Published on

Technology

CAPTCHA Adalah: Pengertian, 6 Fungsi, Jenis, dan Fungsinya pada Website

Sartika Nuralifah

H1_CAPTCHA_Pengertian__Jenis-jenis__dan_Fungsinya_Pada_Website.jpg

Saat mengunjungi suatu website, pernahkah kamu diminta untuk mengisi serangkaian huruf, angka, atau gambar terlebih dahulu? Ya, itu disebut dengan CAPTCHA . Kamu mungkin terganggu dengan hal tersebut. Tapi, jangan salah. Ternyata dengan mengisi huruf, angka, dan gambar tersebut, bisa sangat berguna bagi kebaikan semua pihak. Tanpa hal tersebut, website yang kamu kunjungi mungkin akan mengalami gangguan. Mengapa demikian? Yuk, temukan jawabannya di artikel ini.

Baca juga: 7 Rekomendasi aplikasi mockup website untuk kamu coba

Apa itu CAPTCHA?


CAPTCHA adalah salah satu fitur keamanan untuk website. Sumber: EKRUT

CAPTCHA adalah singkatan dari Completely Automated Public Turing Test to Tell Computers and Humans Apart. CAPTCHA adalah suatu fitur yang memberikan lapisan keamanan pada website untuk memastikan bahwa website tersebut diakses oleh manusia bukan robot. Fitur ini merupakan suatu proses otomatis yang dilakukan untuk memastikan pengunjung website.

Biasanya bentuk CAPTCHA adalah huruf, angka, atau gambar. Dengan menggunakan CAPTCHA , suatu website dapat terhindar dari spam, karena robot pengirim spam tidak dapat membaca susunan huruf, angka, atau gambar CAPTCHA. Sehingga, ketika robot spam gagal membaca CAPTCHA maka robot spam tidak dapat mengakses halaman website.

Beberapa contoh CAPTCHA yang biasa ditemui pada website yang kita kunjungi adalah kita diharuskan mengklik bagian “Saya Bukan Robot” atau kita diminta memasukan rangkaian angka atau huruf terlebih dahulu.

Baca juga: Apa itu Deep Web? Inilah 5 cara masuk dan bermain di dalamnya

6 Fungsi CAPTCHA pada website


Fungsi CAPTCHA adalah untuk mengamankan transaksi online pada website. Sumber: Pexels

Berikut ini adalah fungsi CAPTCHA pada website.

1. Mencegah komentar spam di website

Pertama, fungsi CAPTCHA adalah untuk mencegah komentar spam yang masuk di website. Bagi kamu yang memiliki website atau blog pasti sudah sering menemui komentar spam berupa promosi produk atau hal-hal yang tidak berkaitan dengan topik artikel.

Komentar spam seperti ini akan mengganggu reputasi dari website yang kamu miliki. Komentar-komentar spam ini dikirimkan untuk menaikkan rating website secara tiba-tiba. Namun, algoritma Google menganggap bahwa komentar spam adalah suatu masalah yang menyebabkan website dihapus dari hasil pencarian Google.

2. Mencegah pendaftaran akun palsu

Kedua, fungsi CAPTCHA adalah untuk mencegah pendaftaran akun palsu di website. Dengan adanya CAPTCHA, maka website dapat terlindungi dari serangan akun palsu yang hendak mendaftar di website kita.

Akun palsu memiliki pengaruh terhadap database yang akan berdampak pada efektivitas email kita. Ketika kita mengirim email marketing terhadap akun palsu, email kita tidak akan masuk ke inbox. Jika jumlah email marketing yang tidak masuk makin banyak, maka penyedia email seperti Gmail atau Yahoo akan menilai reputasi alamat email kita buruk. Sehingga, mereka akan mengarahkan email marketing kita ke folder spam para penerima.

Selain itu, akun palsu juga berbahaya karena dapat mencuri data penting yang ada di website kita, contohnya seperti data pribadi kita di website.

3. Mengamankan transaksi online di website

Ketiga, fungsi CAPTCHA adalah mengamankan transaksi online yang dilakukan di website. Jika kamu mengelola sebuah website toko online, CAPTCHA berfungsi untuk memastikan bahwa order produk di website toko online benar dilakukan oleh manusia sungguhan bukan oleh robot.

Karena, jika sampai terjadi pembelian palsu akibatnya akan cukup fatal. Produk di etalase website toko online kita tampak terjual padahal pembelinya bukan pihak sungguhan. Dengan begitu, maka customer experience di toko online kita menjadi kurang baik bahkan dapat mempengaruhi penjualan.

Baca juga: 15 Website portofolio online terlengkap dan profesional

4. Mencegah dictionary attack pada website

Keempat, fungsi CAPTCHA adalah mencegah dictionary attack pada website. Dilansir dari Wikipedia, dictionary attack merupakan suatu serangan untuk membobol sistem keamanan dengan cara memecahkan kode pada mekanisme cipher atau autentikasi menggunakan kata atau frasa yang terdapat pada dictionary sebanyak ribuan bahkan hingga jutaan kali percobaan.

Dengan menggunakan CAPTCHA, kita dapat mencegah serangan-serangan seperti ini. Penggunaan CAPTCHA dapat melindungi website secara lebih lanjut, sehingga lebih aman dan dapat terhindar dari pencurian yang berasal dari penyalahgunaan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

5. Melindungi alamat email dari scraper

Kelima, fungsi CAPTCHA adalah melindungi alamat email dari scraper. Scraper adalah sebuah bot yang dapat memotong alamat email seseorang dari sebuah situs web, lalu mengambil alih aksesnya. Dengan menggunakan CAPTCHA, maka alamat-alamat email kita akan disembunyikan dan dilindungi dari para scraper. Hal tersebut dilakukan agar para spammer tidak dapat menyebarkan spam dan mencari alamat email kita.

6. Mencegah search engine bot

Keenam, fungsi CAPTCHA adalah melindungi sebuah halaman website dari search engine bot yang terkadang bisa tiba-tiba muncul untuk membaca sebuah halaman website. Dengan menggunakan CAPTCHA, kita dapat menjamin keamanan halaman website dari search engine bot.

Baca juga: 15 Pertanyaan interview kerja Web Developer beserta jawabannya

Jenis-jenis CAPTCHA


CAPTCHA memiliki banyak jenis yang digunakan untuk melindungi website. Sumber: Pexels

Berikut adalah jenis-jenis CAPTCHA yang biasanya digunakan untuk meningkatkan keamanan website.

1. Text CAPTCHA


Text CAPTCHA adalah jenis captcha dengan memasukan huruf, angka, dan simbol. Sumber: EKRUT

Text CAPTCHA adalah salah satu jenis captcha yang umum untuk digunakan di berbagai website. Jenis CAPTCHA teks ini merupakan yang pertama digunakan untuk mendeteksi antara manusia sungguhan atau robot. CAPTCHA teks terdiri dari susunan kombinasi angka, huruf, atau simbol. Pengunjung website akan diminta mengisi kode dari karakter-karakter tersebut yang urutannya ditampilkan secara acak.

2. Picture recognition CAPTCHA


Picture recognition CAPTCHA adalah captcha yang mendeteksi dengan menggunakan gambar. Sumber: EKRUT

Picture recognition CAPTCHA adalah CAPTCHA yang menggunakan gambar untuk proses autentikasinya. CAPTCHA jenis gambar ini adalah versi pengembangan dari CAPTCHA jenis teks, dan memang ditujukan untuk menggantikan CAPTCHA teks. Dengan CAPTCHA ini, pengunjung website harus memilih bagian gambar atau foto yang sudah ditentukan, biasanya dengan instruksi mengklik foto yang sesuai.

3. Math CAPTCHA


Math CAPTCHA adalah jenis captcha yang mengharuskan mu mengisi CAPTCHA dengan hasil berhitung. Sumber: EKRUT

Math CAPTCHA adalah jenis CAPTCHA yang mengharuskan pengunjung website untuk menyelesaikan soal matematika sederhana seperti berhitung. CAPTCHA tersebut biasanya tersebut berisi penjumlahan atau pengurangan dua angka. Kita tinggal memasukkan hasil perhitungan kita dan kita dapat lanjut submit atau login ke sebuah website.

4. ReCAPTCHA Google


Tampilan reCAPTCHA Google. Sumber: EKRUT

ReCAPTCHA Google adalah jenis CAPTCHA yang sulit untuk ditembus oleh robot, namun sangat mudah digunakan oleh manusia. Sebab, reCAPTCHA Google memiliki dataset dan dokumentasi yang terbagi menjadi dua, yaitu Google reCAPTCHA v2, yaitu CAPTCHA yang menampilkan checkbox I’m not a robot” pada sebuah website. Serta, Google reCAPTCHA v3 yang menyediakan verifikasi keamanan secara otomatis.

Baca juga: 8 Skills ini perlu dimiliki oleh seorang Frontend Developer

5. 3D CAPTCHA


3D CAPTCHA adalah salah satu jenis CAPTCHA yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Sumber: EKRUT

3D CAPTCHA adalah CAPTCHA yang berbasis teks atau angka dengan konsep tiga dimensi. Tingkat kesulitan CAPTCHA ini lebih tinggi dibandingkan yang lain, sehingga sulit untuk ditembus oleh bot spam. Bagi pengguna website CAPTCHA ini juga terbilang rumit, namun tidak perlu khawatir karena kita dapat melakukan reload untuk meminta CAPTCHA yang lebih mudah.

6. Audio CAPTCHA


Audio CAPTCHA adalah jenis captcha yang menggunakan suara untuk autentikasi. Sumber: EKRUT

Audio CAPTCHA adalah CAPTCHA yang digunakan sebagai alternatif pengunjung website yang memiliki gangguan penglihatan atau penyandang tuna netra. Sesuai dengan namanya, audio CAPTCHA merupakan jenis CAPTCHA yang menggunakan suara untuk mendikte kode yang perlu ditulis untuk autentikasi.

7. jQuery slider CAPTCHA


Salah satu contoh dari jenis jQuery Slider CAPTCHA. Sumber: EKRUT

jQuery Slider CAPTCHA adalah jenis captcha dengan metode autentikasi yang berbentuk slider, pengunjung website diharuskan menggeser sebuah elemen di layar dengan menggunakan mouse untuk menyelesaikannya. Biasanya, kita hanya perlu untuk menggeser sebuah kotak dari kiri ke kanan untuk melakukan verifikasi keamanan.

Demikianlah penjelasan seputar CAPTCHA beserta fungsi dan jenisnya. Ternyata CAPTCHA memiliki fungsi yang sangat penting untuk keamanan website kita. Selain di EKRUT Media, kamu bisa mendapatkan informasi serta tips menarik dari EKRUT di YouTube EKRUT Official.

Mulai sekarang, kamu tak perlu bingung untuk melamar pekerjaan, karena semuanya menjadi mudah dengan EKRUT. Yuk, daftarkan diri kamu di EKRUT agar kamu berkesempatan untuk mendapatkan berbagai peluang pekerjaan baru.

Sumber:

  • qwords.co
  • hostinger.co.id
  • niagahoster.co.id

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Bedanya_Port_HTTPS_dengan_HTTP_yang_Perlu_Diketahui.jpg

    Technology

    Bedanya Port HTTPS dengan HTTP yang Perlu Diketahui!

    Anisa Sekarningrum

    04 July 2022
    5 min read
    H1_Gamification.jpg

    Technology

    Gamification: Definisi, Elemen, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan

    Algonz D.B. Raharja

    04 July 2022
    5 min read
    h1.jpg

    Technology

    Cache Adalah: Definisi, Manfaat, Kekurangan, dan Jenisnya

    Tio Derma

    04 July 2022
    6 min read

    Video