Published on

Lainnya

Gross National Product (GNP): Pengertian, Bedanya dengan GDP, dan Cara Menghitungnya

Anisa Sekarningrum

H1_1._Gross_National_Product_(GNP)_Pengertian__Bedanya_dengan_GDP__dan_Cara_Menghitungnya.jpg

GNP adalah Gross National Product atau Produk Nasional Bruto. GNP ini digunakan untuk menghitung nilai produk yang diproduksi perusahaan domestik. Simak penjelasan mengenai GNP dan perbedaannya dengan GDP berikut ini.

Apa itu Gross National Product (GNP)?


GNP adalah perkiraan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu - Pexels

Gross National Product atau GNP adalah perkiraan nilai total dari barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian sebuah negara selama periode waktu tertentu (umumnya adalah satu tahun) dengan alat produksi yang dimiliki oleh penduduk negara tersebut.

GNP biasanya dihitung dengan mengambil jumlah pengeluaran konsumsi pribadi, investasi domestik swasta, pengeluaran pemerintah, ekspor bersih, dan pendapatan yang diperoleh penduduk dari investasi luar negeri. Kemudian, dikurangi oleh pendapatan yang diperoleh dalam perekonomian domestik oleh penduduk asing. Ekspor bersih akan menunjukkan perbedaan antara apa yang diekspor negara tersebut dikurangi impor barang dan jasa.

GNP dihitung sebelum melakukan penyisihan untuk depresiasi atau konsumsi modal yang digunakan dalam proses produksi. GNP berbeda dari Produk Nasional Bersih yang dihitung setelah penyisihan depresiasi. GNP adalah indikator yang tepat dari tingkat kegiatan ekonomi suatu negara. GNP mengukur nilai moneter total dari output yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara.

Oleh karena itu, setiap output yang dihasilkan oleh penduduk asing di dalam perbatasan negara harus dikecualikan dalam perhitungan GNP, sedangkan setiap output yang dihasilkan penduduk di luar perbatasan harus dihitung.

Pendapatan dari investasi luar negeri oleh penduduk suatu negara diperhitungkan dalam GNP, namun investasi asing di perbatasan suatu negara tidak diperhitungkan. Hal ini berbeda dengan GDP yang mengukur output ekonomi dan pendapatan berdasarkan lokasi daripada soal kebangsaan.

Pada dasarnya, GNP menandakan bagaimana masyarakat suatu negara berkontribusi terhadap perekonomian nasional. GNP tidak termasuk pendapatan penduduk asing yang diperoleh di dalam negeri.

Baca juga: Prospek kerja Ekonomi Pembangunan dengan gaji tertinggi tahun 2022

Apa perbedaannya dengan GDP?


Salah satu perbedaan GDP dan GNP adalah GNP hanya menghitung nilai produk dan jasa yang dihitung oleh warga dari negara tersebut dimanapun mereka berada - Pexels

GNP hampir identik dengan Produk Domestik Produk atau Gross Domestic Product (GDP). GDP adalah perhitungan dari penjumlahan setiap nilai tambah yang diperoleh dari seluruh unit usaha yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu.

GNP didapatkan dari produksi warganya, baik lokasi mereka berada di dalam maupun di luar perbatasan. Angka ini dikurangi dengan pendapatan yang diperoleh penduduk asing di dalam negeri. Sebaliknya, GDP mengukur produksi barang dan jasa yang dibuat di dalam batas negara oleh warga negara dan penduduk asing secara keseluruhan.

Perbedaan di antara keduanya berasal dari fakta bahwa ada perusahaan milik penduduk asing yang memproduksi barang di dalam negeri dan perusahaan milik penduduk domestik, yang memproduksi barang untuk seluruh dunia dan mengembalikan pendapatan yang diperoleh kepada penduduk domestik.

Selain itu, perbedaan di antara keduanya berasal dari fakta bahwa mungkin ada perusahaan milik penduduk asing, yang memproduksi barang di dalam negeri dan perusahaan milik penduduk domestik yang memproduksi barang untuk seluruh dunia.

Baca juga: Apa itu Gross Domestic Product (GDP)? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Rumus GNP


Rumus untuk menghitung GNP adalah dengan menjumlahkan GDP dan selisih dari pendapatan produksi warga negara di luar dan dalam negeri - Pexels

Di dalam e-modul ekonomi, pendapatan nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, rumus dari GNP adalah sebagai berikut.

GNP = GDP + (PFLN - PFDN)

Keterangan:

  • GNP = Gross National Product (Produk Nasional Bruto)
  • GDP = Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto)
  • PFLN = Pendapatan faktor produksi warga negara di luar negeri
  • PFDN = Pendapatan faktor produksi warga asing di dalam negeri

Untuk menghitung GNP, diperlukan nilai GDP. Berikut rumus untuk menghitung GDP.

GDP = C + I + G + (X - M)

Keterangan:

  • GDP = Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto)
  • C = Consumption (konsumsi pribadi)
  • I = Investment (Investasi)
  • G = Government (pengeluaran pemerintah)
  • X = Ekspor
  • M = Impor

Baca juga: 10 Industri kreatif dan manfaatnya bagi perekonomian Indonesia

Cara menghitung Gross National Product (GNP)


Cara menghitung GNP adalah dengan mencari nilai GDP terlebih dahulu - Pexels

Dalam perhitungannya, GNP menambahkan pengeluaran pemerintah, pengeluaran konsumsi pribadi, investasi domestik swasta, ekspor bersih, dan pendapatan yang diperoleh warga negara tersebut di luar negeri, tidak lupa juga menghilangkan pendapatan penduduk asing dalam perekonomian domestik.

Selain itu, GNP menghilangkan nilai barang perantara untuk menghindari perhitungan ganda, karena entri ini termasuk dalam nilai produk dan layanan akhir. Simak contoh cara menghitung GNP berikut ini.

Diketahui pendapatan sebuah negara adalah sebagai berikut, mari kita hitung GNP negara tersebut.

Keterangan Nominal
Konsumsi masyarakat Rp100.000.000
Pendapatan laba usaha Rp50.000.000
Pengeluaran negara Rp500.000.000
Pendapatan sewa Rp10.000.000
Ekspor Rp50.000.000
Impor Rp30.000.000
Investasi Rp80.000.000
Penerimaan WNI di luar negeri Rp40.000.000
Penerimaan WNA di dalam negeri Rp30.000.000

GDP = C + I + G + (X - M)
GDP = 100.000.000 + 80.000.000 + 500.000.000 + (50.000.000 - 30.000.000)
GDP = 700.000.000

GNP = GDP + (PFLN - PFDN)
GNP = 700.000.000 + (40.000.000 - 30.000.000)
GNP = 710.000.000

Berdasarkan perhitungan di atas hasil dari GNP negara tersebut adalah Rp710.000.000.

Baca juga: Resesi ekonomi dan potensinya di tengah pandemi

Contoh-contoh GNP vs GDP


Yang bukan contoh dari GNP adalah penjualan produk kendaraan Honda yang walaupun dibuat di Indonesia tapi produk ini tetap milik Jepang sehingga GNP produk Honda yang dijual di Indonesia adalah milik negara Jepang - Pexels

GNP adalah nilai semua produk dan jasa yang dihasilkan oleh warga suatu negara baik domestik, maupun internasional dikurangi pendapatan yang diperoleh penduduk asing. Contohnya, jika sebuah negara memiliki fasilitas produksi di negara tetangga dan negara asalnya, GNP akan memperhitungkan kedua output produksi ini.

Sebuah negara yang memiliki GNP lebih besar dari GDP menunjukkan bahwa warga, bisnis, dan perusahaannya memberikan arus masuk bersih ke negara itu melalui operasi mereka di luar negeri. Akibatnya, GNP yang lebih tinggi ini mungkin menandakan bahwa suatu negara meningkatkan operasi keuangan, perdagangan, atau produksi internasionalnya.

Contoh dari GDP adalah laba dari pabrik Honda di Cikarang karena produk dibuat dan dijual di Indonesia, namun tidak termasuk dalam GNP karena pendapatan dan penjualan kendaraan Honda tetap milik negara Jepang.

Perusahaan asing tetap dihitung ke dalam GDP karena tetap menyumbang ekonomi Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja bagi penduduk lokal dan penduduk lokal menggunakan upah mereka untuk membeli produk lokal.

Contoh dari GNP adalah produk kosmetik Sari Ayu yang dijual oleh PT Martina Berto Kilala Tilaar (Martha Tilaar) di Malaysia dan Singapura, karena keuntungan dari penjualan akan meningkatkan pendapatan dan harga saham Martha Tilaar serta berkontribusi terhadap pendapatan nasional.

Namun, penjualan ini tidak dihitung sebagai GDP Indonesia melainkan GDP bagi Malaysia, karena pegawai Martha Tilaar di Malaysia membeli produk dan jasa di Malaysia dengan upah bekerja di Martha Tilaar Malaysia.

Baca juga: Cari tahu pengaruh Corona terhadap bisnis startup di Tanah Air

Demikian penjelasan mengenai GNP untuk membantu kamu membedakan antara GNP dan GDP.

Untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan, jangan lupa untuk mencoba daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT. Semua proses dan bantuan profesional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai EKRUT, kamu juga bisa tonton video berikut ini.

Sumber:

  • Business-standard
  • Investopedia
  • Britannica
  • Belajar ekonomi
  • Detik.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Biaya_Implisit_Adalah.jpg

    Lainnya

    Mengenal Perbedaan Biaya Implisit dan Biaya Eksplisit beserta Contohnya

    Mauditalani

    20 September 2022
    7 min read
    Mengenal_Apa_Saja_Kelebihan_dan_Kekurangan_Kartu_Debit_dan_Cara_Menjaga_Keamanannya.jpg

    Lainnya

    Debit Adalah : Pengertian, Kelebihan, dan Cara Menjaga Keamanannya

    Sylvia Rheny

    14 September 2022
    5 min read
    H1_fintech_indonesia.jpg

    Technology

    10 Aplikasi Fintech Indonesia Lengkap dengan Ruang Lingkup Bisnisnya

    Alvina Vivian

    12 September 2022
    6 min read

    Video