startup

Technopreneurship: Pengertian, peluang, dan 4 tips membangunnya

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Anisa Sekarningrum

Content writer experiences in digital marketing, startup, and writing feature article. 

1._Technopreneurship_Pengertian__peluang__tips__dan_contohnya.jpg

Selain entrepreneurship, kini technopreneurship juga menjadi sebuah istilah yang banyak diucapkan dan perlu dimengerti. Mari cari tahu bersama, apa itu technopreneurship, seperti apa peluang dan tipsnya, serta siapa saja tokoh yang sukses menjalankan technopreneurshipLet's get started!

Apa itu technopreneurship?


Belajar menjadi seorang teknopreneur dengan presentasi ide bisnis - EKRUT

Menurut 101entrepreneurship.org, istilah technopreneurship berasal dari penggabungan dua kata yang sangat populer saat ini yaitu, entrepreneurship dan teknologi.  Entrepreneurship adalah proses menciptakan sebuah bisnis yang sukses, dari sebuah ide tentang membuat sebuah produk atau layanan yang dibutuhkan banyak orang. 

Untuk menjadi seorang entrepreneur, orang yang melakukan bisnisnya, dibutuhkan orang yang jeli dalam melihat sebuah peluang dari target pasar dan industri. Dalam proses bisnisnya nanti perlu dilakukan riset pasar, serta strategi untuk memperkirakan kemungkinan keuntungan dan pendapatan agar bisnis tersebut dapat berjalan lancar. 

Sedangkan teknologi adalah aplikasi langsung dari sebuah pengetahuan ilmiah yang mempermudah kerja manusia. Walaupun secara konteks biasanya teknologi dikenal sebagai Information Technology (IT) atau Teknik Informasi. 

Perbedaan technopreneurship dengan entrepreneurship

Perbedaan technopreneurship dengan entrepreneurship
Melakukan tes pada produk technopreneurship yang berupa sebuah teknologi - EKRUT

Lalu apa yang berbeda dari technopreneurship dan entrepreneurship? Dikutip dari Binus University Business School, entrepreneurship adalah keyakinan kuat yang ada dalam diri seseorang untuk mengubah dunia melalui ide dan inovasinya. Keyakinan ini kemudian ditindaklanjuti dengan keberanian mengambil risiko mewujudkan ide dan inovasinya tersebut melalui organisasi yang didirikannya, mulai dari membangun, memelihara, dan mengembangkannya sampai menghasilkan dampak nyata bagi dunia.

Menurut Tomas W Zimmerer (1996), kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha. Sedangkan technopreneurship adalah proses menyatukan keahlian dalam teknologi dengan keterampilan dan kemampuan kewirausahaan.

Dalam kamus Collins mendefinisikan teknopreneur sebagai "wirausahawan yang memulai dan mengelola bisnis teknologi mereka sendiri". Seorang teknopreneur biasanya adalah orang yang lebih suka menentang sistem dan praktik tradisional untuk menghasilkan cara yang lebih baik, lebih kreatif, dan berbeda dalam melakukan sesuatu.

Secara umum, seorang teknopreneur adalah orang yang paham teknologi, kreatif, bersemangat, inovatif dan dinamis yang berpikir di luar kotak. Sehingga sebenarnya technopreneurship hanyalah istilah dari entrepreneurship di bidang teknologi. 

Baca juga: Melihat kontribusi startup digital Indonesia selama pandemi  

Peluang technopreneurship

Peluang technopreneurship
Berdiskusi mengenai peluang technopreneuship - EKRUT

Technopreneurship memiliki peran penting dalam penggunaan teknologi untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti memudahkan orang untuk berhubungan satu sama lain serta solusi yang bermanfaat bagi banyak orang. Technopreneurship dapat menciptakan kesempatan kerja bagi banyak orang. Bisnis ini mempunyai potensi yang sangat besar sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menjalankan operasi bisnis. 

Technopreneurship dapat menggunakan sumber daya lokal untuk meningkatkan nilai bisnis dan mengurangi pemborosan sumber daya. Seorang teknopreneur dapat mengetahui peluang dan kesempatan bisnis bahkan di area terpencil. Seorang teknopreneur adalah orang yang kreatif dan inovatif sehingga mereka dapat memainkan peran penting dalam pemanfaatan dan perkembangan teknologi.

Technopreneurship adalah bisnis yang membutuhkan banyak modal dan dana untuk mengembangkan bisnis, sehingga hal ini menjadi peluang bagi para investor untuk membantu keuangan bisnis demi pembangunan ekonomi yang besar dalam jangka panjang. Technopreneurship membuka peluang yang sangat besar untuk generasi muda untuk bisa bekerja di perusahaan ini, sehingga mereka dapat belajar dari satu sama lain dan tumbuh bersama hingga bisa memulai merintis perusahaan bisnis mereka sendiri.

4 Tips menjadi technopreneurship sukses

4 Tips menjadi technopreneurship sukses
Berbagi tips sukses menjadi seorang teknopreneur - EKRUT

Berikut adalah beberapa tips untuk menjadi technopreneurship yang sukses dari 101entrepreneurship.org:

1. Membangun sebuah tim

Technopreneurship adalah orang yang ahli di bidang teknis dengan kemampuan wirausaha. Namun, sebetulnya konsep dasarnya tetaplah sama. Saat kamu memiliki ide yang brilian, ini adalah saat yang tepat untuk mencari bantuan. Jika kamu tidak pandai dalam hal teknologi, maka pekerjakanlah seseorang yang tech-savvy. Sebaliknya, jika kamu mengerti tentang teknologi, maka kamu membutuhkan seseorang yang ahli di bidang marketing. 

Perlu diingat bahwa technopreneurship bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan satu orang. Kamu akan selalu membutuhkan bantuan untuk mewujudkan idemu menjadi kenyataan.

2. Meningkatkan keterampilan dalam pemecahan masalah

Menjadi seorang teknopreneur berarti kamu akan menghadapi banyak masalah. Terutama di saat awal kamu membangun bisnis ini. Kamu akan menghadapi masalah seputar pendanaan, penyesuaian biaya operasional, dan tentunya hambatan regulasi. Sehingga kamu membutuhkan keterampilan dalam memecahkan masalah. Jika kamu gagal dalam rencana nyata yang sudah kamu susun, kamu harus siap dengan perencanaan alternatif lainnya yang sudah kamu buat.

Terlebih lagi, kamu harus pintar menganalisis biaya, waktu, tenaga kerja, dan sumber daya yang selalu dibutuhkan dalam setiap aktivitas. Jangan lupa juga untuk menghitung keuntungan yang kamu harapkan.

3. Keterampilan dalam mengambil keputusan 

Membuat keputusan adalah keterampilan signifikan yang harus dimiliki setiap teknopreneur. Setelah mendapatkan perkiraan keuntungan dan kerugian dari setiap opsi yang sudah kamu buat, kamu harus mengambil keputusan dari strategi terbaik yang memiliki biaya hemat serta layak secara komersial. Jangan membuat diri kamu bingung dengan mengubah setiap rencana yang kamu buat hingga berkali-kali. 

4. Implementasi Ide

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah mengimplementasikan ide kamu dengan meluncurkan produk atau layanan atau platform yang telah kamu upayakan. Kerja keras bukanlah satu-satunya hal yang diperlukan seorang teknopreneur, tapi juga sebuah keteguhan hati untuk mewujudkan sebuah ide. Bahkan kamu harus rela mengubah ide kamu demi hasil akhir yang lebih inovatif.  

Baca juga: 7 Cara menitip karier terbaik di perusahaan startup 

Contoh technopreneurship

Contoh technopreneurship
Untung besar yang diraih oleh para teknopreneur - EKRUT

Siapa sajakah orang-orang yang berhasil melaksanakan technopreneurship? Berikut adalah contoh beberapa tokoh-tokoh di balik digitalisasi abad ini. 

Elon Musk

Elon Musk, adalah billionaire dan CEO dari SpaceX, PayPal, dan Tesla. Pria ini kabarnya telah menjadi miliuner sejak usianya masih 20 tahun, karena menjual perusahaan rintisannya, Zip2 untuk menjadi bagian dari Compaq Computers. 

Dilansir dari kompas.com, sejak kecil Elon Musk banyak melamun mengenai penemuan yang ingin dia buat. Saat usia 10 tahun, dia belajar komputer secara otodidak dan dua tahun kemudian dia berhasil menjual perangkat lunak pertamanya yaitu video game Blastar yang bertema perang luar angkasa. Setelah pindah dari Afrika Selatan ke Kanada, Musk mengenyam pendidikan di Queen’s University, kemudian dia pindah ke Amerika dan belajar bisnis dan fisika di Universitas Pennsylvania. Dia juga mengejar gelar PhD di bidang fisika energi di Universitas Stanford, namun keluar dua hari setelah masuk di universitas top di Amerika itu. 

Setelah mendirikan Zip2, Musk membuat X.com, kini berubah menjadi PayPal, yang bergerak di bidang jasa transfer uang secara online. PayPal kemudian dilelang online di eBay dan laku seharga 1,5 milliar dollar Amerika Serikat. Kegilaannya pada luar angkasa membuat Musk menciptakan perusahaan SpaceX (Space Exploration Technologies), dengan tujuan membuat roket yang lebih terjangkau. Tidak hanya roket, Elon Musk juga tertarik dengan masa depan mobil listrik, sehingga dia menjadi salah satu penyandang dana utama Tesla Motors. 

Bill Gates

Bill Gates, penemu dan peraih penghargaan perusahaan sepanjang masa, yaitu Microsoft. Dikutip dari voffice.co.id, Bill Gates adalah orang yang bertahun-tahun berada di peringkat atas dalam daftar orang terkaya di dunia. Saat kecil, Gates sempat mengalami kesulitan semasa sekolah, kemudian di Lakeside School dia pertama kali belajar dan mengenal dunia komputer. 

Gates dapat menguasai BASIC, sebuah bahasa pemrograman komputer, dengan cepat. Dia menggunakan waktunya selama berjam-jam untuk menulis program, melakukan permainan dan mempelajari banyak hal tentang komputer. Bill Gates mengenyam studi di Harvard University, di sanalah dia bertemu dengan Paul Allen dan bersama mereka mengembangkan talent di bidang pemrograman komputer. Untuk memberikan lebih banyak waktunya membangun Microsoft, Bill Gates memutuskan untuk keluar dari Harvard University. 

Dengan usaha kerasnya, dia berhasil mendirikan Microsoft Corporation yang membuatnya menjadi jutawan. Walaupun sukses merilis sistem operasi yang meledak di pasar dunia, Bill Gates juga sering melakukan beberapa kali kesalahan dalam bisnis perangkat lunaknya itu .

Baca juga: Kebutuhan Rekrutmen Tenaga IT meningkat 5x lipat sepanjang tahun 2018 

Jika kamu punya bakat dalam bidang teknologi tapi kamu tidak tahu kamu harus bekerja di mana, kamu bisa langsung mendaftar di EKRUT. Semua proses dan bantuan professional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang juga di Daftar sekarang di EKRUT.

Itu tadi informasi mengenai technopreneurship, kalau kamu sudah menjadi semakin tertarik untuk menjadi teknopreneur atau berkarir di startup, kamu juga bisa tonton tips dari EKRUT di bawah ini. Semoga berhasil!

Registrasi EKRUT

Sumber: 

  • itmunch.com
  • 101entrepreneurship.org 
  • bbs.binus.ac.id 
  • Kompas.com
  • Voffice.co.id
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

    Video