Published on

Careers

Remote working bisa bikin kesepian

Maria Yuniar

despaired-2261021__340.jpg

Jika dilihat sekilas, bekerja dari jauh memang memiliki banyak keuntungan. Dari segi biaya, Anda tak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk pergi ke kantor. Dari segi kenyamanan, Anda bisa menentukan tempat kerja yang Anda inginkan. Selain itu, bagi Anda yang ingin tampil rapi, Anda juga tak perlu repot-repot mencari pakaian baru untuk ke kantor.

Namun, bekerja dari jauh tak selamanya berdampak baik. Ada pula risiko yang ditimbulkan dari cara kerja seperti ini. Berikut 5 risiko yang bisa terjadi karena bekerja dari jarak jauh.

 

Isolasi sosial

Sebuah laporan yang baru-baru ini diterbitkan oleh lembaga asal Inggris, Campaign to End Loneliness, memprediksi bahwa isolasi sosial membuat karyawan di negara tersebut kehilangan US$ 3,1 juta setiap tahun akibat menurunnya produktivitas, kehadiran dan turnover. 

Studi dari jurnal Psychological Science yang mempelajari subyek dalam jangka tujuh tahun menemukan, ternyata isolasi sosial bisa meningkatkan risiko kematian hingga 29 persen. Sementara itu, hidup sendirian bisa meningkatkan risiko kematian hingga 32 persen.

Bila Anda sering merasa kesepian walaupun berada di tempat ramai seperti kantor atau tepi jalan, risiko kematian Anda bisa meningkat hingga 26 persen.

 

Gangguan kesehatan mental

Para pekerja jarak jauh juga berisiko terkena masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan serta berbagai masalah fisik seperti insomnia, sistem kekebalan tubuh melemah, dan depresi. Jadi, karena senyawa tubuh yang terpengaruh persepsi kesepian ini menimbulkan penurunan fungsi organ, maka kesehatan individu pun menurun.

 

Merasa diperlakukan tak adil

Berdasarkan sebuah penelitian terhadap sekitar 1.200 karyawan, bekerja dan membina relasi dari berbagai tempat di dunia melalui bantuan teknologi sangat menantang bagi pekerja. Hasilnya, lebih dari separuh respoden merasa bahwa bekerja dengan dipisahkan jarak dan waktu telah membuat mereka merasa diperlakukan tidak adil.

Sebanyak 41 persen karyawan yang bekerja secara remote menyatakan bahwa rekan kerja mereka banyak membicarakan hal negatif tentang mereka. Sementara itu, hanya ada 31 persen karyawan yang bekerja di dalam kantor yang merasakan hal tersebut.

Melihat risiko yang mungkin timbul karena bekerja dari jarak jauh, sebenarnya Anda bisa menyiasatinya dengan bekerja bersama rekan atau meluangkan waktu dengan keluarga dan teman saat akhir pekan.

Bagaimana pendapat Anda? Mana yang Anda pilih, bekerja di kantor atau secara remote?

 

Sumber:
job-like.com
intipesan.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    5_Contoh_daftar_riwayat_hidup_yang_profesional_dan_relevan_untuk_ditulis.jpg

    Careers

    8 Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Profesional beserta Informasi yang Perlu Dicantumkan

    Sylvia Rheny

    03 October 2022
    8 min read
    0-creative-thinking.jpg

    Careers

    7 Cara Meningkatkan Creative Thinking dan Pentingnya dalam Dunia Kerja

    Arin Khurota

    30 September 2022
    6 min read
    efikasi-diri-adalah-EKRUT.jpg

    Careers

    Hubungan efikasi diri dengan tingkat produktivitas kerja

    Nur Lella Junaedi

    30 September 2022
    5 min read

    Video