Published on

Careers

Resume adalah: Ketahui pengertian, 4 jenis, bedanya dengan CV, dan panduan membuatnya

Ningtyas Dewanasari Kinasih

Resume_adalah_Pengertian__jenis__bedanya_dengan_CV__dan_panduan_membuatnya.jpg

Saat melamar pekerjaan, tentunya kamu perlu untuk mempersiapkan diri. Selain kemampuan yang sesuai dengan kualifikasi, kamu juga wajib untuk menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen tersebut berisikan berbagai macam data terkait pelamar kerja. Perusahaan akan melakukan screening awal untuk memilih kandidat yang tepat melalui data yang didapatkan dari dokumen tersebut. 

CV, sertifikat, cover letter, dan resume adalah beberapa contoh dokumen yang harus kamu siapkan. Salah satu dokumen penting yang dapat membuat kamu menonjol adalah dengan menulis resume yang baik, lho. Yuk, perhatikan penjelasan berikut ini.

Apa itu resume?

Apa itu resume
Resume adalah dokumen yang berisikan gambaran kualifikasi pelamar kerja. (Sumber: Pexels)

Dilansir dari resumegenius.com, resume adalah dokumen formal yang memberikan gambaran mengenai kualifikasi profesional kandidat. Hal ini juga termasuk pengalaman kerja yang relevan, skill, pendidikan, dan prestasi yang telah dicapai oleh kandidat.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, resume adalah salah satu dokumen yang digunakan perusahaan untuk mengidentifikasi kandidat dalam langkah awal perekrutan. Dimana recruiter akan menentukan kandidat mana yang akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu wawancara. 

Resume adalah dokumen yang biasanya dilampirkan bersama dengan cover letter pada saat melamar pekerjaan. Resume dapat membantu dalam menunjukkan kemampuan yang tiap kandidat miliki. Selain itu, dengan menulis resume yang baik, kamu juga bisa meyakinkan recruiter kalau kamu adalah kandidat yang mereka cari. 

Baca juga: Contoh surat referensi kerja yang membantu proses rekrutmen

4 Jenis resume

Jenis resume
Salah satu jenis resume adalah chronological yang banyak digunakan oleh kandidat. (Sumber: Pexels)

Resume adalah dokumen yang dapat terbagi menjadi beberapa jenis. Setiap jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai referensi, berikut ini 4 jenis resume yang perlu kamu ketahui.

  1. Resume fungsional. Jenis resume ini lebih fokus terhadap skill dan kemampuan. Biasanya digunakan untuk seseorang yang melakukan perpindahan karier.
  2. Resume kombinasi. Sesuai dengan namanya, resume ini adalah penggabungan antara resume fungsional dan chronological. Dimana berfokus pada skill dan dan pengalaman kerja yang bisa menunjukkan kualifikasimu.
  3. Resume chronological. Resume ini dibuka dengan pengenalan dan dilanjutkan dengan gambaran mengenai pengalaman profesional dimulai dari yang paling akhir. Jenis tersebut merupakan resume yang paling umum digunakan oleh pelamar kerja.
  4. Resume yang ditargetkanResume ini dibuat tergantung dari posisi yang kamu inginkan saat melamar pekerjaan. Sehingga, isinya hanya berfokus pada kemampuan dan pengalaman yang relevan dengan posisi terkait.

Perbedaan resume dengan CV

Perbedaan resume dengan CV
Perbedaan CV dan resume adalah panjang penulisannya.  (Sumber: Pexels)

Terdapat perbedaan mendasar antara resume dan CV, yaitu panjang dari kedua dokumen tersebut. Penulisan resume lebih pendek apabila dibandingkan dengan CV. Resume adalah dokumen yang memberikan gambaran singkat tentang profil kandidat, seperti pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan. Sedangkan CV terdiri dari beberapa halaman yang berisi ringkasan latar belakang kandidat secara lebih terperinci.

CV merupakan dokumen yang bersifat statis, isinya tetap dan tidak disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar kandidat. Resume adalah dokumen yang lebih fleksibel dan dapat berubah sesuai dengan posisi yang diinginkan saat melamar pekerjaan.

Baca juga: 5 Contoh CV kreatif untuk pekerja profesional

Fungsi resume

Fungsi resume
Fungsi  resume adalah untuk meyakinkan recruiter agar lolos ke tahap berikutnya. (Sumber: Pexels)

Menurut Zety.com, tujuan dari resume adalah untuk memperkenalkan kandidat kepada recruiter dan menampilkan kualifikasinya, sehingga dapat melanjutkan ke tahap perekrutan selanjutnya. Dengan kata lain, resume adalah alat yang dapat meyakinkan recruiter bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.

Maksud dari penulisan resume sendiri adalah untuk menyoroti pengalaman, pendidikan, dan keterampilan dalam format standar yang mudah dibaca oleh recruiter. Pastikan resume yang kamu buat berisikan kualifikasi yang relevan dengan posisi yang kamu inginkan.

Apa saja yang harus ada dalam resume?

Apa saja yang harus ada dalam resume?
Beberapa hal yang harus ada dalam resume adalah kontak informasi, pengalaman kerja, dan keterampilan. (Sumber: Pexels)

Lalu, apa saja yang harus ada dalam resume? Hal tersebut tergantung dari posisi atau pekerjaan yang kamu lamar dan latar belakang profesionalmu yang relevan. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang harus ada dalam resumemu, seperti:

  • Informasi kontak. Masukkan nama lengkap, nomor telepon, dan alamat e-mail. Kamu juga bisa menambahkan akun sosial media, seperti LinkedIn, Instagram, dan lainnya.
  • Perkenalan. Gambaran singkat mengenai latar belakang profesional dan kualifikasi utama yang kamu miliki. Introduction dapat kamu buat dalam ringkasan resume, profil profesional, dan ringkasan kualifikasi.
  • Pendidikan. Sebutkan dimana kamu menempuh pendidikan, program studi, dan gelar tertinggi yang kamu miliki. Kamu juga bisa menambahkan nilai IPK dan kursus relevan yang pernah kamu ikuti apabila kamu belum memiliki pengalaman yang masih kurang.
  • Pengalaman. Tuliskan apa saja pengalaman kerja yang kamu miliki, tentunya harus relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Sebutkan pula perusahaan, lama bekerja, dan buat poin-poin dari tanggung jawab yang kamu lakukan. Kamu juga bisa menambahkan berbagai pencapaian yang berhasil kamu raih selama bekerja.
  • Keterampilan. Menyebutkan keterampilan yang relevan dengan posisi yang kamu inginkan merupakan hal yang wajib kamu lakukan. Tidak hanya hardskill saja, kamu juga harus menambahkan softskill. Hal tersebut untuk menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.

Kenali 3 langkah cara membuat resume

Cara membuat resume
Langkah pertama dalam penulisan resume adalah memastikan struktur dan format yang akan digunakan. (Sumber: Pexels)

Resume adalah dokumen formal yang harus diikutsertakan pada saat kamu melamar pekerjaan, sehingga penulisannya pun tidak bisa sembarangan. Kamu harus ingat tujuan dari resume adalah untuk meyakinkan recruiter bahwa kamu adalah kandidat yang mereka cari. Berikut ini beberapa langkah cara pembuatan resume yang bisa kamu ikuti:

1. Menggunakan struktur resume yang jelas

Ketika kamu menulis resume, pastikan struktur atau formatnya. Gunakan struktur standar format penulisan dokumen formal. Contoh format resume yang bisa kamu ikuti, yaitu

  • Atur margin 1 inchi pada setiap sisi halaman
  • Gunakan spasi single atau 1,5 antar baris
  • Tampilkan kontak info pada header resume yang terpisah
  • Gunakan font yang standar dengan ukuran 11 atau 12pt
  • Deskripsikan pengalaman dengan menggunakan poin

2. Menentukan jenis resume

Menentukan format resume
Cara menulis resume adalah dengan menentukan jenis resume yang sesuai. (Sumber: Pexels)

Format resume yang akan kamu gunakan bisa disesuaikan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Setelah mengetahui beberapa jenis resume dari ulasan sebelumnya, kamu dapat memilih format resume yang bisa membuat kemampuanmu lebih menonjol.

Jika kamu ingin lebih fokus pada keterampilan dan kemampuan, kamu bisa menggunakan resume fungsional. Kamu juga bisa menggunakan resume kronologis yang banyak digunakan oleh pelamar kerja yang menonjolkan pengalaman kerja terakhir.

3. Isi resume

Kamu sudah mengetahui fungsi resume, bukan? Resume adalah alat yang dapat membantu kamu dipanggil oleh perusahaan untuk wawancara. Beberapa hal apa saja yang harus ada dalam isi resume telah disebutkan sebelumnya, seperti kontak,  pengalaman kerja, skill, pendidikan, dan lainnya.

Dengan begitu kamu bisa menonjolkan poin-poin yang dapat menunjukkan kualitasmu sebagai pelamar pekerjaan. Memberikan gambaran diri yang tepat dan relevan dengan posisi yang dilamar dapat meyakinkan recruiter, lho.

Kenapa resume penting untuk pencari kerja?

Kenapa resume penting untuk pencari kerja
Pentingnya menulis resume adalah kamu bisa menonjolkan kualifikasi yang dimiliki. (Sumber: Pexels)

Cover letter, CV, resume adalah bagian penting dalam proses perekrutan yang merupakan bahan pertimbangan awal untuk mencari kandidat yang tepat. Resume biasanya adalah bagian pertama yang akan dilihat oleh recruiter, jadi sangat penting untuk kamu dapat menyampaikan kualifikasi secara akurat dan meyakinkan. Dengan resume yang kamu buat, recruiter akan mendapatkan gambaran dari keterampilan yang relevan, pengalaman kerja, pendidikan, dan berbagai pencapaian yang kamu miliki.

Baca juga: 5 Tips menceritakan riwayat kerja dalam interview

Dari informasi tersebut, perusahaan akan mengambil keputusan apakah kamu kandidat yang diinginkan untuk lanjut ke tahap wawancara atau tidak. Sehingga, kamu wajib berhati-hati pada saat menulisnya, ya!

Resume yang kamu tulis harus didasarkan dari lowongan pekerjaan yang akan kamu lamar. Jika kamu ingin mencari pekerjaan dengan mudah, yuk daftarkan diri kamu di EKRUT untuk proses yang lebih cepat dan karier yang menjanjikan.

Membuat resume dapat membantu kamu mendapatkan pekerjaan impian, lho. Pastikan semua komponen yang ingin kamu tonjolkan ada didalamnya. Semoga berhasil, ya!

SIGN UP EKRUT

Sumber: 

  • resumegenius.com
  • kompas.com
  • zety.com

Tags

Share