Published on

Careers

EKRUTtalks #4: Tren pindah kerja pasca lebaran

Tsalis Annisa

pindah-kerja-pasca-lebaran-EKRUT.jpg

Pindah kerja pasca lebaran seakan sudah menjadi tren yang terjadi setiap tahunnya. Bahkan menurut Ikbal Nasution, sebagai HR, saat membuat Manpower Planning umumnya jumlah rekrutmen akan dinaikin sebulan sebelum Ramadhan. 

Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut ini adalah pembahasan lebih mendalam dengan Delvy Gusmiranto yang merupakan mantan HR Warung Pintar, dan Ikbal Nasution yang merupakan mantan HR Bytedance.

Benarkah angka resign meningkat setelah lebaran, dan kenapa?

Menurut Delvy dan Ikbal, sebenarnya angka resign tidak hanya meningkat setelah lebaran tapi juga setelah seseorang mendapatkan bonus. Terutama di perusahaan startup yang memberikan bonus kepada karyawannya setiap 6 bulan sekali. 

Meski begitu, ada juga karyawan yang berani resign sebelum mendapatkan THR karena perusahaan yang memberikan offer bukan hanya menawarkan gaji yang lebih, tapi juga berani memberikan THR full walaupun mereka baru bergabung 1 bulan. 

Kondisi ini bisa disebut sebagai talent war, di mana perusahaan sekuat mungkin mencoba untuk menarik perhatian talent atau kandidat dengan beragam cara.

Lalu, apakah cara ini hanya dilakukan oleh perusahaan besar? Menurut Delvy Gusmiranto, yang memengaruhi justru kebutuhan perusahaan. Apakah perusahaan tersebut sangat membutuhkan skills yang dimiliki oleh kamu,  lalu apakah perusahaan memiliki budget yang cocok atau tidak. 

Sedangkan menurut Ikbal Nasution, terkenal atau tidaknya perusahaan tersebut juga dapat memengaruhi bargain position. Di mana perusahaan yang cukup terkenal dan diminati oleh banyak orang umumnya tidak terlalu ikut dalam budaya 'talent war'. Mengingat dapat bergabung dengan perusahaan tersebut sudah menjadi prestige sendiri bagi kandidat.

Apa yang dilakukan untuk mempertahankan karyawan yang ingin resign?

Menurut Ikbal Nasution, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mempertahankan karyawan mereka. Misalnya dengan membujuk, mencari tahu alasan personal yang membuatnya ingin resign

"Jadi, kita akan lihat lagi ke personalnya ya. Sebenarnya apa saja yang menjadi concern dia untuk pindah. Kalau salah satu alasannya karena gaji, maka coba untuk diajukan ke CEO atau atasan mereka," ujar Ikbal. 

Sedangkan menurut Delvy, ia akan lebih melihat secara makro, dan membuat retention plan untuk menahan karyawan. Usahakan agar perusahaan memiliki budaya yang strong, dan nyaman. 

Pasalnya ia percaya bahwa budaya sangat bisa menahan seseorang, karena kenyamanan kerja paling penting dibandingkan harus pindah kantor yang menawarkan kenaikan gaji sedikit. 

Ikbal dan Delvy pun berpesan agar kandidat baiknya lebih memikirkan lagi keuntungan dan kerugiannya jika mereka pindah. Selain mempertimbangkan gaji yang bertambah, pertimbangkan dulu career path. 

Jika target adalah ingin menjadi HR, pilih posisi-posisi di HR, jangan pindah divisi dari HR, lalu ke Sales, sehingga tidak terlihat speciality-nya di mana. 

Selain membahas dari segi HR, sebagai karyawan yang juga resign di bulan Ramadhan, Ikbal dan Delvy pun akan membagi opini serta tips untuk kamu yang ingin resign pasca lebaran. 

Seperti apa? Yuk, dengarkan selengkapnya di EKRUTtalks episode 4! 

tren pindah kerja pasca lebaran - EKRUT

Rekomendasi bacaan:

Tags

Share