Published on

Careers

Memahami arti empati di tempat kerja dan cara menunjukannya

Nur Lella Junaedi

empati-adalah-EKRUT.jpg

Menunjukkan empati di tempat kerja adalah hal penting yang harus dilakukan terutama oleh seorang pemimpin. Sebab, tim yang tidak menjunjung tinggi empati rawan terlibat konflik dan permusuhan. 

Sementara itu rasa empati adalah kemampuan untuk dapat menempatkan diri pada posisi orang lain dan orang-orang yang kamu pimpin. Dengan kata lain empati itu adalah usaha memahami perasaan orang lain. 

Lantas, cara apa saja yang bisa dilakukan untuk membangun empati di tempat kerja? Simak beberapa cara membangun empati berikut.

 

Alasan pentingnya empati di tempat kerja

empati adalah EKRUT 
Empati dapat menumbuhkan rasa loyalitas karyawan pada perusahaan-EKRUT

Dalam ranah pekerjaan, empati seorang pemimpin mencerminkan bahwa kepemimpinan bukanlah segalanya tentang kamu. 

Kamu mungkin ingin agar laporan tim kamu cepat selesai. Akan tetapi bila kamu memberi tugas tersebut tidak dibarengi dengan cara yang benar dan tanpa mempertimbangkan perasaan tim, kamu akan kesulitan untuk mencapai tujuan tersebut. 

Survei menunjukan bahwa, empati memiliki dampak positif untuk meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan hingga loyalitas. Berikut beberapa hasil penting dari riset tersebut: 

  • 92 persen profesional SDM mengatakan bahwa tempat kerja yang menunjukkan kepedulian atau empati adalah faktor utama untuk mempertahankan karyawan
  • 80 persen dari millennial mengaku meninggalkan kantor karena kurangnya empati di lingkungan kerja 
  • 77 persen karyawan menyatakan bila mereka bersedia bekerja lebih lama untuk tempat kerja yang penuh empati. Selain itu, sebanyak 60 persennya juga akan menerima keputusan pemotongan gaji bila itu harus terjadi

Dengan hasil riset di atas menunjukkan bahwa, rasa empati yang diberikan oleh pemimpin di lingkungan kerja dapat mendorong perusahaan berkembang dan meningkatkan loyalitas karyawan.

Baca juga: Lembur tidak dibayar, sebuah loyalitas atau profesionalitas

Perbedaan empati dan simpati

empati adalah EKRUT 
Terdapat perbedaan makna antara empati dan simpati-EKRUT

Banyak orang kerap berpikir bila simpati dan empati memiliki persamaan makna. Nyatanya keduanya ini berbeda.Empati memiliki pengertian yang lebih dalam dari simpati. 

Apa itu simpati? Simpati adalah perasaan yang dimiliki bersama biasanya berupa kasihan, belas kasihan, keprihatianan dan kesedihan untuk orang lain. 

Contoh bentuk dari simpati adalah ketika ada anggota keluarga salah seorang karyawan meninggal, kamu merasa simpati terhadap rekan kerjamu tersebut hingga berbagi kesedihan dengannya. 

Namun, dalam situasi ini kamu tidak berarti memiliki empati, sebab kamu belum pernah mengalami situasi itu dan belum bisa membayangkan bila anggota keluargamu meninggal juga.
 
Sebaliknya,seperti yang disebutkan di atas empati adalah menempatkan diri seperti orang lain dan mengidentifikasi diri dengannya. Contoh bentuk empati akan dirasakan oleh orang-orang yang pernah mengalami situasi kesulitan yang sama dalam hidupnya.     

Baca juga: Meski banyak dicela, Facebook disukai pekerjanya

4 Tips membangun empati di tempat kerja 

empati adalah EKRUT
 
Cara membangun rasa empati di tempat kerja salah satunya membangun komunikasi terbuka-EKRUT

Terkadang bukan hal yang mudah untuk membangun empati di tempat kerja. Namun bukan berarti tidak bisa ya. Berikut beberapa saran yang bisa kamu coba terapkan.

1. Belajar mendengarkan dengan baik dan hati-hati 

Dalam artian jika seseorang datang ke mejamu untuk bercerita tentang masalahnya, kamu sebagai rekan kerja atau pemimpin harus mampu mendengarkan dengan baik dan hati-hati disertai pikiran terbuka. 

Hanya dengan cara ini kamu dapat memahami seluruh pesan yang disampaikan oleh orang itu kepadamu. Cobalah untuk berada di perspektif mereka, terutama bila mereka bercerita mengenai hal yang mampu memecah belah dua kelompok. 

Kamu tidak perlu mendukung mereka sepenuhnya, melainkan penting untuk melihat poin dari sisi mereka. 

2. Perlakukan orang lain dengan baik 

Kunci dari ungkapan ini adalah untuk memperlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan dengan baik. Jangan lupa untuk menerapkan rasa sopan santun juga sebagai bentuk menghargai karyawan atau rekan kerja. 

Yakinlah saat kamu memperlakukan orang lain dengan baik, mereka pun akan segan dan memperlakukanmu dengan baik pula. Dengan begitu kamu bisa membangun hubungan yang sehat dengan rekan kerja.

3. Bangun komunikasi terbuka 

Langkah selanjutnya dalam cara membangun empati adalah dengan membangun komunikasi terbuka. 

Saat tim dengan bebas mengkomunikasi masalahnya, tentu kamu jadi tahu permasalahan mereka dan lebih  lebih mudah memahami situasi mereka. 

Sebaliknya komunikasi yang tertutup antar karyawan dan atasan hanya akan menyisakan rasa frustasi semata. 

Baca juga: 8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi demi kemajuan karier

4. Habiskan waktu seharian bersama tim 

Cara lain membangun empati adalah dengan mengetahui betul karakteristik tim atau rekan kerja.

Kamu bisa saja mengajukan untuk berwisata bersama dengan tim dalam beberapa hari atau menghabiskan kerja seharian dengan mereka. 

Cari tahu terkait tantangan dan hambatan yang selalu mereka hadapi dalam pekerjaannya sehari-hari, dengan begitu mereka akan terbuka untuk menceritakan masalahnya dan motivasinya dalam berkarier.  

6 Cara menunjukan empati di tempat kerja


Ada banyak cara menunjukan rasa em[pati di tempat kerja - EKRUT

Memahami perasaan atau emosi orang lain merupakan kemampuan yang sebaiknya juga dimiliki pada saat kamu bekerja. Mempunyai rasa empati dapat membantu dalam menyelesaikan masalah baik dengan rekan kerja maupun klien.

1. Lebih banyak mendengarkan dibandingkan interupsi

Ketika rekan kerja atau klien menceritakan suatu persoalan, dengarkanlah dengan baik apa yang disampaikan. Tidak hanya menjadi good listener, tetapi juga harus membaca body language dari lawan bicara kamu. Apakah mereka sedang sedih, marah, atau takut?

Dengan begitu kamu bisa memahami apa yang dirasakan lawan bicaramu dan bisa turut berempati. Hindari interupsi saat seseorang sedang berbicara denganmu, seperti bertanya atau memberikan argumen sebelum dipersilahkan.

2. Tunjukan antusias seperti senyum saat interaksi

Saat berinteraksi dengan rekan kerja, tunjukkanlah rasa antusiasmu dengan tersenyum. Perlakukanlah rekan kerja dengan baik seperti bagaimana kamu juga ingin diperlakukan. Memiliki perilaku yang baik kepada rekan kerja tentu akan membangun hubungan yang lebih kondusif dan sehat.

Berhubungan baik juga akan menghindari konflik dengan rekan kerja, kehidupanmu di kantor pun akan lebih tenang dan nyaman. 

3. Terbuka akan kritik dan diskusi

Melakukan komunikasi dengan terbuka merupakan langkah untuk membangun rasa empatimu. Pada saat berdiskusi dalam forum, tidak semua orang akan setuju dengan pendapatmu dan hal itu lumrah terjadi.

Menerima kritik dan saran dengan terbuka tanpa ada rasa kesal atau marah berarti kamu sudah berempati untuk menghargai pendapat orang lain.

4. Jangan multitasking saat rapat atau diskusi

Pada saat kamu rapat atau sedang berdiskusi dengan orang lain, berusahalah untuk fokus dan jangan lakukan multitasking. Jadilah pendengar yang baik pada saat kamu berada dalam forum. Hindari melakukan pekerjaan lain, bermain gadget, mengobrol, atau tindakan lain yang dapat mengganggu proses diskusi.

Kamu bisa turut berpartisipasi dengan menyampaikan pendapatmu, memberikan kritik dan saran, juga bertanya terkait topik diskusi.

5. Lebih fleksibel jika ada perubahan rencana

Perubahan rencana bisa saja terjadi, jika kamu memiliki sifat fleksibel maka dengan mudah akan menerima dan beradaptasi dengan hal tersebut. Tidak memaksakan kehendak merupakan salah satu bentuk empati yang bisa membuat hubungan kamu dengan rekan kerja menjadi lebih baik. 

6. Saling mendukung satu sama lain

Saling mendukung akan meningkatkan kualitas hubungan kamu dengan rekan kerja menjadi lebih harmonis. Misalnya ketika rekan kerjamu sedang dalam kesulitan, kamu bisa ikut membantu atau turut berempati dengan mendengarkan keluh kesahnya.

Berikan pula dukungan kepada rekan kerja yang mendapatkan promosi ke posisi yang lebih baik. Dengan begitu, kamu juga akan mendapatkan dukungan serupa. Saling mendukung antar rekan kerja menghindarkan kamu dari lingkungan toxic di kantor.

Baca juga: 7 Tips menghadapi lingkungan kerja tidak nyaman

Itulah ulasan tentang pentingnya empati di tempat kerja dan cara membangun empati tersebut antar karyawan. 

Kini kamu bisa coba mengaplikasikan beberapa langkah tersebut pada karyawanmu dan mulai lihat perbedaannya. Selamat mencoba!

empati adalah EKRUT
Last update: 22 Maret 2021

Sumber: 

 

Tags

Share