Published on

Careers

3 Cara mengukur produktivitas kerja, tips, dan beberapa contohnya

Ningtyas Dewanasari Kinasih

Cara_mengukur_produktivitas_kerja.jpg

Apakah kamu sering merasa hari-hari kerjamu tidak berjalan sesuai rencana? Kamu sudah merencanakan banyak hal yang ingin kamu lakukan, tapi hanya sedikit yang bisa terselesaikan. Akibatnya kamu menjadi kurang produktif dalam bekerja.

Tentunya kamu ingin menghindari hal tersebut, bukan? Kamu bisa mulai merubah kebiasan buruk yang menghambat kegiatanmu sehari-hari. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti tips meningkatkan produktivitas. Untuk mengetahui apakah produktivitas kamu mengalami peningkatan atau tidak, kamu juga bisa mengukurnya dengan cara berikut ini.

Memahami produktivitas kerja

Memahami produktivitas kerja
Menyelesaikan pekerjaan sesuai target dapat membuatmu merasa puas. - Pexels

Secara umum, produktivitas dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam menghasilkan sesuatu yang diharapkan atau diinginkan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan sesuai target akan membuat karyawan merasa puas dan senang. Jika kamu tidak menyukai cara kerjamu yang membuatmu kurang produktif, kamu bisa mengubahnya.

Dilansir dari thebalancesmb.com, terdapat dua alasan seseorang tidak seproduktif yang diinginkan: memiliki kebiasaan buruk yang mengganggu produktivitas kerja dan memilih untuk reaktif daripada proaktif. 

Prinsip produktivitas kerja

Prinsip produktivitas kerja
Bertanggung jawab merupakan salah satu dari prinsip tersebut- Pexels

Memiliki produktivitas tinggi merupakan impian banyak karyawan, sebab kamu telah memanfaatkan waktu dengan baik. Agar hari-harimu dalam bekerja lebih produktif lagi, kamu bisa memahami tiga prinsip produktivitas berikut ini:

1. Percaya akan peningkatan kecil

Kamu tidak bisa merubah kebiasaan kerja dengan cepat. Perubahan kecil dalam caramu bekerja, jika dilakukan secara bertahap akan menjadi perubahan besar. Mulailah dengan mengikuti satu tips, lalu kamu bisa menambah lainnya sampai kamu menemukan strategi bekerja yang sesuai denganmu.

2. Bertanggung jawab

Kamu bisa melakukan check-in mingguan dengan rekan kerja atau menetapkan deadlines sendiri dan mengumumkannya ke orang lain. Banyaknya orang yang bertanya seringkali dapat memaksa kamu untuk menyelesaikan pekerjaan.

3. Memaafkan diri sendiri

Sebagai manusia, kamu harus menerima bahwa terkadang melakukan kesalahan, fokus teralihkan, dan memiliki hari yang buruk. Lebih baik berusaha untuk memperbaiki diri daripada terus memikirkan kesalahan yang dilakukan.

7 Tips meningkatkan produktivitas kerja

7 Tips meningkatkan produktivitas kerja
Melakukan multitasking dapat memecah konsentrasi pada saat bekerja. - Pexels

Solusi untuk menjadi lebih produktif sebenarnya cukup simple, walaupun tidak selalu mudah. Kamu bisa mulai mengganti kebiasaan buruk dan merubah pola reaktif dengan kebiasaan baik yang dapat membuatmu proaktif. Kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut ini untuk menjadi lebih produktif saat bekerja:

1. Berhenti melakukan multitasking

Kamu harus berhenti melakukan semua pekerjaan dalam satu waktu. Mulailah meningkatkan produktivitas dengan fokus pada satu tugas sebelum berpindah ke pekerjaan selanjutnya.

2. Menyiapkan to-do list

To-do list merupakan alat bantu untuk menjadi lebih produktif saat bekerja. Hal tersebut dapat membuat kamu lebih terorganisir,lebih fokus, dan memberikan perasaan yang puas ketika kamu bisa menandai tugas yang sudah diselesaikan.

3. Mendelegasikan pekerjaan dengan baik

Jika kamu seorang manajer atau leader memberikan tanggung jawab ke orang yang tepat dapat membuat timmu lebih produktif. Selain itu, kamu juga memiliki waktu untuk melakukan pekerjaanmu tanpa harus terlalu sering melakukan pengawasan.

4. Mengeliminasi distraksi

Saat bekerja, kamu memerlukan konsentrasi yang tinggi, meminimalisir atau menghilangkan distraksi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, mematikan notifikasi ponsel atau meletakkannya jauh dari jangkauan.

5. Melakukan olahraga ringan

Jenuh saat bekerja pasti terjadi, kamu bisa melakukan peregangan atau berjalan-jalan sebentar. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi dan kreativitas, sehingga membuatmu lebih produktif.

6. Optimis

Ketika kamu memiliki sikap optimis, secara natural kamu akan merasa senang. Rasa senang ini akan membuatmu lebih semangat dalam mengerjakan tugasmu.

7. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi dan pemikiran logis. Hal ini akan berpengaruh pada produktivitas saat bekerja. Pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup.

Contoh perbedaan multitask dan monotask

Contoh perbedaan multitask dan monotask
Terdapat perbedaan signifikan antara multitask dan monotask. - Pexels

Melakukan multitasking saat bekerja dapat menghambat produktivitas, sedangkan fokus pada satu pekerjaan atau monotask lebih produktif karena konsentrasi tidak terpecah. Berikut ini perbedaan multitask dan monotask, yang perlu kamu ketahui:

Multitask Monotask
Tidak mungkin secara biologis. Lebih efisien.
Lebih banyak error. Pekerjaan selesai lebih cepat.
Kurang kreatifitas. Terorganisir.
Pekerjaan terbengkalai. Menghasilkan pekerjaan yang lebih baik.

Multitask sangat berbahaya pada saat kamu melakukan pekerjaan, karena berisiko memiliki hasil yang kurang memuaskan.

Baca juga: 10 Cara membuat lingkungan kerja nyaman untuk meningkatkan produktivitas

Formula mengukur produktivitas

Formula mengukur produktivitas
Formula pengukuran berbeda-beda tergantung jenis pekerjaannya.  - Pexels

Produktivitas seseorang bisa berbeda-beda tergantung dari beberapa faktor, seperti profesi, jam kerja, lingkungan, dan lainnya. Walau dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun kamu harus tetap bersikap profesional dengan mengerjakan tugas sebaik mungkin atau sesuai yang ditargetkan.

Secara gamblang penghitungannya adalah Productivity = Output/Input. Namun, melakukan pengukuran lebih kompleks dari pada rumus tersebut karena perbedaan pekerjaan dan profesi.

Jika kamu seorang software engineer maka produktivitas dapat diukur dengan kuantiti code yang kamu produksi saat melakukan programming. Apabila kamu seorang manajer proyek, pengukurannya pun juga berbeda termasuk komunikasi, ide-ide, pengaturan tim, dan lainnya.

Di era pengetahuan, kamu tidak bisa mengukur seberapa produktif seseorang hanya dari jumlah tugas yang diselesaikan saja, tetapi juga pada hasil akhir dan nilai. Dikutip dari dansilvestre.medium.com, formula pengukuran produktivitas adalah Productivity = Meaningful Work + Progress. Dengan begitu, pekerjaan yang diselesaikan pun lebih berkualitas dan memiliki value yang lebih berarti.

Memiliki profesi yang tepat dapat membuat kamu jadi lebih produktif, lho. Jika kamu ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan karier yang baik, segara daftarkan diri kamu di EKRUT.

Baca juga: 8 Cara tepat meningkatkan produktivitas karyawan

Itulah dia ulasan mengenai produktivitas pada saat melakukan pekerjaan. Yuk, mulai ubah kebiasaan burukmu yang bisa menghambat keefektifan dalam bekerja. Kamu bisa memulai dengan menggunakan tips yang sudah disebutkan diatas. 

sign up EKRUT

Sumber: 

  • nytimes.com
  • dansilvestre.medium.com
  • Thebalancesmb.com

Tags: Tips kerja

Tags

Share