Published on

Careers

Apa itu leadership? Manfaat, karakteristik, dan 6 cara menumbuhkannya

Luqman Hafidz

H1_Apa_itu_leadership__Manfaat__karakteristik__dan_6_cara.jpg

Banyak dari kita mendengar dan membaca kata pemimpin dan kepemimpinan, namun mungkin belum semua benar-benar memahami arti dari leadership secara holistik. Artikel ini akan mengupas secara tuntas pengertian dari leadership, serta manfaat dan karakteristiknya. Akan diberikan juga contoh cara menjadi pemimpin yang baik di bagian penghujung. 

Apa itu leadership?

Apa itu leadership?
Kamu tidak perlu menjadi seorang supervisor, manager atau CEO sekalipun untuk menjadi seorang pemimpin (Sumber: Shutterstock)

Leadership adalah kata populer dalam bahasa inggris yang secara harfiah berarti kepemimpinan, meskipun saat dijelaskan dan dipergunakan sering tertukar secara penggunaan dengan manajemen, kata leadership memiliki banyak definisi. Menurut laman daring Forbes, leadership adalah suatu proses mempengaruhi sosial dengan langkah memaksimalkan upaya orang lain, menuju pencapaian suatu tujuan. 

Pada pelaksanaanya seorang leader sering disalah artikan dengan manajer atau orang yang memliki jabatan dan pekerja dibawahnya. Sebenarnya kamu tidak perlu menjadi seorang supervisor, manager atau CEO sekalipun untuk menjadi seorang pemimpin. Pemimpin dapat memberi pengaruh yang kuat secara sosial meskipun posisinya secara organigram bukan seorang yang memiliki jabatan tinggi. 

Baca juga: Kesulitan cari karyawan terbaik? Ini 10 cara tepat menemukannya!

Manfaat leadership dalam perusahaan

Manfaat leadership dalam perusahaan
Ketika jumlah karyawan semakin banyak, maka semakin tinggi kualitas leadership yang dibutuhkan bagi seorang pemimpin (Sumber: Shutterstock)

Leadership sangat penting bagi setiap pekerja. Pertama dengan karakter leadership yang kuat, seorang karyawan dapat menyelesaikan semua tugasnya secara tepat waktu karena dia dapat memimpin dirinya sendiri dan tahu skala prioritas.  Apabila hal ini terpaten pada setiap pekerja, perusahaan dapat berfungsi secara optimal dan meraih profit yang tinggi. 

Ketika jumlah karyawan semakin banyak maka semakin tinggi kualitas leadership yang dibutuhkan bagi seorang pemimpin. Para manajer, supervisor, senior dan posisi jabatan yang memiliki pekerja dibawahnya diharuskan bukan hanya dapat bekerja secara optimal namun bisa memimpin dan mengarahkan semua pekerja dibawahnya agar tujuan utama perusahaan dapat tercapai.

Baca juga: CEO adalah: Skill-set, perbedaan dengan direktur, dan 5 peran pentingnya

Karakteristik leadership yang dibutuhkan

karakteristik kepemimpinan
Ilustrasi karakteristik kepemimpinan (Sumber: Shutterstock)

Setelah mengetahui definisi dan seberapa pentingnya jiwa kepemimpinan bagi setiap karyawan, sekarang saatnya kamu mengetahui karakteristik yang kamu butuhkan untuk menjadi seroang pemimpin:

1. Bijaksana

Bijaksana berarti dapat menggunakan nalar dan logikanya untuk sesuatu yang lebih baik. Pemimpin yang bijaksana tahu dan dapat membedakan keputusan yang baik untuk pekerja serta perusahaan, atau hanya baik untuk perusahaan namun membuat tidak nyaman para pekerja dalam pelaksanaannya. 

2. Berjiwa sosial

Karena pemimpin akan menjadi panutan, beliau juga diperlukan untuk memiliki jiwa sosial yang tinggi. Seorang  pemimpin yang peduli terhadap rekan-rekan kerjanya, terhadap tumbuh kembang perusahaan serta terhadap karyawan dibawahnya. 

3. Berani

Mengambil keputusan, menolak keputusan atau bernegosiasi dengan keputusan yang ada merupakan karakter selanjutnya yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin. Dipercaya membawahi banyak pekerja akan membuat seorang pemimpin dihadapkan dengan banyak pengambilan keputusan penting. Pastikan keberanian yang diambil telah bijak dan baik untuk kepentingan sosial.

4. Tegas

Ketegasan merupakan karakteristik final yang harus dimiliki seorang pemimpin. Menentukan keputusan serta menjalankannya dengan tegas sehingga perusahaaan dapat berfungsi secara optimal dan semua pekerja tidak merasa dirugikan merupakan dapat diraih dengan ketegasan. 

Bedanya leadership dengan management

Bedanya leadership dengan management
Leadership dan management merupakan hal berbeda yang sering tercampur (Sumber: Shutterstock)

Telah disinggung bahwa penggunaan leadership dan management cukup sering tertukar dan menjadi tercampur dalam pelaksanaannya. Yuk, simak perbedaan leadership dengan management berikut ini.

Leadership Management
Pekerja biasa memiliki jabatan pada hierarki perusahaan Pekerja yang memiliki jabatan pada hierarki perusahaan
Menginspirasi banyak orang Menginspirasi hanya karyawan dibawahnya
Menginginkan kebaikan bagi semua pihak Menginginkan kebaikan bagi semua pihak namun tertahan struktur perusahaan
Independen dalam bertindak untuk kebaikan semua pihak Mengikuti ketentuan dan peraturan perushaan dan mengikuti ketentuan pemimpin diatasnya

Baca juga: 3 Kategori manajemen risiko untuk menjaga stabilitas perusahaan

6 Cara menumbuhkan skill leadership di perusahaan

cara menumbuhkan skill leadership di perusahaan
Ilustrasi menumbuhkan skill kepemimpinan di perusahaan (Sumber: Shutterstock)

Tabel di atas menjelaskan bahwa kamu bisa menjadi leader kapanpun dan dimanapun, kamu hanya perlu memiliki karakteristik yang telah dijabarkan di atas dan mulai menjadi leader bagi dirimu sendiri. Semakin terbiasa menjadi pemimpin, maka akan semakin menginspirasi juga semua perbuatanmu. Berikut cara-cara menumbuhkan skill leadership di perusahaan yang bisa mulai kamu pelajari:

1. Disiplin

Semua dimulai dari diri sendiri, begitu pula menjadi seorang pemimpin. Untuk memulai perjalananmu menjadi seroang pemimpin di perusahaan, biasakanlah diri mengikuti semua peraturan yang ada, standar operasional perusahaan dibuat dengan sedemikian rupa agar menguntungkan semua pihak baik perushaan maupun pekerja. Dengan menunjukan kedisiplinanmu, perusahaan tidak ragu untuk menunjukmu mendapat posisi atau gaji yang lebih baik, rekan-rekan kerjamu juga termotivasi untuk menjadi lebih baik dan lebih disiplin.

2. Menginspirasi

Setelah disiplin kamu kuasai, skill yang dibutuhkan berikutnya adalah menginspirasi. Dalam hal ini, kamu tidak perlu menjadi sempurna dalam semua hal, cukup kerjakan apa yang menjadi pekerjaan utamamu dengan baik. Apabila hasil pekerjaanmu baik dan mengesankan, maka akan semakin banyak orang yang terinspirasi. 

3. Tekun

Tidak ada satupun pemimpin yang terbentuk dalam semalam, maka dari itu kamu juga harus terus berusaha, disiplin dan mengerjakan semua tugasmu dengan baik. Secara lambat laun kemampuan kepemimpinanmu akan terus bertambah.

4. Komunikatif 

Pastikan kamu dapat memberdayakan rekan-rekan kerjamu agar tim dimana kamu bekerja memilki performa yang baik. Kamu tidak perlu menjadi senior atau memiliki jabatan untuk menjadi komunikatif dan bisa memberdayakan rekan-rekan kerjamu, kamu hanya perlu memulai berkomunikasi.

5. Teguh

Pada pelaksanaanya menjadi pemimpin secara organik tidaklah mudah, akan ada pro dan kontra dari rekan-rekan kerja atau struktur perusahaan. Maka dari itu kamu juga harus tekun dengan tujuan utamamu, yakni memiliki skill kepemimpinan yang menginspirasi.

6. Mawas diri 

Manusia tidak ada yang luput dari kesalahan begitu juga seorang pemimpin, hal terakhir yang harus kamu pelajari adalah memastikan kamu dapat me-review tindakanmu serta tidak malu untuk meminta maaf bila melakukan kesalahan. Seorang pemimpin yang baik akan secara lapang dada mengakui kesalahannya dan berusahan untuk menjadi lebih baik.

Menjadi pemimpin dengan skill leadership yang sesuai dengan penjabaran di atas akan membawa banyak kebaikan bagimu, selain menjadi sumber inspirasi bagi rekan-rekan kerja, kamu juga dapat dilirik oleh perusahaan untuk mendapatkan posisi yang lebih baik dan gaji yang lebih tinggi. Selamat menjadi pemimpin. 

Baca juga: Pentingnya system thinking bagi pemimpin

Nah, itu dia ulasan mengenai skill leadership. Nah, untuk kamu yang juga ingin membangun karier, yuk segera daftarkan diri kamu di EKRUT. Ingin tahu informasi lebih lanjut tentang EKRUT? Yuk, simak salah satu video berikut ini.

SIGN UP EKRUT

Sumber:

  • thebalancesmb
  • mindtools
  • forbes

Tags

Share