Published on

Careers

4 Contoh tes Pauli dan panduan menguasainya

Nelson Simbolon

4_Contoh_tes_Pauli_dan_panduan_menguasainya.jpg

Apakah kamu pernah mendengar apa itu tes Pauli? Tes Pauli atau tes koran merupakan bagian dari psikotes. Pada saat mengerjakan tes Pauli, kamu akan diberikan selembar kertas berukuran besar yang berisi dari kelompok angka-angka yang tersusun secara horizontal dan berbentuk jalur-jalur.

Tes Pauli merupakan salah satu bentuk dari battery test, yaitu tes yang membutuhkan waktu dan memakan energi. Hal ini karena tiap peserta harus mengerjakan soal tes secara cepat dan tepat dengan waktu yang ditentukan. 

Baca juga: Kenali 7 jenis psikotes kerja yang sering ditemui dalam rekrutmen

Tes ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti rekrutmen kerja, tes masuk kuliah, dan lainnya. Tes Pauli ini digunakan untuk mengukur aspek kepribadian yang berkaitan dengan daya ingat dan kelelahan distraksi.

Tes Pauli sebagai bagian dari psikotes kerja

Tes Pauli sebagai bagian dari psikotes kerja
Tes Pauli banyak digunakan dalam seleksi penerimaan kerja oleh perusahaan. - Pexels

Psikotes dengan menggunakan tes Pauli banyak digunakan dalam proses rekrutmen pekerjaan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui hasil kerja seseorang dilihat dari faktor ketekunan, daya tahan, ketelitian, dan kecepatan. 

Tes ini digunakan untuk memproyeksikan kinerja para kandidat. Secara teori, bila skor yang didapat tinggi maka dapat diprediksi bahwa kinerja kandidat tersebut dinilai tepat dan memenuhi standar. Walaupun tes Pauli terkesan kuno tapi masih relevan untuk proses rekrutmen karena bersifat objektif.

Kandidat tidak ada kesempatan untuk memanipulasi hasil tes. Hasil perhitungan nilai dari tes ini dapat merefleksikan kecerdasan dari peserta. Jika nilai yang didapat tinggi, umumnya kandidat tersebut dapat melakukan problem solving dengan baik.

Kamu harus mempersiapkan diri apabila akan mengikuti tes ini, karena membutuhkan energi yang besar dan konsentrasi penuh agar bisa menghitung dengan tepat dan cepat. Tes Pauli ini juga dapat menilai motivasi dalam bekerja, ketahanan stres, pencapaian atau orientasi terhadap tujuan, dan kemampuan bekerja dibawah tekanan.

Baca juga: Ini 3 alasan kenapa psikotes kerja masih dibutuhkan

4 Contoh tes Pauli dan cara mengerjakannya

4 Contoh tes Pauli dan cara mengerjakannya
Mengerjakan tes Pauli diperlukan ketelitian dan kecepatan dengan konsentrasi tinggi. - Pexels

Pengerjaan tes Pauli dapat dibilang cukup sederhana, hanya dengan menjumlahkan deretan angka. Akan tetapi jumlah deretan angka tersebut sangat banyak, sehingga dibutuhkan konsentrasi tinggi dalam mengerjakannya. Berikut ini cara pengerjaan tes Pauli:

  • Jumlahkan dua angka yang berdekatan, letakkan hasilnya pada sisi sebelah kanan antara kedua angka.
  • Jika hasil berjumlah 2 digit, tuliskan angka terakhirnya saja. Misalnya, 7+5=12 maka yang ditulis hanya angka 2.
  • Jika salah menjumlahkan, cukup coret dan tulis hasilnya yang benar di sebelahnya.
  • Jika ada jalur angka yang terlewat, cukup lanjutkan pada jalur berikutnya.
  • Penguji akan memberikan aba-aba pada saat tes berlangsung. Garis bawahi angka yang terakhir dijumlahkan , kemudian lakukan perhitungan selanjutnya. 

Penguji akan memberikan aba-aba lebih dari sekali, kamu harus tetap konsentrasi dan teliti dalam mengerjakannya. Dibawah ini merupakan beberapa contoh tes pauli yang bisa kamu pelajar)

Contoh tes Pauli #1

Contoh tes Pauli

Contoh tes Pauli #2

Contoh tes Pauli

Contoh tes Pauli #3

Contoh tes Pauli

Contoh tes Pauli #4

Contoh tes Pauli

Bagaimana penilaian tes Pauli?

Bagaimana penilaian tes Pauli?
Penilaian tes Pauli cukup rumit dan dibagi dengan 6 kategori perhitungan. - Pexels

Penilaian dari tes Pauli cukup rumit. Pihak penilai perlu menghitung dari 6 kategori untuk menilai tes Pauli berikut ini:

  1. Jawaban benar
  2. Jawaban salah
  3. Total perhitungan yang dilakukan
  4. Kolom yang terlewat
  5. Jawaban yang diubah
  6. Grafik

Dari hasil penilaian tersebut akan menghasilkan beberapa interpretasi secara umum, sebagai berikut:

  • Jika hasil yang didapatkan sangat rendah, maka terindikasi gejala gangguan mental.
  • Jika banyak salah perhitungan, maka terindikasi adanya distraksi mental.
  • Adanya penurunan grafik secara tajam, bisa terindikasi hilangnya ingatan saat tes berlangsung
  • Jika terdapat grafik diantara puncak tertinggi dan terendah, maka terindikasi gangguan emosional.

Baca juga: 7 Tips tes psikologi kerja ini bantu kamu lolos seleksi

Jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan yang menggunakan tes Pauli sebagai salah satu syarat seleksi, maka kamu harus mempersiapkan diri. Tes Pauli yang menuntut konsentrasi tinggi, ketelitian, dan kecepatan, sehingga akan membutuhkan energi yang besar. Selain itu, kamu juga bisa melakukan latihan soal dari tes tersebut sebelumnya. Semoga berhasil, ya!

sign up EKRUT

Sumber: 

  • ipsychology
  • jadikaryawan.com
  • pelajaran.co.id

Tags

Share