interaktif

Dalam mode ini, Anda dapat bekerja dengan browser secara bersamaan dan mengontrolnya dengan perintah sederhana. Ketik click dan pilih beberapa elemen untuk melihat kesesuaian elemen tersebut. Jika tidak sesuai, Anda dapat mencobanya lagi dengan pelacak berbeda.

 

Tes berbasis skenario

Tes dengan CodeceptJS dirancang untuk ditulis sebagai skenario dari pengguna yang berinteraksi dengan sistem. Saat tes dieksekusi dengan perintah ‘codecept run – steps’, Anda akan melihat output dan kegagalan secara satu per satu.

Secara umum, CodeceptJS cukup mudah untuk digunakan. CodeceptJS juga dapat digunakan untuk menjalankan tes untuk perangkat mobile dengan Appium serta menjalankan tes dengan paralel. Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda tertarik mencobanya?

 

Sumber:
hackernoon.com

Tags

Share

Artikel Terkait

H1_iOS_Developer.jpg

Expert's Corner

iOS Developer: Latar Pendidikan, Tugas, Skill-set, dan Proyeksi Karier 2022

Algonz D.B. Raharja

18 May 2022
5 min read
H1_Nodejs.jpg

Technology

Node.js Adalah: Cara Kerja, Frameworks dan Tools Beserta Kelebihannya

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read
H1_Data_Engineer.jpg

Expert's Corner

4 Cara Memulai Karier Data Engineer Beserta Proyeksi Kariernya di Tahun 2022

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

Maria Tri Handayani

07 April 2022
6 min read
02

Jadwal FYP TikTok 2022: Pelajari dan Terapkan Tren Terbaru Agar Kontenmu Ramai!

Nurina Ulfah

04 April 2022
5 min read
03

5 Cara Cek Nomor Smartfren Sendiri dengan Cepat dan Mudah 2022

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read
04

Tips Menyampaikan Kata-Kata Perpisahan Kerja yang Berkesan

Maria Tri Handayani

07 April 2022
5 min read
05

12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Tsalis Annisa

07 April 2022
5 min read