Media

10 tips desain UI/UX yang ‘menjual’
By Maria Yuniar - 8 June 2018
414 Views

Desain antarmuka pengguna atau user interface (UI) berperan penting dalam keberhasilan sebuah situs atau aplikasi. Begitu pula dengan desain user experience (UX). Jika pengguna tidak dapat menemukan apa yang mereka cari atau mengakses sesuatu dengan mudah, mereka cenderung meninggalkan layanan tersebut.

Dalam artikel ini, dilansir dari upwork.com, desainer kenamaan, Satbir Singh, memberi Anda sepuluh tips untuk merancang produk atau fitur, agar ‘menjual’ di mata pengguna.

 

Berpikir sebagai pengguna

Untuk mendesain UI maupun UX yang baik, Anda harus berpikir seperti bagaimana pengguna berpikir. Dengan memiliki sudut pandang ini, Anda mampu mempertimbangkan setiap preferensi pengguna saat mengakses aplikasi tertentu.

 

Kenali audiens

Anda harus mengetahui audiens Anda ketika ingin membuat UI atau UX. Hal ini dapat Anda cari dengan meriset UI/UX kompetitor perusahaan dan konsumen mereka.

 

Buat konten dan fitur mudah diakses

Ketika pengguna berada dalam situs atau aplikasi yang Anda desain, mereka pasti memiliki tujuan untuk mengakses sesuatu atau mempelajari fitur dan produk yang ada. Kuncinya, jangan buat mereka kesulitan untuk mengakses hal-hal tersebut.

 

Hindari scrolling berlebihan

Jangan biarkan pengguna melakukan scrolling terlalu banyak. Coba tambahkan tombol yang menarik bagi pengguna untuk mengakses fitur lain dengan konten yang panjang.

 

Kuasai tipografi

Ilmu tipografi akan membantu pengguna untuk menelusuri situs atau aplikasi Anda. Buat tulisan-tulisan dalam desain Anda tetap simpel, ringkas, dan menarik untuk dibaca.

 

Tetap simpel

Desainer di balik logo FedEx, Lindon Leader mengatakan,  kunci dari desain yang baik adalah kesederhanaan dan serba jelas. Pengguna menyukai tata letak yang simpel, namun memiliki warna, ikon, dan gambar yang menarik.


Permudah pengguna

Dalam mendesain situs atau aplikasi, tujuan utama Anda adalah memastikan pengguna tak butuh mengklik tombol bantuan di layar. Aturlah konten dengan sedemikian rupa, sehingga pengguna tak perlu berlama-lama mencari tombol untuk sekadar memasukkan barang ke keranjang atau memilih metode pembayaran.

 

Tambahkan opsi dan shortcut

Berikan opsi “Lanjut” atau “Sembunyikan” untuk konten yang panjang. Tujuannya, agar pengguna bisa melewati konten yang tidak mereka inginkan. Dengan cara ini, Anda telah membantu pengguna menggunakan layanan yang dikembangkan.

 

Uji dan kembangkan lagi

Lakukan pengujian lagi dan lagi agar desain yang Anda kembangkan menjadi lebih baik.

 

Meminta saran

Jangan malu untuk meminta saran dari orang lain. Sebab, saran tersebut akan membuat Anda semakin berkembang dalam membuat desain UI atau UX.

Tips di atas sangat praktis, bukan? Selamat mencoba!

 

Rekomendasi bacaan:
Begini kebiasaan netizen Indonesia nonton YouTube selama puasa
Mau pindah kerja habis Lebaran?
Asah kemampuan IT Anda agar dilirik perusahaan

 

Sumber:
upwork.com
 

Tags:

  • UI/UX
  • UX
  • user experience
  • UI
  • user interface
  • desainer
  • desain
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang