Careers

Customer Onboarding: Definisi, Manfaat, Matriks Penting, dan Panduan Melakukanya

Published on
Min read
5 min read
time-icon
H1_customer_onboarding_adalah.jpg

Dalam membuat aplikasi, tentu ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, melakukan riset untuk mempertimbangkan user experience atau menentukan customer onboarding yang tepat. Meskipun sering dilewatkan, customer onboarding adalah sebuah hal yang cukup penting untuk diperhitungkan.

Tahukah kamu apa customer onboarding itu? Nah, jika kamu masih asing dengan istilah satu ini, simak artikel berikut hingga selesai. Pada artikel kali ini, kamu akan menemukan informasi seputar pengertian, manfaat, hingga matriks apa saja yang penting diperhatikan dalam customer onboarding.

Apa itu customer onboarding?


Customer onboarding adalah cara efektif mengenalkan produk dan jasa pada pengguna (sumber: pexels)

Customer onboarding adalah strategi dan cara efektif untuk mengenalkan pengguna produk dan jasa yang kamu jual saat pertama kali masuk. Beberapa sumber mengatakan bahwa customer onboarding hanya ditujukan pada pengguna baru atau new user saja. Namun, pendapat lain mengatakan bahwa orientasi pelanggan ini lebih tepat ditujukan pada pengguna yang baru masuk ke dalam website atau aplikasi.

Bisa dikatakan bahwa customer onboarding adalah impresi pertama saat user mengunjungi website, aplikasi atau platform lainnya. Diharapkan, dari awal seorang pengguna masuk, mereka sudah mengenal apa isi dan produk yang ditawarkan perusahaan pada platform tersebut. Sayangnya, tidak sedikit perusahaan yang melewatkan hal ini. Sehingga, pesan pemasaran yang utama, yaitu mengenalkan bisnis, tidak sampai pada pengunjung platform.

Baca juga: Customer Acquisition: Tujuan dan 4 Cara Efektif Menaikannya

Manfaat adanya customer onboarding


Customer onboarding memiliki banyak manfaat bagi bisnis (sumber: pexels)

Dengan memberikan impresi yang baik bagi pengguna, customer onboarding akan memberikan manfaat bagi bisnismu. Simak daftarnya berikut ini.

1. Customer journey yang cukup efisien

Customer journey adalah rute seorang pengguna ketika berada di platform-mu. Nah, dengan adanya customer onboarding, rute user untuk melakukan transaksi menjadi lebih praktis dan efisien. Tentu itu adalah hal yang baik karena user akan lebih cepat menentukan produk atau jasa yang diinginkannya di bisnismu.

2. Pengguna akan percaya dengan bisnismu

Pesan dan alur yang singkat tentunya membuat pengguna lebih mudah paham apa bisnis yang kamu tawarkan. Terlebih jika kamu bisa menampilkan fakta atau testimonial sekaligus, maka akan menambah kepercayaan user terhadap bisnismu.

3. Menjawab pertanyaan user lebih cepat

Pengguna yang memasuki website atau mengunduh aplikasimu sudah memiliki tujuan mencari produk atau jasa. Dengan customer onboarding, pengguna bisa menemukan jawaban secara lebih cepat.

4. Memberi citra yang baik bagi bisnismu   

Impresi yang baik juga akan memberikan citra atau kesan yang baik bagi bisnis yang kamu jalani secara keseluruhan.

5. Customer akan menyarankan bisnismu ke orang yang dikenal

Kesan dan citra yang baik dari pengguna akan mendorong dia untuk mengenalkan produk atau jasamu ke rekan yang dikenal. Strategi marketing ini cukup ampuh untuk mencakup target pasar baru tanpa harus mengeluarkan bujet yang besar bagi perusahaan.

Baca juga: 4 Faktor yang Memengaruhi Customer Satisfaction dan Cara Mengukur Efektivitasnya

Matriks penting dalam customer onboarding


Keberhasilan customer onboarding bisa dinilai dari beberapa matriks (sumber: pexels)

Berikut ini adalah matriks penting dalam customer onboarding.

1. Time to value

Time to value atau TTV adalah rentang waktu yang diperlukan user untuk mengenali produk atau jasa pada sebuah perusahaan. Makin cepat TTV, artinya makin mudah pengguna dalam mendapatkan informasi bisnismu dan bisa juga mempercepat transaksi yang bisa dilakukan user.

2. Churn rate

Churn rate adalah angka pelanggan yang tidak melanjutkan transaksi, tidak membeli lagi, atau tidak menggunakan jasa suatu bisnis lagi. Nah, adanya customer onboarding yang baik, secara langsung sebuah bisnis bisa menekan angka churn rate-nya. Makin kecil angka churn rate, artinya akan makin baik engagement bisnis dengan sebuah perusahaan.

3. Retention metrics

Retention mengarah ke berapa lama seorang pengguna menghabiskan waktu di platform. Pengguna yang puas, kebanyakan akan mengeksplor setiap halaman yang ada di website. Sehingga bisa dikatakan jika seorang pengguna menghabiskan waktu dalam rentang tertentu yang terbilang cukup lama, maka seorang pengguna dianggap tertarik dan customer onboarding tersebut telah berhasil.

4. Customer lifetime value

CLV atau customer lifetime value adalah rentang waktu pengguna menggunakan jasa atau produkmu. Jika angka tersebut makin lama, artinya makin tertarik seorang pengguna terhadap bisnismu.

5. Persentase user sign up saat onboarding

Matriks satu ini bisa menjadi salah satu cara yang cukup mudah dalam mengukur keberhasilan customer onboarding. Kamu bisa menambahkan sebuah tombol atau section dimana user perlu melakukan sign up ketika onboarding. Jika angka registrasi pada onboarding tinggi, itu berarti customer onboarding-mu cukup berhasil. Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengukur keberhasilan customer onboarding yang bisa disesuaikan dengan bisnismu. Beberapa contoh di atas merupakan matriks yang cukup penting dan mendasar yang bisa kamu gunakan juga.

Baca juga: Pahami Perilaku Konsumen dan 4 Contoh Memengaruhi Penjualan

Cara melakukan customer onboarding


Tahapan customer onboarding cukup beragam (sumber: pexels)

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah kamu tertarik untuk menetapkan customer onboarding? Jika iya, cobalah untuk melakukan tahapan-tahapan berikut ini.

1. Kenali target pasar bisnis

Sebelum masuk ke proses penentuan goals, kamu perlu tahu siapa target pasar bisnismu. Dengan mengenali target, kamu bisa menentukan goals dan sistem yang lebih tepat.

2. Tentukan goals

Goals customer onboarding bisa cukup beragam. Misalnya, seperti target pengguna yang menekan tombol subscription, mengunjungi halaman promo, atau sebagainya. Sedikit tips, ada baiknya untuk menentukan goals yang telah disesuaikan dengan masa campaign, target pasar, atau data lain sebagai dasar penentuan agar lebih mudah untuk dicapai.

3. Pilih media

Setelah mengerti tujuan yang harus dicapai, kini kamu bisa memilih media yang tepat. Apakah itu berbentuk formulir, pop up, atau banner. Konsultasikan hal ini dengan tim terkait seperti UI designer, UX researcher, dan developer. Sampaikan goals agar tim tersebut memahami apa tujuan dan goals-mu.

4. Buat alur

Customer onboarding merupakan sebuah alur proses dimana user akan mengenal bisnismu dengan baik. Lakukan simulasi sebagai pengguna agar kamu mengerti bagaimana alur untuk mencapai target. Buat alur yang efisien dan mudah dilalui agar user lebih mudah mencapai goals-mu.

5. Tempatkan elemen secara tepat

Penempatan elemen pendukung dan informasi juga akan berperan. Untuk itu, pertimbangkan penempatan elemen seperti teks, gambar, atau tombol yang bisa diklik.

6. Pasangkan tracker menggunakan tool

Kamu bisa menggunakan tracker tool yang tersedia di internet seperti Google Analytics atau tool lain untuk memantau berapa banyak pengguna yang telah berhasil meraih goals yang kamu tetapkan.

7. Lakukan evaluasi

Lakukan evaluasi secara berkala untuk melihat apakah customer onboarding sudah berhasil atau belum. Jangan lupa kembangkan strategi dan rencana yang ada agar bisnismu makin berkembang.

Baca juga: Apa Itu Customer Experience?, Tujuan, 4 Langkah Penilaiannya

Nah, itu tadi penjelasan apa itu customer onboarding hingga bagaimana cara mengimplementasikannya pada sebuah bisnis. Tidak ada salahnya untuk mencoba langkah satu ini untuk mengevaluasi sejauh mana bisnismu sudah berkembang di mata pengguna. Jika kamu ingin mendapatkan informasi menarik lain seputar bisnis dan karier, cek artikel di EKRUT Media atau tonton video menarik di YouTube official EKRUT. Jika kamu sedang mencari informasi lowongan kerja terbaru di perusahaan ternama, klik sign up di EKRUT sekarang juga!

Sumber:

  • tallyfy.com
  • pipefy.com
  • helpscout.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1.jpg

    Careers

    Contoh Proposal Usaha Pengajuan Dana Investor Beserta Panduan Menyusunnya

    Felixitas Yolanda

    28 November 2022
    6 min read
    H1_Surat_Dinas.jpg

    Careers

    10 Contoh Surat Dinas dari Berbagai Instansi Beserta Struktur Penulisannya

    Algonz D.B. Raharja

    25 November 2022
    5 min read
    support_system.jpeg

    Careers

    Memahami Pentingnya Support System di Dunia Kerja Beserta Tips Membangunnya

    Yohanna Valerie Immanuella

    25 November 2022
    7 min read

    Video