Media

Bagaimana mengatasi Python yang lambat?
By Maria Yuniar - 24 July 2018
3 min read 129 Views

Bagi kalangan programmer, Python mungkin sudah tidak asing di telinga. Python tahun lalu menempati urutan ke-5 daftar bahasa pemrograman populer dunia. Diciptakan oleh Guido van Rossem pada 1991, Python menekankan produktivitas dan pembacaan kode. Para programmer yang mengerjakan pekerjaan data scientist dalam bidang statistik biasanya menggunakan Python.

Tak seperti bahasa pemrograman lain seperti C, C++ dan Java, Bahasa pemrograman Python dianggap sangat mudah dipelajari khususnya bagi pemula. Sintaksnya sederhana, mudah dibaca dan diingat karena filosofi Python sendiri menekankan pada aspek kemudahan dibaca (readibility). Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh data scientist jika hendak menggunakan bahasa pemrograman Python. Termasuk lambatnya bahasa pemrograman ini. Kok Python lambat ya? Bagaimana mengatasinya?

 

Pengaruh compiler

Berbeda dari C dan C++, Python menggunakan compiler. Akibatnya, kinerjanya sebagai bahasa pemrograman menjadi lambat. Namun ternyata, hal ini pun sifatnya relatif, tergantung dari ukuran program atau data yang dibuat maupun dibaca.

 

Bahasa terjemahan

Selain itu, Python juga merupakan bahasa pemrograman yang diterjemahkan. Untuk membuat instruksi tertentu. Jadi, Python masih harus menggunakan beberapa instruksi. Sehingga, dibutuhkan waktu untuk menginterpretasikan kode-kode itu terlebih dahulu. Sementara itu, bahasa pemrograman lainnya langsung diolah oleh CPU.

 

Just in Time (JIT)

Bahasa pemrograman Java memiliki teknologi yang disebut JIT (Just In Time). Teknologi ini memungkinkan bahasa pemrograman Java diubah ke dalam bahasa pemrograman yang digunakan oleh platform yang sedang berjalan.

Rupanya, teknologi serupa juga tersedia untuk Python. Kamu bisa menggunakan Numba, PyPy, atau Pyjion milik Microsoft. Dengan Numba, kamu bisa mendapatkan kecepatan hampir sama dengan C.

Python tentunya bukanlah bahasa yang sempurna. Sebab, tidak ada bahasa yang 'satu ukuran cocok semua'. Bahasa yang cocok untuk sebuah proyek bergantung kepada kebutuhan dan juga sumber daya yang ada. Akan tetapi, jika kamu memiliki proyek baru untuk hobi maupun profesional, maka Python tetap layak dipertimbangkan.

 

Rekomendasi bacaan:
6 game developer papan atas dunia, siapa favoritmu?
Bagaimana sih cara kerja blockchain?
6 kesalahan umum developer

 

Sumber:
huffingtonpost.com
codesaya.com
iykra.com

Tags:

  • programming language
  • bahasa pemrograman
  • C++
  • C
  • Python
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang