Published on

Lainnya

Ketahui Syarat dan Proses Pengajuan Restrukturisasi Kredit Berikut Ini!

Anissa Trisdianty

H1_(1).jpg

Restrukturisasi menjadi istilah yang cukup familiar di dunia perbankan. Biasanya, restrukturisasi diajukan jika debitur mengalami kesulitan dalam membayar kembali pinjaman yang diajukan ke suatu lembaga keuangan.

Baca juga: 6 Tips keuangan untuk bersiap menghadapi resesi

Apa itu restrukturisasi?


Sering disalahartikan, restrukturisasi dianggap program penghapusan hutang, padahal bukan (sumber: pexels)

Mengutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), restrukturisasi kredit diartikan sebagai upaya perbaikan yang dilakukan dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang berpotensi mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.

Pemberian hak restrukturisasi ini tidak sama dengan penghapusan hutang, melainkan memberikan keringanan membayar cicilan hutang. Jadi, hutang debitur masih tetap ada.

Baca juga: Cara cek BI checking secara online dan 3 tips menjaga BI checking aman

Hal-hal penting tentang restrukturisasi kredit


Sebelum mengajukan restrukturisasi, pahami dulu beberapa hal krusial seputar program ini (sumber: pexels)

Beberapa hal penting yang harus kamu cermati terkait dengan restrukturisasi:

1. Restrukturisasi kredit bukan penghapusan hutang

Seringkali di salah pahami, restrukturisasi seringkali dianggap sebagai pemutihan hutang. Padahal, program restrukturisasi tidak menghapuskan hutang debitur tapi pemberian keringanan. Hutang masih ada dan wajib dicicil, hanya saja ada beberapa keringanan yang diberikan oleh bank.

2. Bentuk restrukturisasi

Proses restrukturisasi ini biasanya berupa penurunan suku bunga kredit, memperpanjang tenor (jangka waktu pinjaman), mengurangi tunggakan bunga kredit, mengurangi tunggakan pokok, memberikan tambahan fasilitas kredit sampai mengkonversi kredit yang ada menjadi dana penyertaan modal sementara.

3. Sampai kapan restrukturisasi bisa diajukan?

Informasi terbaru dari lembaga Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan bahwa program restrukturisasi untuk kredit ini akan diperpanjang sampai Maret tahun 2022 untuk perbankan dan April 2022 untuk perusahaan leasing. Hal ini tertulis dalam POJK Nomor 48/POJK.03/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020.

4. Apakah setiap pengajuan akan diterima?

Semua debitur yang memenuhi syarat boleh mengajukan restrukturisasi. Tapi pemberian keringanan lebih diutamakan bagi pengusaha kecil yang terdampak pandemi. Adapun nilai pinjaman maksimal yang akan mendapatkan restrukturisasi adalah Rp10 miliar.

Baca juga: Startup fintech jadi incaran investor di Indonesia

Jenis dan contoh restrukturisasi kredit


Pengajuan restrukturisasi menjadi jalan aman yang banyak diambil oleh para debitur (sumber: pexels)

1. Potongan kredit dalam satu kali bayar

Jenis restrukturisasi ini diperuntukan bagi kamu yang ingin menyelesaikan seluruh hutang dalam satu kali bayar. Dengan melunasi segera, maka pihak kreditur akan memberikan potongan jumlah yang dibayarkan. Kekurangannya, debitur dituntut untuk memiliki uang dalam jumlah banyak karena program ini berlaku untuk satu kali bayar saja.

2. Perpanjangan tenor dengan bunga rendah

Jenis restrukturisasi ini cocok untuk debitur dengan dana minim. Debitur dapat mengajukan restrukturisasi dengan tujuan untuk memperpanjang tenor cicilan sehingga menjadi lebih ringan. Bunga yang dibebankan juga menjadi lebih rendah dari bunga pada umumnya. Untuk mengikuti program ini, debitur diminta untuk membayar DP setidaknya 10% dari hutang satu kali cicilan.

3. Diskon cicilan

Program restrukturisasi ini merupakan gabungan dari dua program sebelumnya. Debitur dapat menikmati potongan cicilan sekaligus perpanjangan tenor cicilan. Namun, tidak semua bank memberikan hak restrukturisasi seperti ini. Jika nasabah memiliki kondisi yang mendukung untuk sulit melunasi hutang, kemungkinan besar bisa mendapatkan program ini. Meskipun begitu, potongan yang diberikan tidak akan sebesar program satu kali bayar dan tenor cicilan tidak sepanjang program cicilan.

Baca juga: 10 Cara mengatur keuangan yang mudah dan efektif

Syarat permohonan restrukturisasi kredit


Semua debitur berhak mengajukan restrukturisasi asalkan memenuhi syarat (sumber: pexels)

Agar bisa mendapatkan persetujuan pengajuan restrukturisasi pinjaman, debitur harus memenuhi dua syarat utamanya, yaitu:

  1. Debitur mengalami kesulitan dalam pembayaran hutang pokok dan atau bunga kredit
  2. Debitur memiliki prospek usaha yang bisa diandalkan sehingga dinilai mampu untuk melunasi kewajiban setelah kredit direstrukturisasi

Baca juga: Kenali CVV dan CVV di Kartu Kredit agar Kartu Kredit Aman!

Proses pengajuan restrukturisasi kredit


Proses pengajuan restrukturisasi relatif mudah (sumber: pexels)

Sebelum mengajukan restrukturisasi, sebaiknya cek kembali laporan keuangan bisnis. Tujuannya untuk melihat kemampuan keuangan kamu. Biasanya pihak bank akan melakukan penilaian kemampuan usaha yang dibandingkan dengan kewajiban yang ada. Jika sudah memastikan kemampuan finansialmu, berikut langkah-langkah pengajuan restrukturisasi kredit yang umum:

  1. Debitur mengajukan permohonan restrukturisasi pada bank terkait
  2. Bank akan melakukan assessment
  3. Pihak kreditur (bank/leasing) memberikan restrukturisasi kredit berdasarkan profil risiko debitur
  4. Informasi persetujuan restrukturisasi kredit disampaikan langsung pada debitur secara online atau cara tertentu tergantung pihak kreditur

Baca juga: Mengenal Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit dan Cara Menjaga Keamanannya

Demikian penjelasan mengenai restrukturisasi. Meskipun kamu memenuhi syarat, tapi jika masih bisa membayar cicilan seperti biasa, disarankan untuk tidak mengajukan restrukturisasi. Tapi kalau pembayaran cicilan membuat arus keuangan bulanan kamu jadi tidak seimbang, tidak ada salahnya mencoba mengajukan program ini.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Jika kamu ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, yuk, sign up di EKRUT sekarang juga karena banyak peluang kerja dari perusahaan dan startup ternama menantimu!

sign up EKRUT

Sumber:

  • kompas
  • ojk
  • akseleran

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_grross_adalah.jpg

    Careers

    Bedanya Gross, Nett, dan Gross Up yang Wajib Karyawan Ketahui

    Alvina Vivian

    04 July 2022
    5 min read
    Kenali_Investasi_Reksa_Dana_Pendapatan_Tetap_(RDPT)_beserta_Kelebihan_dan_Kekurangannya.png

    Lainnya

    Kenali Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) beserta Kelebihan dan Kekurangannya

    Sylvia Rheny

    28 June 2022
    6 min read
    H1_Honorarium.jpg

    Lainnya

    Honorarium: Definisi, Ketentuan Hukum, dan Bedanya dengan Gaji

    Algonz D.B. Raharja

    27 June 2022
    5 min read

    Video