Published on

startup

5 hal yang harus Anda hindari saat mendirikan startup

Widyanto Gunadi

dirikan_startup.jpg
Dalam membangun sebuah bisnis, tentunya tidak ada seorang pun yang mengharapkan kegagalan. Membangun perusahaan rintisan atau startup memang bukan perkara mudah. Pasti ada saja persoalan yang Anda hadapi. Mulai dari membayar biaya operasional, mencari dan mendapatkan investor, hingga membayar utang. Untuk meminimalisir risiko kegagalan, simak tips berikut ini. 
 
Pengumpulan dana
 
Kesalahan yang harus dihindari dalam memulai sebuah startup adalah mengumpulkan dana. Sebab, para angel investor enggan mengucurkan dana untuk sebuah ide bisnis, sebaik apa pun gagasan tersebut. Para investor biasanya ingin mempertimbangkan sekitar 40 hingga 400 peluang yang ada. Mereka lebih memilih berinvestasi pada bisnis yang sudah kelihatan wujudnya. Oleh sebab itu, janganlah mencoba untuk mengumpulkan dana di tahapawal. Bangunlah produk yang menjanjikan dan bisa terlihat hasilnya pada masa awal Anda merintis bisnis.
 
Rencana bisnis
 
Bisnis harus dibuat dengan suatu perencanaan yang matang. Tanpa rencana bisnis, Anda akan kehilangan arah. Rencana bisnis berguna untuk mengatur pandanaan pada tahap awal. Selain itu, Anda akan terbantu dalam mengelola bisnis dengan efektif. Yang harus Anda ingat, mendirikan bisnis secara terencana meski memakan waktu lama akan selalu lebih baik daripada melakukannya terburu-buru. 
 
Masukan dari pelanggan
 
Pelanggan bisnis Anda terkadang malah dapat memberikan masukan yang positif untuk membuat bisnis lebih baik. Namun, jangan mudah menjadikan setiap perkataan pelanggan sebagai pedoman. Kumpulkanlah data dan pastikan tingkat akurasinya. 
 
Sikap single fighter
 
Satu lagi kesalahan fatal yang semua perintis bisnis sebenarnya bisa hindari adalah memulai segala sesuatu dan mengerjakannya sendirian. Ingatlah, kerjasama tim tentu akan meringankan beban Anda. Selain itu, pastinya juga lebih banyak tenaga dan ide yang diperoleh. Namun, jangan lupa menyeleksi orang-orang yang ingin Anda ajak bergabung ke dalam tim. 
 
Bisnis vs keluargaan
 
Jangan coba-coba membatasi potensi anggota tim untuk berkembang dalam startup, semata-mata karena Anda ingin menghadirkan rasa kekeluargaan. Hindari merekrut semua kerabat dekat Anda. Mereka belum tentu bisa diandalkan. Lakukan seleksi kandidat berdasarkan kemampuan dan kepribadian mereka. 
 
Rekomendasi bacaan:
Sumber:
smh.com.au
startupgrind.com
inc.com
entrepreneur.com
fast.ai
easyserviceinformatique.com
 

Tags

Share

Artikel Terkait

Bisnis_plan_Tujuan_dan_6_panduan_terlengkapnya_untuk_membuat_proposal_bisnis_plan.jpg

startup

Bisnis plan: Tujuan dan 6 Panduan Lengkap Membuat Proposal

Sylvia Rheny

10 January 2022
6 min read
Ekspansi_Pengertian__tujuan__jenis__dan_3_tahapan_untuk_melakukan_ekspansi.jpg

Careers

Ekspansi: Pengertian, tujuan, jenis, dan 3 tahapan untuk melakukan ekspansi

Ningtyas Dewanasari Kinasih

08 November 2021
7 min read
unnamed_(2).png

Careers

8 Contoh monkey business yang merugikan dan perlu dihindari

Algonz D.B. Raharja

26 September 2021
6 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read