Published on

Careers

5 Contoh Struktur Organisasi Perusahaan untuk Semua Bisnis

Nurina Ulfah

H1_contoh_struktur_organisasi.jpg

Dalam membangun sebuah usaha atau bisnis, maka sangat penting untuk memahami struktur organisasi. Dengan memahaminya, kamu dapat menyusun struktur organisasi perusahaan dan tugasnya dengan ideal, jelas, dan sesuai dengan tanggung jawab dari masing-masing bagian. Jadi, kinerja perusahaan pun akan semakin efektif karena masing-masing struktur memiliki tugas yang jelas serta terarah demi mencapai target perusahaan.

Yuk, simak contoh struktur organisasi perusahaan untuk semua bisnis berikut ini.

Baca juga: 7 Jenis struktur organisasi perusahaan yang perlu diketahui

Mengenal struktur organisasi perusahaan


struktur organisasi perusahaan merupakan suatu susunan. (sumber: pexels)

Secara garis besar, struktur organisasi perusahaan merupakan suatu hierarki atau tingkatan yang berisi pembagian tugas dan peran perorangan berdasarkan jabatannya di perusahaan. Umumnya, struktur perusahaan disusun dalam bentuk bagan atau garis hierarki yang berisi deskripsi dari tiap komponen perusahaan.

Dengan dibentuknya struktur organisasi perusahaan, setiap Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup perusahaan memiliki tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Tujuan utamanya adalah agar perusahaan lebih mudah dalam pembagian tanggung jawab kepada setiap individu dalam menjalankan sebuah perusahaan atau bisnis.

Struktur organisasi membantu perusahaan untuk menempatkan individu-individu yang berpotensi dan memiliki kompeten sesuai dengan bidang serta keahliannya. Perusahaan yang sukses umumnya memiliki struktur organisasi yang tertata dan jelas, artinya sesuai dengan fungsinya. Dengan begitu, roda dalam perusahaan berjalan dengan baik dan berpotensi untuk berkembang serta mencapai visi atau tujuan perusahaan.

Baca juga: 5 Fungsi manajemen sebagai dasar membangun perusahaan

Mechanistic vs Organic organizational structures


dikotomi pada struktur organisasi yaitu mekanistik dan organik. (sumber: hubspot)

Ada dikotomi pada struktur organisasi yaitu mekanistik dan organik. Struktur mekanistik mewakili pendekatan tradisional dari atas ke bawah terhadap struktur organisasi, sedangkan struktur organik mewakili pendekatan yang lebih kolaboratif dan fleksibel.

1. Mekanistik

Struktur mekanistik, juga disebut struktur birokrasi, dikenal memiliki rentang kendali yang sempit, serta sentralisasi, spesialisasi, dan formalisasi yang tinggi. Mereka juga cukup kaku dalam hal apa yang dirancang dan diizinkan untuk dilakukan oleh departemen tertentu bagi perusahaan.

Struktur organisasi ini menggunakan standar dan praktik khusus untuk mengatur setiap keputusan yang dibuat perusahaan. Meskipun model ini membuat staf lebih bertanggung jawab atas pekerjaan mereka, namun model ini juga dapat menjadi penghalang kreativitas yang dibutuhkan organisasi untuk mengikuti perubahan pada pasar.

2. Organik

Struktur organik juga dikenal sebagai struktur datar. Dikenal dengan rentang kendali yang luas, desentralisasi, spesialisasi yang rendah, dan departementalisasi yang longgar.

Struktur organisasi ini mengambil sedikit pendekatan ad hoc untuk kebutuhan bisnis. Hal ini terkadang membuat rantai komando, baik panjang atau pendek, sulit untuk diuraikan. Sebagai hasilnya, para pemimpin mungkin memberikan lampu hijau kepada proyek-proyek tertentu lebih cepat, tetapi menyebabkan kebingungan dalam pembagian kerja proyek.

Struktur organik merupakan sebuah struktur yang sangat fleksibel dan mudah untuk beradaptasi. Struktur organik lebih memiliki fleksibilitas yang memungkinkannya untuk berubah dengan cepat sesuai dengan tuntutan.

Berikut ini merupakan tabel perbedaan antara mekanistik dan organik.

Mekanistik Organik
Departementalisasi bersifat kaku Departementalisasi bersifat fleksibel
Rantai komando jelas Informasi yang ada mengalir bebas tanpa komando
Sentralisasi Desentralisasi
Formalisasi tinggi Formalisasi rendah
Tertutup dan terbatas Terbuka dan ekstensif
Tidak ada rasa percaya dan keyakinan Memiliki rasa percaya dan keyakinan

Baca juga: 12 Tips membangun kerja sama tim yang wajib diterapkan

5 Contoh struktur organisasi perusahaan


berikut merupakan contoh struktur organisasi perusahaan. (sumber: pexels)

Setiap perusahaan tentu memiliki struktur organisasi masing-masing. Umumnya, terdapat perbedaan antara contoh struktur organisasi perusahaan kecil dengan struktur organisasi perusahaan besar. Sederhananya, bagan organisasi perusahaan terbagi atas dewan direksi dan dewan komisaris yang memiliki susunan yang berbeda-beda.

Berikut ini adalah 5 jenis struktur organisasi yang harus dipertimbangkan setiap perusahaan.

1. Struktur organisasi garis/lini


struktur organisasi garis atau lini. (sumber: heflo)

Jenis struktur ini menjadi yang paling tua dan sederhana dalam organisasi. Struktur organisasi garis atau struktur organisasi lini adalah bentuk hierarki yang saling terhubung langsung menggunakan garis wewenang atau komando secara vertikal.

Bentuk struktur organisasi ini juga terkenal dengan nama lain, yaitu struktur organisasi militer. Alasannya, karena bentuk struktur organisasi garis lebih cocok untuk cakupan kecil, seperti pada tingkat rukun tetangga hingga desa.

Dari namanya, struktur organisasi garis atau lini melimpahkan wewenang secara langsung dari pemimpin terhadap bawahan. Melalui garis komando, setiap komponen, seperti pimpinan tertinggi hingga posisi paling rendah saling terhubung.

2. Struktur organisasi fungsional


struktur organisasi fungsional. (sumber: heflo)

Struktur organisasi fungsional adalah jenis struktur organisasi yang umum digunakan perusahaan dengan mengelompokkan karyawan berdasarkan keahliannya. Jadi, dalam setiap bagian diisi orang-orang yang memiliki keterampilan serta tugas yang sama. Mereka akan dibagi ke dalam beberapa unit pekerjaan.

Dengan struktur organisasi ini, ditambah strategi bisnis serta penerapan yang tepat, maka dapat membantu menekan anggaran operasional usaha. Jenis struktur organisasi ini juga direkomendasikan bagi perusahaan yang strategi bisnisnya cenderung tetap dan stabil. Sebab di lingkungan tersebut, efektivitas struktur organisasi ini jauh lebih terlihat.

3. Struktur organisasi lini dan staf


struktur organisasi lini dan staf. (sumber: heflo)

Struktur organisasi lini dan staf adalah kombinasi dari struktur organisasi lini dan struktur organisasi fungsional. Pelimpahan wewenang dalam struktur organisasi ini berlangsung secara vertikal dari seorang atasan pimpinan hingga pimpinan di bawahnya.

Untuk membantu kelancaran dalam mengelola struktur organisasi tersebut, seorang pimpinan mendapat bantuan dari para staf di bawahnya. Tugas para staf di sini adalah untuk membantu memberikan pemikiran atau saran, data, informasi, dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan suatu keputusan atau kebijaksanaan.

4. Struktur organisasi proyek


struktur organisasi proyek. (sumber: heflo)

Struktur organisasi proyek adalah sebuah struktur yang berguna untuk membantu proses pencapaian suatu tujuan dalam proyek. Susunan ini bekerja dengan cara mengatur dan mengorganisasi semua sumber daya yang ada, material atau bahan-bahan, tenaga kerja dan peralatan, serta modal.

Selain bertujuan untuk membantu mencapai sebuah tujuan dengan maksimal, struktur organisasi ini juga memiliki kegunaan atau tujuan lainnya. Seperti berguna untuk menyusun mekanisme dalam pengendalian kerja proyek, mengelompokkan penanggung jawab pada setiap kegiatan, menentukan wewenang dan tanggung jawab untuk semua pekerja proyek, dan mengidentifikasi pembagian sebuah kegiatan.

5. Struktur organisasi matriks


struktur organisasi matriks. (sumber: heflo)

Struktur organisasi matriks adalah sebuah struktur organisasi yang merupakan penggabungan antara struktur organisasi fungsional dengan struktur organisasi divisional dengan tujuan untuk saling melengkapi dan menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat pada kedua struktur organisasi tersebut.

Penerapan jenis struktur organisasi ini menyebabkan terjadinya sistem komando dimana seorang karyawan diharuskan memberikan laporan kepada dua orang pimpinan yaitu pimpinan pada unit kerja divisional dan fungsional.

Struktur organisasi matriks sangat cocok diterapkan pada perusahaan berskala besar hingga perusahaan-perusahaan tingkat multinasional, karena kemampuannya mencapai tingkat koordinasi yang sangat diperlukan dalam menjawab tuntutan ganda pada lingkungan perusahaan.

Namun sayangnya, struktur organisasi matriks juga memiliki kelemahan, terkadang karena adanya tuntutan ganda tersebut malah menimbulkan adanya kebingungan.

Baca juga: 9 Cara mengambil keputusan yang tepat agar tidak salah langkah

Itulah contoh struktur organisasi perusahaan untuk semua bisnis. Jika kamu tertarik berkarier sebagai di startup company, EKRUT punya segudang informasi tentang ini, lho! Mulai dari lowongan pekerjaan, diskusi pekerjaan, dan berbagai kebutuhan lainnya terkait dengan pekerjaan.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • hubspot
  • lucidchart
  • heflo
  • tallyfy

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-manajemen-adalah.jpg

    Careers

    Apa Itu Manajemen? Definisi, Fungsi, Unsur, dan Tips Meningkatkan Kualitas Manajemen

    Arin Khurota

    06 July 2022
    6 min read
    H1_konflik_internal_adalah.jpg

    Careers

    Faktor dan 6 Tips untuk Mengatasi Terjadinya Konflik Internal

    Alvina Vivian

    05 July 2022
    5 min read
    pexels-thisisengineering-3862603_(1).jpg

    Careers

    HRBP Adalah: Tugas dan Tanggung Jawab, Bedanya dengan HR Manager, dan Proyeksi Kariernya di Tahun 2022

    Fakhrizal Muttaqien

    05 July 2022
    5 min read

    Video