Published on

Expert's Corner

Unique value proposition (UVP): Pengertian, manfaat, dan 3 contohnya

Elisha Nathania

Unique_value_proposition.jpg

Pernahkah kamu terpikir nilai apa yang  ditawarkan kepada customer dan mengapa mereka harus memilih produkmu? Jika hal seperti ini belum pernah terpikirkan, artinya kamu perlu mempelajari tentang unique value roposition (UVP) dan apa perannya terhadap sebuah bisnis. Yuk, simak ulasan berikut dengan seksama. 

Apa itu unique value proposition (UVP)?

Apa itu unique value proposition (UVP)?
Ada tiga pertanyaan dalam menentukan UVP (Sumber: Shutterstock)

Sesuai namanya, unique value proposition berarti sebuah nilai unik yang diciptakan oleh perusahaan untuk para target konsumennya. Dalam mencari sebuah unique value proposition, biasanya kamu akan melakukan berbagai cara baru dalam segmenting pasar. Namun, sering juga terjadi sebuah unique value proposition memperluas kebutuhan pasar. Misalnya saja, mungkin kamu dulu tidak terbayang bahwa akan membutuhkan AirPods atau wireless headset, namun Apple menghadirkan produk ini dan akhirnya kamu ternyata merasa membutuhkannya. Pada saat inilah Apple menciptakan tren permintaan dan unique value proposition yang baru. 

Menurut, Harvard Business School untuk dapat menentukan sebuah unique value proposition, kamu dapat menyiapkan tiga pertanyaan utama yaitu;

  • Konsumen mana yang akan kamu tuju?
  • Kebutuhan apa yang akan kamu penuhi?
  • Berapa harga wajar menurut konsumen dan harga yang dapat menghasilkan profit bagi bisnismu?

Tentunya unique value proposition setiap perusahaan harus unik dan berbeda. Tidak ada format tertentu yang harus diikuti. Namun sebuah value proposition harus sesuai dengan brand dan spesifik mengarah pada perusahaan.

Manfaat unique value proposition

Manfaat unique value proposition
UVP dapat mengubah calon konsumen menjadi konsumen sesungguhnya (Sumber: Shutterstock)

Keberadaan unique value proposition bagi sebuah bisnis sangatlah penting, komponen ini dapat bertindak sebagai pernyataan yang digunakan perusahaan untuk memberikan gambaran besar mengapa konsumen harus membeli produk atau menggunakan jasa mereka. Jika unique value proposition yang kamu buat sangat meyakinkan, konsumen akan percaya bahwa produk kamu memang memiliki nilai lebih dan dapat menyelesaikan masalah mereka. Sehingga, pada akhirnya kamu akan mengubah calon konsumen menjadi konsumen sesungguhnya.

Baca juga: Strategi promosi yang efektif saat ini 

6 Karakteristik unique value proposition

6 Karakteristik unique value proposition
Salah satu karakteristik UVP adalah visual yang menarik (Sumber: Shutterstock)

Ada enam karakteristik dari unique value proposition yang perlu kamu perhatikan. Mulai dari visual, statement yang sederhana namun berarti dan tentunya memiliki call to action. Sehingga, konsumen memutuskan untuk membeli.

1. Daya tarik visual

Menambahkan visual pada statement dari unique value proposition yang kamu buat akan mempermudah kamu saat mengkomunikasikan antara bisnis dengan konsumen. Jangan lupa, kamu perlu melakukan riset pasar untuk menentukan pesan seperti apa yang cocok untuk disampaikan kepada konsumen.

2. Definisi tujuan yang jelas

Sebuah unique value proposition dari perusahaan mengkomunikasikan alasan utama mengapa sebuah produk atau bisnis cocok dengan konsumen tersebut. Karenanya, unique value proposition perlu memuat tujuan yang jelas dan dapat diletakkan dengan gamblang pada website perusahaan atau media lainnya. Unique value proposition yang berhasil, akan membuat konsumen langsung mengerti nilai sebuah bisnis tanpa membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

3. Kesederhanaan

Unique value proposition yang sukses biasanya memiliki statement atau headline yang sederhana dan jelas. Statement tersebut sebaiknya hanya berisikan satu kalimat atau frasa atau mungkin hanya sekadar tagline yang sederhana namun mudah diingat. Unique value proposition juga dapat menjadi bagian dari kampanye iklan.

4. Pernyataan keunggulan kompetitif yang jelas

Selain sederhana dan jelas dalam menjelaskan nilai bisnisnya, unique value proposition juga sebaiknya dapat mengkomunikasikan benefitnya kepada konsumen. Kamu harus dapat memberikan gambaran apa perbedaan produk atau jasamu dengan kompetitor

5. Pernyataan yang jelas bagaimana memecahkan masalah pelanggan

Unique value proposition biasanya dituangkan dalam sebuah headline dan subheadline untuk menjelaskan lebih lanjut tentang nilai apa saja yang ada pada produkmu. Subheadline ini adalah cara untuk menjelaskan fitur atau keuntungan dari menggunakan produk dan detail yang perlu diketahui lainnya.

6. Call to action

Unique value proposition yang efektif juga mampu untuk mengubah calon konsumen menjadi konsumen sesungguhnya yang menghasilkan uang untuk perusahaan. 

3 Contoh unique value proposition

3 Contoh unique value proposition
Berikut beberapa contoh UVP yang berhasil (Sumber: Shutterstock)

Beberapa brand kenamaan ini berhasil menuangkan unique value proposition mereka dalam sebuah slogan singkat. Berikut beberapa contoh unique value proposition yang bisa kamu pelajari. 

  • VISA: “it’s everywhere you want to be.”
    Seperti yang kamu ketahui, dengan menggunakan VISA, kamu bisa bertransaksi dimana saja di seluruh dunia. Sehingga, unique value proposition seperti di atas cukup tepat menggambarkannya.
     
  • FedEx: “When it absolutely, positively has to be there overnight.”
    Sebagai perusahaan jasa pengiriman internasional, FedEx mendefinisikan nilai perusahaannya dengan dapat mengirimkan barang hanya dalam “semalam” saja.
     
  • iPod: “1000 songs in your pocket.”
    Sebagai gawai yang berfungsi untuk mendengarkan lagu yang praktis dan muat diletakkan dalam kantong, iPod memberikan benefit bagi para konsumennya dengan dapat mendengarkan 1000 lagu.

Tips menulis unique value proposition

Tips menulis unique value proposition
Kamu dapat membuat beberapa alternatif UVP (Sumber: Shutterstock)

Nah, supaya kamu dapat menuliskan unique value proposition dengan sukses seperti contoh dari brand di atas, kamu dapat menerapkan langkah-langkah berikut.

  1. Tuliskan seluruh hal tentang bisnismu dengan detail, termasuk berbagai fitur dan apa kegunaan dari produkmu.
  2. Buat tulisan atau pernyataan dari hal-hal yang sudah kamu tulis tersebut.
  3. Eliminasi tulisan yang terlalu general dan cenderung berulang.
  4. Jangan lupa juga singkirkan tulisan yang ambigu dan membuat konsumen tidak paham.
  5. Hanya tuliskan hal-hal yang bisa kamu janjikan, jangan mengada-ada.
  6. Review kembali pernyataan yang sudah kamu tulis. Kamu juga dapat mempersiapkan berbagai alternatif dan meminta pendapat dengan tim.

Sekarang, kamu sudah paham, kan pentingnya memiliki unique value proposition untuk sebuah bisnis. Jadi, jangan lupa untuk menerapkannya, ya.

sign up EKRUT

Tags

Share