Published on

Careers

6 Jawaban interview motivasi kerja yang sering ditanyakan HR/User

Luqman Hafidz

H1_6_Jawaban_interview_motivasi_kerja_yang_sering_ditanyakan_HR_User.jpg

Motivasi kerja merupakan salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh pewawancara dalam proses interview. Pertanyaan yang mungkin terdengar biasa dan lumrah jika kita mendengarnya sekarang, namun bisa membuat orang yang menjalani proses interview ketar-ketir jika jawabannya belum dipersiapkan secara matang. 

Tujuan dari pertanyaan “Apa motivasi kamu dalam bekerja?”

tujuan dari pertanyaan, "apa motivasi kamu dalam bekerja?"
HRD ingin mengetahui seberapa cocok motivasimu untuk bekerja dengan kultur serta visi-misi perusahaan. (Sumber: Shutterstock) 

Tujuan setiap individu bekerja bisa bermacam-macam seperti untuk mencari uang sebanyak-banyaknya, mengembangkan kemampuan, memperluas relasi, mencari batu loncatan ke perusahaan yang lebih besar bahkan bisa untuk mengaktualisasikan diri. Tujuan perusahaan mengajukan pertanyaan ini bukan semata-mata ingin mengetahui semua motivasimu, karena semua orang tahu bahwa bekerja akan menghasilkan gaji. Namun perusahaan dalam hal ini pihak HRD ingin mengetahui seberapa cocok motivasimu untuk bekerja dengan kultur serta visi-misi perusahaan.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengumpulkan semua informasi tentang perusahaan di tempat kamu akan melaksanakan interview. Mencari di internet atau kolega yang sedang atau pernah bekerja di perusahaan tersebut akan sangat membantu. Dapatkan info bagimana kultur bekerja disana serta tujuan dari perusahaan pada jangka pendek maupun jangka panjang. Semakin sesuai jawaban interview motivasi kerja yang kamu berikan dengan hal tersebut, semakin besar peluang kamu diterima menjadi pegawai. 

Baca juga: Persiapkan dirimu hadapi 6 pertanyaan cerdas interview kerja

Langkah berikutnya yang perlu dipersiapkan adalah jawaban yang akan kamu utarakan. Dalam hal ini ada baiknya untuk tidak menjabarkan rencana karirmu di masa depan, seperti apa yang ingin kamu raih atau posisi manajerial yang kamu incar. Melainkan hal-hal konkret dari jobdesk pekerjaan yang kamu lamar. Menjabarkan hal ini akan mempertegas bahwa kamu cocok untuk pekerjaan yang sedang kamu lamar. Sebagai contoh tentu orang yang termotivasi untuk bekerja di dalam tim dan termotivasi untuk memimpin sebuah tim akan berbeda. Baca ulang kriteria pegawai yang dicari dan pastikan cocok dengan motivasimu. 

6 Jawaban interview motivasi kerja

6 jawaban interview motivasi kerja
Selalu positif dan berantusias tinggi dalam menjalani proses interview dan menjawab pertanyaan (Sumber: Shutterstock) 

Berikut enam contoh Jawaban interview motivasi kerja yang bisa kamu gunakan sebagai acuan. kamu selalu bisa memodifikasi jawaban-jawaban di bawah agar semakin cocok dengan kultur perusahaan serta posisi yang kamu lamar.

Baca juga: 5 Perusahaan ini telah bergabung dengan EKRUT, dan mencari kandidat seperti kamu

1. Motivasi untuk mengejar deadline

“Saya selalu termotivasi untuk mengejar deadline.  Hal ini mungkin sedikit kurang lazim namun saya yakin bahwa deadline yang tercapai akan memberi kepuasan dalam bekerja. Saya selalu termotivasi untuk memiliki jadwal yang rapi dan teratur serta deadline yang jelas dan terukur. Sebagai contoh, pada awal tahun 2021  saya ditunjuk menjadi PIC acara kick off meeting perusahaan, secara pribadi saya menentukan hal-hal yang harus dikerjakan dalam tabel, deadline kapan hal tersebut harus terselesaikan serta peran rekan kerja yang lain untuk menyelesaikan deadline yang telah di-set. Bekerja dan melakukan checklist pada setiap pekerjaan yang telah selesai memotivasi saya untuk mencapai deadline dengan lebih baik lagi.”

2. Motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk klien

“Motivasi terbesar saya dalam bekerja adalah memberikan pelayanan terbaik kepada para klien. Saya ingat bahwa orangtua saya pernah bercerita sejak kecil saya memiliki tendensi untuk mengayomi dan sangat peduli pada orang-orang terdekat. Saya tumbuh dan berkembang menjadi individu yang peduli dengan sekitar. Memiliki sifat seperti ini telah membawa saya menjadi supervisor di tempat saya bekerja sebelumnya dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.” 

3. Motivasi untuk memiliki kemampuan managerial

“Saya pernah diberi tanggung jawab untuk membentuk dan memimpin satu divisi baru. Saya sangat diharuskan untuk dapat mengatur, membuat jadwal, dan membangun tim yang solid. Memiliki kemampuan managerial yang dapat diterima oleh tim untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan memotivasi saya untuk menjadi manajer yang lebih baik."

4. Motivasi untuk mengolah data

“Mengolah data merupakan motivasi terbesar saya dalam bekerja. Cukup beri saya data dan informasi yang perlu didapat atau pertanyaan yang cukup kompleks dan saya akan sangat senang untuk menyelesaikannya sesegera mungkin. Saat ini saya bertanggungjawab untuk mengolah data dan menyajikan trend pasar secara bulanan. Informasi yang diperoleh dari data yang saya dapatkan akan menentukan langkah-langkah strategis yang akan dipilih para manajer.” 

5. Motivasi untuk mencapai sebuah hasil yang sesuai

“Saya sangat termotivasi dengan hasil. Saya begitu terpacu untuk bekerja saat memiliki tujuan yang jelas dan terukur sehingga saya dapat membuat strategi terbaik untuk mencapai hasil yang telah ditentukan. Saya berpengalaman bekerja di sebuah tim dengan target tahunan yang cukup fantastis, saya menyiasati target tersebut dengan memiliki target bulanan dan mingguan untuk melampaui target tersebut, selama tiga tahun saya bekerja target tersebut selalu dapat saya capai bahkan lewati.”

6. Motivasi untuk menjadi pemimpin

“Saya selalu memiliki keinginan untuk melihat setiap anggota tim yang saya pimpin bertransformasi menjadi lebih baik dan dapat menjadi pemimpin di masa depan. Kemampuan manajerial dan menghindari micromanage semua hal menjadi kunci saya untuk bekerja menjadi manager karena setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawabnya.” 

Tips jawaban interview motivasi kerja

tips jawaban interview motivasi kerja
Selalu positif dan berantusias tinggi dalam menjalani proses interview dan menjawab pertanyaan (Sumber: Shutterstock) 

Setelah membaca beberapa referensi yang bisa kamu gunakan ada tiga hal yang dapat kamu pertimbangkan sebagai tambahan. Pertama, pikirkan pencapaian karir yang membuatmu bangga sampai sekarang. Kedua, ingat-ingat hari dimana kamu sangat bersemangat untuk bekerja dan menyelesaikan sebuah projek. Terakhir, pikiran hari dimana kamu tak sabar menceritakan pengalaman menarikmu pada orang-orang terdekatmu. Hal-hal tersebut merupakan motivasi terbesarmu dalam bekerja yang bisa kamu tambahkan sebagai contoh konkret. 

Jangan lupa untuk selalu positif dan berantusias tinggi dalam menjalani proses interview dan menjawab segala pertanyaan yang mungkin diajukan. Semoga proses interviewmu berjalan dengan lancar. 

Baca juga: Contoh jawaban kelemahan dan kelebihan saat interview kerja

SIGN UP EKRUT

Sumber:

  • thebalancecareer
  • monster

Tags

Share