Published on

jobs

Informasi lengkap Rapid Application Development dan tahapannya

Nur Lella Junaedi

rapid-application-development-adalah-EKRUT.jpg

Rapid application development adalah salah satu metode pengembangan yang dipakai setelah banyak programmer menyadari ketidakefektifan yang terjadi dari metode waterfall.

Lantas seperti apa metode rapid application development ini dan bagaimana cara kerjanya?

Lebih paham dengan rapid application development

rapid application development adalah EKRUT 
Metode RAD ini kerap dipakai oleh developer ketika merasa metode waterfall tidak efektif - EKRUT

Sederhananya metode rapid application development adalah metode pengembangan perangkat lunak yang menekankan feedback serta kecepatan, sepanjang siklus pengembangan dan pengujian berlangsung. 

Ini merupakan bagian dari metode agile development yang diciptakan oleh James Martin pada tahun 1991. 

Di mana dengan menggunakan metode rapid application development atau RAD ini, developer bisa dengan mudah mengubah fungsi bahkan mengubah desain tanpa harus merusak produk akhir. 

Sementara di dalam metode waterfall sendiri tidak begitu, developer banyak mengalami kesulitan untuk mengubah fitur dan fungsi perangkat lunak yang dikerjakan saat berada di tahap pengujian.

Lewat metode ini prototipe dibuat dengan cepat dan dikirimkan kepada klien untuk mendapatkan feedback, tentang prototipe di masa depan disertai dengan fungsi baru yang ditambahkan. 

Meskipun metode RAD seolah terlihat lebih baik dari pada metode waterfall, akan tetapi model ini juga memiliki beberapa keterbatasan seperti: 

  • Membutuhkan developer dan desainer yang sangat terampil. 
  • Metode RAD hanya berlaku untuk proyek kecil dan menengah. 
  • Menuntut keterlibatan pengguna yang berkelanjutan supaya bisa memperbaiki prototipe secara berulang. 
  • Memerlukan modularitas, yang artinya hanya dapat diterapkan pada sistem perangkat lunak yang bisa dimodulasi menjadi komponen yang lebih kecil. 
  • Tidak semua aplikasi kompatibel dengan metode ini. 

Oleh karena itu apabila kamu ingin mengadopsi metode ini dengan tepat, pastikan bila proyekmu telah memenuhi beberapa hal. Misalnya seperti, membutuhkan waktu pengembangan yang singkat 2-3 bulan, pengguna terlibat sepanjang siklus, persyaratan diketahui dan memiliki risiko teknis yang kecil.  

Baca juga: 12 Prinsip metode agile dalam pengembangan perangkat lunak

4 Tahapan metode Rapid Application Development 

rapid application development adalah EKRUT 
Ada sekitar empat tahapan yang dilakukan dalam metode ini - EKRUT

Prinsip utama dari metode RAD adalah untuk mengurangi proses perencanaan dan fokus pada proses konstruksi serta desain yang berulang sehingga developer bisa menyelesaikan proyek lebih cepat tanpa memengaruhi kepuasan klien. 

Adapun tahapan dari metode RAD sendiri terdiri dari empat tahapan yang meliputi: 

1. Menentukan persyaratan proyek 

Umumnya di tahap ini klien, developer, dan tim akan menentukan persyaratan proyek serta mengidentifikasi masalah yang akan ditemui selama proyek tersebut berlangsung. 

Persyaratan dari proyek ini berupa anggaran, tujuan, jadwal dan harapan ketika proyek itu selesai. 

Klien biasanya akan menjelaskan tentang visi produk dan sebaiknya di tahapan ini juga segala bentuk ketidakjelasan agar ditanyakan guna menghindari terjadinya miskomunikasi di lain waktu. 

2.Membuat prototype

Setelah persyaratan proyek disepakati bersama, maka tahapan selanjutnya dari metode Rapid application development adalah membangun prototipe awal. 

Pada tahap kedua inilah yang membedakan metode RAD dengan metode lainnya.

Pasalnya, dalam tahapan kedua ini, semua bag dan proses iterasi dilakukan secara berulang guna mendapatkan produk yang terbaik. 

Nantinya developer akan membuat prototipe dengan fungsi dan fitur yang berbeda secepat mungkin. Lalu prototipe itu akan diuji oleh klien sekaligus pengguna untuk mengetahui mana yang berhasil dan mana yang tidak. 

Di fase kedua inilah developer biasanya akan bisa mengubah model hingga bisa memenuhi harapan dari klien. 

3. Rapid construction dan feedback

Rapid construction adalah tahapan di mana terjadinya pengkodean aplikasi, integrasi unit, pengujian sistem dan mengubah sistem prototype dan beta menjadi model kerja. 

Di dalam fase ini software dan aplikasi diuji secara menyeluruh untuk memenuhi keinginan klien. 

Developer juga akan bekerja sama dengan klien dan pengguna akhir untuk menentukan feedback tentang fungsionalitas dan interface guna meningkatkan semua aspek dalam produk. 

Sama seperti fase kedua, pengulangan pun bisa terjadi dalam tahap ini, apabila klien menemukan perubahan atau ide baru untuk menangani masalah dalam produk. 

Namun, apabila itu tidak diperlukan maka kamu bisa melanjutkan ke tahap terakhir. 

4. Cutover  

Ini adalah fase finalisasi yang mencakup aspek interface, fungsi, estetika dan segala sesuatu yang terkait dengan software atau aplikasi yang dibuat.  

Pada fase ini juga kerap diikuti dengan pengujian kepada pengguna terakhir, dimana pengujian tersebut meliputi aspek usability testing, kestabilan dan semua hal untuk memastikan produk berjalan baik. 

Baru setelah itu produk tersebut bisa diserahkan kepada klien.

Itu dia empat tahapan yang harus dilalui dalam metode rapid application development. Semoga penjelasan di atas dapat membantu kamu untuk lebih paham, ya. 

Baca juga: 4 Perbedaan UI dan UX yang perlu diketahui

Dengan mengetahui tahapan tersebut, sekarang kamu bisa mencoba mengaplikasikannya dengan baik. 

rapid application development adalah EKRUT

Sumber: 

  • kissflow
  • airfocus
  • guru99
  • codebots
  • lucidchart

Tags

Share