Published on

Careers

Kenali Obligasi Ritel Indonesia (ORI) beserta cara membelinya

Maria Tri Handayani

Obligasi-Ritel-Indonesia---EKRUT.jpg

Jika kamu tertarik untuk memilih  instrumen investasi yang minim risiko di tengah pandemi, maka Obligasi Negara Ritel (ORI0) seri ORI18 yang baru diterbitkan pada bulan Oktober 2020 ini bisa jadi pilihan untuk kamu pertimbangkan. 

Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di ORI018, ketahui lebih dalam mengenai Obligasi Ritel Indonesia di sini. 

Apa itu Obligasi Ritel Indonesia (ORI)?

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT
Investor dari Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia bisa mendapat keuntungan dari kupon bunga dan capital gain - EKRUT

Obligasi Negara Ritel atau ORI (Obligasi Ritel Indonesia) adalah obligasi negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia  melalui mitra distribusi di pasar perdana dengan volume minimum yang telah ditentukan. 

Lantas, apa itu obligasi? 

Pada dasarnya obligasi adalah jenis investasi berbentuk surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh perorangan, kelompok, korporasi atau pemerintah yang kemudian dijanjikan untuk dibayar kembali pokok utangnya beserta bunganya pada hari atau tanggal jatuh tempo seperti yang sudah disepakati bersama. 

ORI sendiri diterbitkan pemerintah dengan beberapa tujuan, seperti:

  • Membantu pembiayaan anggaran negara
  • Diversifikasi sumber pembiayaan
  • Mengelola portofolio utang negara
  • Memperluas basis investor. 

Sehingga, tidak hanya menjadi alternatif instrumen investasi bagi masyarakat, membeli ORI juga jadi cara masyarakat untuk ikut berkontribusi dan berpartisipasi langsung pada pembangunan nasional.

Sebagai informasi, ORI pertama kali diterbitkan pada tahun 2006, dan biasanya rutin diterbitkan satu seri setiap tahunnya. Namun dalam beberapa kesempatan pemerintah juga menerbitkan dua seri ORI pada tahun yang sama, seperti pada tahun 2007, 2008 dan 2020. 

Pada tahun 2020, pemerintah sudah menerbitkan Obligasi Negara Ritel  seri ORI017 pada 15 Juni 2020 dan kembali menerbitkan seri ORI selanjutnya yakni ORI018 pada 1 Oktober 2020 lalu. 

Baca juga: Jenis investasi SBN dan keuntungannya

Keuntungan Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT
Dengan membeli ORI berarti kamu turut berpartisipasi pada pembangunan nasional - EKRUT

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dengan berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel atau ORI kamu bisa berpartisipasi langsung pada pembangunan nasional. Di luar itu, keuntungan dari investasi Obligasi Ritel Indonesia (ORI) lainnya seperti: 

  • Aman dan terjamin. Pembayaran kupon (imbalan bunga yang diterima investor) dan pokok utang dijamin Undang-undang. 
  • Imbal hasil lebih tinggi. Kupon yang ditawarkan ORI lebih tinggi dibanding rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. 
  • Tingkat bunga tetap dan rutin dibayar. Kupon memiliki tingkat bunga tetap (fixed rate) sampai waktu jatuh tempo dan rutin dibayar setiap bulan. 
  • Dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder (antar Investor Domestik) sehingga berpotensi memperoleh capital gain.
  • Tersedia kuotasi harga beli (bid price) dari Mitra Distribusi atau Pihak yang bekerja sama dengan Mitra Distribusi. 
  • Dapat dipinjamkan atau dijaminkan pada pihak lain sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. 
  • Dapat diperdagangkan di organized OTC melalui Electronic Trading Platform (ETP).

Risiko investasi Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT
ORI merupakan salah satu jenis instrumen investasi yang minim risiko - EKRUT

Pada dasarnya investasi dalam bentuk obligasi memang memiliki risiko. Salah satunya yakni ketika penerbit gagal membayar kewajiban pokok beserta bunga. Namun, risiko ini terbilang tidak ada pada ORI sebab negara telah menjamin pelunasan kupon dan pokok Surat Utang Negara hingga tenggat waktunya dalam undang-undang. 

Meski begitu investasi ORI memiliki risiko pasar ketika terjadi dalam transaksi Pasar Sekunder berupa capital loss karena harga jual yang lebih rendah dibanding harga beli. Namun, risiko ini tetap bisa dihindari yakni dengan tidak menjual ORI yang dimiliki sampai jatuh tempo. 

Obligasi Negara Ritel seri ORI018

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT
Dana dari hasil penawaran ORI018 akan digunakan untuk penanggulangan dan pemulihan pasca pandemi - EKRUT

Pemerintah baru saja menerbitkan Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI018 pada bulan Oktober 2020. Jika kamu tertarik, berikut beberapa informasi mengenai ORI018 yang bisa kamu simak:

  • Bentuk

Bentuk ORI018 adalah tanpa warkat (scripless) dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan hanya antar investor domestik yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal (Single Ivestor Identification/SID)

  • Masa penawaran ORI018

Masa penawaran dimulai dari tanggal 1 hingga 21 Oktober 2020.  

  • Penetapan hasil penjualan ORI018 

Pemerintah menetapkan hasil penjualan ORI018 pada tanggal 23 Oktober 2020.

  • Setelmen/penerbitan ORI018

Tanggal setelmen adalah tanggal dilakukannya pencatatan ORI atas nama Investor pada Registry di Pasar Perdana Domestik. Tanggal setelmen ORI018 ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2020 

  • Tanggal jatuh tempo ORI018

ORI018 memiliki tenor selama 3 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Oktober 2023. Tanggal jatuh tempo sendiri adalah tanggal pada saat pokok ORI jatuh tempo dan wajib dibayar oleh Pemerintah kepada Investor yang tercatat pada Registry.

  • Minimum dan  maksimum pemesanan ORI018

Minimum pesanan dimulai dari Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta, sementara  maksimum pemesanan Rp3 miliar. 

  • Kupon ORI018

Nilai kupon atau bunga yang diterima investor dari ORI018 bersifat tetap. Tingkat kupon yang diberikan adalah senilai 5,70% per tahun yang dibayar setiap bulan. Kupon ORI018 sendiri akan dikenai pajak senilai 15%, lebih kecil dibanding pajak bunga deposito bank umumnya. 

Sebagai contoh, jika kamu membeli ORIO18 senilai RP1 Juta, maka cara menghitung kupon bersih yang akan kamu dapatkan tiap bulan adalah:

Nilai investasi = 1.000.000
Kupon/tahun = 5,7% x 1.000.000 =  57.000
Kupon/bulan = 57.000 : 12 =  4.750
Pajak/bulan = 15% x 4750 =  713

Sehingga kupon bersih per bulan yang akan kamu terima yaitu 4.740  dikurangi 713, yakni Rp4.037.

Contoh lainnya, jika  kamu membeli 10 unit ORI018 atau sebesar Rp10 juta di pasar perdana, maka perhitungan total kupon yang akan diterima adalah per bulan adalah:

Nilai investasi = 10.000.000
Kupon/tahun = 5,7% x 10.000.000 = 47.500
Kupon bersih yang diterima per bulan = 47.500 - (15% x 47.500) = Rp40.375.

  • Pembayaran kupon ORI018

Kupon ORI018 akan dibayarkan pada tanggal 15 setiap bulan dengan tanggal pembayaran kupon pertama dilakukan pada tanggal 15 Desember 2020. 

  • Minimum holding period ORI018

Holding period adalah periode dimana investor ORI018 belum boleh memindahbukukan kepemilikan ORI-nya. Minimum holding period ORI018 adalah satu kali periode pembayaran kupon, sehingga investor baru dapat memidahbukukan ORI018 mulai tanggal 15 desember 2020. 

Baca juga: Kenali kelebihan dan kekurangan deposito

Cara beli Obligasi Ritel Indonesia seri ORI018

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT
Untuk membeli ORI018 kamu harus memiliki nomor SID terlebih dahulu - EKRUT

Kamu dapat melakukan pemesanan dan investasi ORI018 secara online melalui e-SBN dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini. 

1. Registrasi 

Daftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra distribusi dengan memasukkan data seperti data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan Nomor Rekening Surat Berharga. 

SID adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian. Jika kamu belum memiliki nomor SID, Rekening Dana atau Rekening Surat Berharga, silahkan menghubungi mitra distribusi. Adapun mitra distribusi yang dimaksud antara lain:

Mitra Distribusi Bank Umum: 

  • PT Bank Central Asia, Tbk 
  • PT Bank CIMB Niaga, Tbk 
  • PT Bank Commonwealth 
  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk 
  • PT Bank DBS Indonesia 
  • PT Bank HSBC Indonesia 
  • PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 
  • PT Bank Maybank Indonesia Tbk 
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 
  • PT Bank OCBC NISP,Tbk 
  • PT Bank Panin, Tbk 
  • PT Bank Permata, Tbk 
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk 
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk 
  • PT Bank UOB Indonesia 
  • PT Bank Victoria International, Tbk 

Perusahaan Efek:

  • PT Bahana Sekuritas
  • PT Danareksa Sekuritas 
  • PT Mandiri Sekuritas 
  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk 

Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology): 

  • PT Bareksa Portal Investasi 
  • PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee) 
  • PT Star Mercato Capitale (tanamduit) 

Perusahaan Financial Technology (Peer-to-Peer Lending):

  • PT Investree Radhika Jaya
  • PT Lunaria Annua Teknologi (koinworks)
  • PT Mitrausaha Indonesia Grup (modalku)

2. Pemesanan

Setelah registrasi berhasil, kamu bisa melakukan pemesanan ORI018 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Ingatlah bahwa pemesanan hanya dapat dilakukan pada masa penawaran ORI018 saja. 

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi, kamu akan mendapatkan kode pembayaran melalui email atau sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi 

Kode pembayaran ini digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui teller BANK, ATM, internet banking, mobile banking, pos atau lembaga persepi lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah pembayaran, kamu akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi pemesanan selesai serta akan memeroleh alokasi ORI-18 pada tanggal setelmen atau penerbitan. Setelah setemen, kamu dapat meminta bukti konfirmasi kepemilikan ORI018 kepada mitra distribusi. 

Itu dia penjelasan mengenai Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI) yang bisa kamu simak.

Perlu diketahui bahwa penawaran obligasi ritel oleh pemerintah ini sendiri menjadi pilihan investasi yang sekarang semakin diminati investor muda meskipun di tengah situasi pandemi.

Terbukti pada penerbitan ORI017, diketahui bahwa porsi investor dari kelompok generasi Z yang merupakan usia pelajar meningkat dibanding pada periode ORI di tahun sebelumnya. Selain itu pada penerbitan ORI017 di bulan Juni 2020 tersebut, pemerintah mencatat total volume pemesanan mencapai Rp 18,33 triliun,  melebihi target penerbitan RP 10 triliun. 

Angka tersebut memecahkan rekor penerbitan Surat Berharga Negara Ritel tertinggi sejak dijual secara online pada 2018 lalu, baik secara nominal, jumlah total investor hingga jumlah investor baru. 

Jadi, apakah kamu juga tertarik untuk berinvestasi di seri ORI kali ini?

Sebagai informasi tambahan, sama seperti ORI017, dana hasil penawaran seri ORI018 nanti juga akan digunakan untuk program pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional pasca pandemi Covid-19 dalam APBN 2020.

Jadi, jika kamu ingin ikut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19, maka  investasi dengan ORI018 bisa jadi pilihan untuk kamu lakukan. 

Obligasi Ritel Indonesia - EKRUT

Sumber:

  • Kemenkeu.go.id
  • diskartes.com
  • cnbcindonesia.com

Tags

Share