Published on

Expert's Corner

Roadmap adalah: Pengertian, tujuan, prinsip dasar, dan 4 contohnya

Nur Rosita Dewi

product-roadmap-EKRUT.jpg

Product roadmap adalah gambaran umum yang luas dari semua aspek produk mendatang. Produk roadmap juga bisa disebut dengan peta rencana jangka pendek atau jangka panjang demi mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk memahami lebih lanjut tentang produk roadmap, berikut adalah informasi selengkapnya beserta beberapa contohnya.

Apa itu product roadmap?

tips membuat product roadmap - EKRUT
Product roadmap menunjukkan apa yang sedang dilakukan tim development dan perkembangannya - EKRUT

Produk roadmap menunjukkan apa yang sedang dibangun oleh tim pengembangan untuk mencapai tujuan bisnis terbaru. Produk roadmap sendiri paling sering digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak dan organisasi pengembang teknologi.

Produk roadmap juga dapat memberikan tim internal dan para stakeholders yang berisi para eksekutif senior, manajemen atas, tim pemasaran, dan para investor sebua insight mengenai keadaan produk terkini. Selain itu, produk roadmap juga harus menetapkan ekspektasi yang jelas tentang bagaimana suatu produk akan berkembang di bulan-bulan ataupun tahun-tahun mendatang.

Baca Juga: Panduan kerja: 100 Hari pertama Product Manager

Produk roadmap juga merupakan suatu ringkasan visual tingkat tinggi yang memetakan visi dan arah penawaran produk suatu perusahaan dari waktu ke waktu. Produk roadmap berperan untuk mengomunikasikan alasan dan apa yang sedang dibangun oleh suatu tim pengembang produk. Secara umum, produk roadmap adalah dokumen strategis yang berisi panduan serta rencana untuk melaksanakan strategi produk.

Dilansir Altexsoft, secara umum product roadmap adalah dokumen yang memetakan tahapan umum dari pengembangan produk. Product roadmap memiliki tujuan utama sebagai pengikat visi produk dengan tujuan bisnis perusahaan. Sehingga, secara sinergis kegunaan produk dan tujuan bisnis dapat bertemu sebagai bagian dari kepuasan konsumen atau pelanggan.

Tujuan product roadmap

Tujuan product roadmap
Product roadmap dapat membantu perkembangan bisnis perusahaan secara berkala dan berkelanjutan.(Sumber: Pexels) 

Seperti halnya sebuah perencanaan pengembangan pada umumnya, produk roadmap juga memiliki tujuan yang terkait dengan proses produksi. Adapun tujuan-tujuan itu antara lain adalah:

  • Dapat menjelaskan visi dan strategi dari suatu pengembangan produk
  • Menyediakan dokumen panduan untuk menjalankan strategi produksi
  • Menyesuaikan proses pengembangan produk dengan keinginan para stakeholders
  • Memfasilitasi diskusi tentang opsi atau perencanaan skenario produksi

Secara ideal, produk roadmap yang dimiliki oleh suatu perusahaan harus dapat memberi gambaran atau penyampaian arahan strategis bagi produk yang hendak dipasarkan atau dibuat. Selain itu, produk roadmap juga harus memiliki korelasi dan relevansi dengan strategi perusahaan secara khusus. Sebagai kerangka produksi, produk roadmap juga harus mencakup urutan umum dari apa yang sedang dibangun oleh tim pengembang produk.

Keberadaan produk roadmap diharapkan mampu mengartikulasikan visi dan strategi produk dengan jelas sehingga dapat mempermudah dan mengamankan persetujuan eksekutif. Hal ini amat penting bagi keberlanjutan perusahaan dan juga menarik investor. Selain itu, adanya produk roadmap juga memungkinkan setiap orang untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih terarah.

Prinsip dasar product roadmap

Prinsip dasar product roadmap
Penempatan prinsip dalam pembuatan product roadmap amat penting dilakukan (Sumber: Pexels)

Keterkaitan product roadmap dan strategi perusahaan menjadikannya sebagai hal yang memiliki urgensi tinggi. Alih-alih hanya dilakukan secara berulang, product roadmap perlu dirancang dengan dasar-dasar strategis melalui prinsip-prinsip tertentu. Hal ini diperlukan agar product roadmap mampu menjadi evaluasi rasional dan juga mampu memprediksi masa yang akan datang.

Product roadmap, seperti makna harfiahnya yang berarti sebuah “peta jalan”, merupakan faktor pendorong setiap kejelasan dan keselarasan dalam suatu perusahaan. Menurut Brian de Haff lewat artikelnya di Aha!, product roadmap diperlukan oleh sebuah tim produksi untuk memeriksa rencana strategis perusahaan dengan bertumpu pada prinsip-prinsip dasar tertentu. Prinsip-prinsip dasar product roadmap itu antara lain adalah:

  • Tujuan/Goals, memulai segala sesuatu dengan menetapkan tujuan adalah prinsip utama dalam product roadmap. Hal ini dapat mengarahkan pemikiran semua anggota tim untuk membuat dampak nyata terhadap bisnis. Begitu pula, proses pembagian ide atau tujuan secara transparan akan menjadi basis dasar yang menunjang product roadmap dijalankan.
  • Pelanggan/Client, sebuah perusahaan atau bisnis tidak akan ada tanpa pelanggan. Maka, hal ini pula yang lantas menjadi prinsip sentral dari pengambilan keputusan suatu perusahaan. Keberadaan pelanggan diperlukan untuk memberikan impresi, ide, dan umpan balik yang nantinya akan dikembangkan secara terstruktur.
  • Investasi, berdasarkan tujuan dan kebutuhan pelanggan tadi maka suatu perusahaan akan mendapat pemahaman tentang bagian mana yang akan menjadi investasi utama dari produk perusahaan. Langkah untuk memperhatikan hal ini dapat menjadi pemandu proses produksi menuju hasil yang maksimal.
  • Waktu, faktor ini berkaitan dengan perencanaan dan pengembangan suatu produk. Dibutuhkan sebuah kerangka waktu tertentu untuk mengembangkan suatu ide menjadi suatu produk. Oleh karena itu, perlu dicanangkan suatu interval atau batasan waktu tertentu selama proses ini seperti kuartal hingga tahunan.
  • Sumber daya, prinsip dasar lain dari product mapping adalah sumber daya. Prinsip ini tentunya memiliki korelasi dengan sosok orang dengan keterampilan dan alat yang tepat dalam sebuah tim. Identifikasi terhadap tim atau organisasi yang mengembangkan produk perlu dilakukan agar proses berjalan sesuai perencanaan.
  • Kolaborasi, adanya ruang untuk saling bertukar ide atau pengalaman antara pelanggan dan tim pengembang produk juga merupakan prinsip product roadmap. Hal ini mungkin tidak dilakukan secara langsung tetapi melalui ulasan atau umpan balik dari segala lini, baik pelanggan (eksternal) dan juga divisi atau bagian lain di perusahaan (internal).

Secara umum, product roadmap memiliki prinsip perencanaan tindakan yang dilakukan dengan memetakan rencana strategis dan memperbesar suatu persiapan agar berhasil baik.

Baca juga: Apa tugas Product Manager dan kemampuan yang harus dimiliki?

4 Contoh product roadmap

4 Contoh product roadmap
Product roadmap yang digunakan di setiap bisnis dapat berbeda-beda, bergantung pada kebutuhannya. (Sumber: Pexels)

Struktur product roadmap akan berkembang atau berubah seiring proyek produksi yang sedang dikerjakan suatu tim. Beberapa yang berguna atau berfungsi bagi satu kasus produk belum tentu dipakai lagi untuk produk lainnya. Namun, variasi ini tetap bergantung pada pelanggan dan setiap stakeholders yang menjadi landasan ide tim pengembang. Untuk itu, diperlukan beberapa format product roadmap dalam sebuah tim.

Berikut ini adalah beberapa contoh format product roadmap menurut Outrcry dan Altexsoft.

1. Format Now-Next-Later (NNL)

Format Now-Next-Later (NNL)
Format product roadmap Now-Next-Later (Sumber: Eleanor-Mollet/medium)

Format product roadmap NNL merupakan suatu gambaran kerja tentang hal yang akan dikerjakan sekarang, berikutnya, dan nanti. Tiga bidang utama ini menjadi dasar strategi dari suatu pengembangan produk. Pertama adalah apa yang sedang dikerjakan SEKARANG. Kedua, adalah apa yang akan datang BERIKUTNYA. Lantas ketiga adalah apa yang didapatkan NANTI. 

Format product roadmap jenis ini tidak sama dengan suatu perencanaan tentang perilisan produk. Hal ini disebabkan karena product roadmap jenis ini tidak memiliki tanggal atau penanda waktu baik sebagai tenggat maupun garis waktu. Format NNL ini menawarkan apa yang disebut prioritas bisnis dalam suatu pengembangan produk.

2. Format Feature-based

Format product roadmap jenis ini dapat diartikan sebagai pemetaan berbasis fitur, sehingga penggunaan fitur merupakan titik pusat dari roadmap yang dibangun. Product roadmap jenis ini bisa dibuat lewat situs https://roadmunk.com/ dan dapat dibuat secara mendetail meski juga mengaburkan visi umum dari sebuah produk..

Feature-based roadmap ini sedikit memiliki kekurangan karena fitur atau tema sendiri bukan unit yang stabil. Hal ini berbanding terbalik dengan pasar yang terus berkembang secara dinamis. Inovasi teknologi dan kebutuhan pelanggan menyebabkan feature-based roadmap yang dibuat akan sering diubah. Meski berbasis fitur, namun feature-based roadmap sulit dipahami dan dipertahankan.

3. Format Goal-Oriented (GO)

Format Goal-Oriented (GO)
Format roadmap goal-oriented (Sumber: romanpichler.com)

Product roadmap dengan format GO berbasis pada sasaran atau tujuan yang hendak dicapai di balik setiap fitur. Berbeda dengan product roadmap berbasis fitur tadi, format GO justru akan menunjukkan bagaimana tiap fitur berguna dan menilai relevansinya terhadap rencana awal proyek. Format product roadmap berbasis sasaran ini masih sama seperti format berbasis fitur yaitu akan sering diperbaharui selama proyek terus berkembang nantinya.

4. Format Technology atau IT

Format Technology atau IT
Format roadmap Technology/IT (Sumber: online.visual-paradigm.com)

Format roadmap berbasis teknologi atau IT ini dapat dibuat juga lewat situs roadmunk.com dengan memperhatikan dokumen-dokumen pengembangan tertentu. Product roadmap jenis IT merupakan dokumen tingkat rendah yang umumnya dibuat untuk mendukung roadmap strategis utama. Hal ini disebabkan oleh perlunya suatu tim internal untuk merumuskan persyaratan teknologi dalam sebuah tim pengembang, sehingga ada tim di dalam tim yang khusus merumuskan roadmap jenis ini.

Roadmap IT dapat menentukan penggunaan teknologi tertentu dan membantu alokasi sumber daya yang andal dari sebuah tim pengembangan. Roadmap IT juga dapat menentukan persyaratan teknologi apa saja yang diperlukan untuk memberikan tujuan pada produk atau fitur tertentu dari produk. Secara umum, roadmap jenis ini merupakan cara visual untuk menyajikan alokasi sumber daya dan teknologi.

Tips untuk membangun produk roadmap

tips membuat product roadmap - EKRUT
Saat membuat product roadmap pastikan kamu menentukan strategi yang tepat - EKRUT

Kini, kamu sudah mengetahui apa itu produk roadmap. Berikut adalah tips membuat produk roadmap yang bisa kamu ikuti.

  • Tentukan strateginya
    Strategi adalah menjawab pertanyaan "mengapa" dari apa yang akan kamu bangun. Tetapkan visi, sasaran, dan inisiatif untuk produk kamu dan bagaimana mereka akan mendukung tujuan bisnis secara keseluruhan.
  • Kelola ide dengan baik
    Lakukan diskusi bersama untuk menentukan ide terbaik dalam membangun produk roadmap.
  • Tentukan fitur dan persyaratan
    Jika strategi adalah "mengapa", maka fitur adalah "apa" dan "bagaimana" yang harus ditentukan oleh tim development kamu.
  • Pilih tampilan
    Untuk setiap produk roadmap yang kamu buat, sesuaikan jenis informasi dan tingkat detail yang ingin kamu sertakan. 

Itulah definisi serta beberapa tips membuat produk roadmap yang wajib kamu ketahui. Jika kamu dapat membuatnya dengan baik dan jelas, tentunya akan sangat memudahkan perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Semoga berhasil!

tips membuat product roadmap - EKRUT
Last update: 5 September 2021

Sumber: 

  • smartsheet.com
  • productplan.com
  • aha.io
  • Product Roadmap: Key Features, Types, Building Tips, and Roadmap Examples
  • The 6 Principles of Strategic Product Roadmapping | Aha!
  • 7 Product Roadmap Examples You Need To Know (+ Free Tools)

Tags

Share