Published on

Careers

6 Tips Mengatasi “Art Block” Agar Proses Kreatifmu Kembali Lancar

Anissa Trisdianty

H1.jpg

Pernah tiba-tiba kehilangan ide dan inspirasi di tengah deadline yang genting? Pikiran seperti blank dan mandek tidak bekerja. Kondisi seperti ini pada penulis disebut writer’s block sedangkan pada pekerja kreatif biasa disebut art block.

Baca juga: Burnout adalah: Gejala dan 8 cara mengatasinya di dunia kerja

Apa itu art block?


Art Block bisa berujung pada terhentinya produksi karya sementara (sumber: pexels)

Art block menggambarkan kondisi dimana seorang pekerja seni tidak memiliki ide untuk karya baru. Kondisi ini membuat seorang pekerja seni kehilangan kemampuannya untuk menghasilkan karya orisinal, yang berujung pada terhentinya karya. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan kecemasan dan kurangnya motivasi.

Art block menjadi penghalang mental serius yang dapat menghancurkan bisnis atau pekerjaan seorang pekerja seni. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun, baik kamu yang pekerja seni digital maupun manual. Jika kamu sedang mengalami gejala mentok ide, pikiran menjadi kosong, murung, dan merasa hilang kepercayaan diri, bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi art block ini.

Baca juga: Manfaat “me time” bagi kesehatan mental dan 7 kegiatan yang bisa untuk dilakukan

Kenapa art block bisa muncul?


Banyak penyebab munculnya artblock terutama faktor dalam diri (sumber: pexels)

Ketika ide tiba-tiba mandek, biasanya kita cenderung mencari pengalihan seperti olahraga kecil atau sekadar menyeduh kopi kesukaan. Tapi sayangnya, ketika kamu kembali ke meja kerja, ide tersebut tidak kunjung datang. Jika ini terjadi, kamu positif terserang art block. Jangan acuhkan kondisi ini karena efeknya akan merambat pada banyak hal. Kenali alasan pemicu art block ini agar kamu bisa mengatasinya jika terjadi, atau bahkan menghindarinya.

1. Burn out dengan tugas dan deadline

Kelelahan tidak hanya melulu soal fisik, kelelahan psikis juga sangat mengganggu. Bahkan penyakit fisik seringkali berawal dari kondisi psikologis yang terganggu. Menghadapi tugas yang sama setiap hari, desain, layout, workload yang padat setiap harinya, dari satu deadline ke deadline lainnya, bisa menjadi pemicu art block.

2. Sering membandingkan diri dengan orang lain

Ada sisi positif dan negatif untuk kondisi ini. Positifnya, kamu jadi akan termotivasi untuk terus berkembang. Sedangkan negatifnya, kamu jadi sering mengkritik diri sendiri. Coba untuk posisikan diri pada zona netral, jadikan orang lain sumber inspirasi, masalah eksekusi karya itu pribadi, kamu tidak bisa menyamakan capaian orang lain dengan apa yang sudah kamu bangun.

3. Disorganisasi

Meskipun sebagian orang senang dengan tampilan meja apa adanya, dengan serakan kertas dimana-mana, namun bagi sebagian lainnya “disorganisasi” bisa memicu kondisi tidak nyaman yang bisa membuat otak berhenti memproduksi ide kreatif. Termasuk juga schedule yang tidak tersusun dengan baik akan memicu kebekuan ini.

4. Kebosanan

Jika kamu pernah terlibat dalam suatu project yang memakan waktu lama dan tidak tahu kapan berhentinya, sudah pasti kebosanan datang. Hal ini juga yang memicu art block muncul.

5. Kondisi lingkungan yang tidak nyaman

Selain faktor dalam diri, art block juga bisa disebabkan oleh kondisi di luar diri kamu. Bisa jadi lingkungan tempat kerjamu tidak nyaman sehingga menyumbangkan alasan ketidaknyamanan. Tetangga yang berisik, orang lalu lalang ataupun bunyi pesan grup yang tidak berhenti.

Baca juga: Yuk, terapkan 6 tips meningkatkan produktivitas kerja berikut!

6 Tips mengatasi art block


Tidak bisa dibiarkan, artblock membutuhkan strategi untuk mengatasinya (sumber: pexels)

Jika kamu sudah terlanjur terserang art block, apa yang akan kamu lakukan? Apakah scrolling media sosial sambil minum secangkir kopi berharap dapat inspirasi ilahi seperti Michelangelo? Setelah bernafas sejenak, kamu butuh strategi untuk keluar dari kondisi ini. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk terlepas dari art block.

1. Kunjungi tempat yang menenangkan

Alam terbuka, udara yang segar dan suasana tenang terbukti membantu untuk membebaskan pikiran kreatif kamu. Namun sayangnya, bagi kita yang tinggal di kota, mungkin agak sulit untuk mengunjungi alam terbuka secara teratur. Coba untuk mengunjungi taman kota, duduk-duduk sejenak di pagi hari lepas jogging atau sekadar jalan pagi bisa membantu tubuh untuk segar kembali dan ide-ide kreatif akan segera bermunculan.

2. Tinggalkan dunia maya sebentar saja

Meskipun memudahkan, smartphone juga menghasilkan banyak disruptive pada kehidupan saat ini. Meninggalkan dunia maya barang sejenak tentu tidak ada salahnya. Matikan dulu internet selama tiga sampai empat jam, hirup udara segar, gerakkan tubuh, dan baca buku yang menginspirasi bisa mengaktifkan kembali sel-sel kreatif dalam diri.

3. Rebahan, tapi usahakan tidak tidur

Tenaga kerja kreatif melakukan banyak pekerjaan mereka sambil duduk. Ada fakta menarik hasil penelitian seorang dokter mengatakan bahwa banyak dari ide-ide kreatif kita benar-benar datang ketika sedang berbaring. Jadi, cobalah berbaring untuk merubah perspektif ketika art block menyerang.

Jika rebahan di kantor dirasa ekstrem, lakukanlah ketika sampai di rumah. Letakkan jurnal, buku sketsa, tablet, atau alat apapun yang biasa kamu gunakan untuk mencoret-coret atau menggambar, lalu mulailah sesuatu yang santai dan ringan.

4. Jadi anak kecil lagi

Memang, ketika deadline sudah menghantui, mana mungkin ada waktu untuk sekedar bermain-main, kan? Namun, bermain membantu membebaskan pikiran kreatif kamu dari nalar dan kerasnya pemikiran otak kanan. Saat kamu bermain, kamu akan menunda penilaian kritis, sehingga kamu bisa mendekati ide dari perspektif yang baru. Faktanya, perusahaan seperti Google juga telah mengadopsi ide imajinasi di tempat kerja dengan menciptakan kantor yang menyerupai ruang kelas dan ruang permainan.

5. Bebaskan pikiranmu sejenak

Salah satu cara melepaskan pikiran dari kurungan adalah bermeditasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi membantu membongkar "kekakuan kognitif" atau ketidakmampuan untuk melihat ide dari perspektif yang berbeda. Perhatian yang diperlukan untuk meditasi membantu menumbuhkan pikiran yang lebih fleksibel. Efek meditasi 10 menit bisa berlangsung berjam-jam. Selain itu, meditasi dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.

6. Lakukan coret-coret bebas

Ambil kertas, lakukan kegiatan corat-coret bebas. Biasanya sebagian orang membuat doodle art. Sifatnya sendiri sebenarnya bebas dan abstrak, sehingga tidak masalah kalau seandainya dibuat tanpa konsep. Biarkan semuanya mengalir. Mana tahu lama-lama ide dan inspirasi muncul dengan sendirinya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Self Healing Serta Bedanya dengan Self Love, Self Care, dan Self Reward

Nah, itu dia penjelasan seputar art block dan tips bagaimana mengatasinya. Jangan khawatir, kebuntuan pasti akan selalu datang, yang tidak boleh hilang adalah semangat kamu untuk keluar dari kondisi art block ini. Tetap semangat!

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Jika kamu ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, yuk, sign up di EKRUT sekarang juga karena banyak peluang kerja dari perusahaan dan startup ternama menantimu!

Sumber:

  • 99design
  • design tutsplus
  • elitedaily

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_mrp_adalah.jpg

    Careers

    Mengenal MRP (Material Requirements Planning), dari Definisi hingga Tahapannya

    Alvina Vivian

    15 August 2022
    6 min read
    h1_system.jpg

    Careers

    System Administrator: Pengertian, Tanggung Jawab, dan Skill yang Harus Dimilikinya

    Tio Derma

    15 August 2022
    7 min read
    H1-30_Contoh_Kalimat_Aktif_dan_Pasif_beserta_Jenis_dan_Ciri-cirinya.jpg

    Careers

    30 Contoh Kalimat Aktif dan Pasif beserta Jenis dan Ciri-cirinya

    Lita Lia

    15 August 2022
    8 min read

    Video