Published on

Careers

Mengenal work performance dan 4 cara meningkatkannya untuk pengembangan karier

Nadroh Nur Amalia

Mengenal_work_performance_dan_4_cara_meningkatkannya_untuk_pengembangan_karier.png

Pembahasan mengenai work performance telah berkembang dari evaluasi tahunan antara manajer dan karyawan saja hingga menjadi komponen dalam bekerja yang terus dikembangakan. Sebagai individu di perusahaan, work performance yang harus dicapai kini mencakup pengembangan keterampilan untuk menemukan cara untuk mengatasi tantangan, berbagi ide baru, menjelajahi peluang baru.

Pengembangan work performance adalah proses yang berkelanjutan. Sebagian besar pemberi kerja memiliki proses untuk memantau kinerja dan memberikan kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan, tetapi masing-masing dari kita juga perlu mengambil tanggung jawab pribadi untuk meninjau dan memperbarui work performance.

Apa itu work performance?

Apa itu work performance?
Performa kerja yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri di kantor.-EKRUT

Work performance adalah pencapaian seorang karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas  yang diberikan untuk mencapai tujuan organisasi di perusahaan. Work performance biasanya dinilai dalam laporan evaluasi yang menunjukkan seberapa baik seorang karyawan melaksanakan kegiatan kerja terkait yang diharapkan.

Terdapat berbagai komponen yang bisa dijadikan acuan untuk menilai work performance:

  • Kualitas Pekerjaan, akurat, rapi, memperhatikan detail, konsisten, menyeluruh, standar tinggi, mengikuti prosedur.
  • Tanggung Jawab, kehadiran yang konsisten, ketepatan waktu, keandalan, mengikuti peraturan.
  • Komunikasi, mahir lisan dan tulisan, komunikasi, berbagi informasi dengan rekan kerja dan supervisor, menangani internal dan komunikasi eksternal.
  • Hubungan Internal/Eksternal, fleksibel, membantu tanpa mulai diminta, penghubung dengan konsumen/vendor/orang luar, mencari dan memelihara hubungan baik, mempercepat pengerjaan proyek.
  • Judgement, memiliki kepekaan untuk merasakan, menjaga kerahasiaan, membuat keputusan yang tepat, menilai situasi, mengambil tindakan yang tepat.
  • Kemampuan Organisasi, mampu menetapkan prioritas yang realistis, kemampuan mengatur waktu, mengatur jadwal, memenuhi tenggat waktu, menyelesaikan proyek tepat waktu, gunakan waktu baik, tidak membuang waktu, kemampuan berkoordinasi dengan orang lain.
  • Volume Pekerjaan, mampu membagi beban kerja, memenuhi tenggat waktu, konsisten, bersedia melakukan upaya ekstra.
  • Pengetahuan Pekerjaan / Keterampilan Teknis, tahu apa yang harus dilakukan, jarang butuh instruksi, mahir dalam semua aspek teknis pekerjaan, tahu caranya menjalankan peralatan, mampu bekerja mandiri, mampu menginstruksikan, membimbing dan melatih orang lain, mengerti prosedur keselamatan atau keamanan dan menjaganya.

Baca: 8 Faktor yang memengaruhi kinerja karyawan 

Bagaimana cara mengevaluasi work performance?

https://www.ekrut.com/media/kinerja-karyawan
Assessment performa kerja bisa dilakukan secara mandiri dengan membuat daftar cek peningkatan secara periodik. EKRUT

Work performance perlu dikembangkan secara terus menerus. Penilaiannya bukan hanya evaluasi sekali setahun. Manajemen work performance yang baik adalah kolaborasi positif yang berkelanjutan antara kamu dan supervisor

Dengan tetap terhubung dengan supervisor sepanjang tahun, kamu dapat membuat penyesuaian terhadap work performance sesuai kebutuhan, sehingga supervisor kamu dapat menilai serta mendukung kinerja dan kemampuan kamu untuk memenuhi tujuan tahunan. Jadi, evaluasi kinerja ini dilakukan dari segi perusahaan dan self-assessment.

1. Dari sisi perusahaan

Evaluasi dari segi perusahaan menjadi kesempatan bagi karyawan untuk merefleksikan diri dan mempertimbangkan apa kekuatan dan kelemahan mereka, penilaian hanya penting untuk pertumbuhan sebagai pekerja tetapi sebagai pribadi. Dengan mengkritik pekerjaan dan perilaku mereka sendiri, karyawan dapat memperoleh wawasan yang membantu mereka meningkat.

Perusahaan biasanya telah merancang program evaluasi work performance secara berkala. Evaluasi bisa dilakukan secara tertulis dengan form atau dengan wawancara. Hasilnya akan menjadi acuan pengembangan karyawan

2. Dari self-assessment

Self-assessment bisa menjelaskan bagaimana karyawan melihat diri mereka sendiri dalam konteks tim dan organisasi secara luas. Penilaian work performance secara mandiri bisa menjadi umpan balik kepada evaluasi yang diberikan perusahaan. Banyak orang yang kini termotivasi untuk bekerja secara mandiri dan memanfaatkan peluang untuk belajar dan tumbuh. 

Penilaian yang dilakukan sendiri dapat dibuat dengan membuat daftar cek mengenai komponen work performance apa yang telah dicapai. Daftar cek tersebut bisa kamu buat untuk evaluasi harian, mingguan atau bulanan. Untuk membantumu agar lebih terarah dalam melakukan self-assessment coba bergabung dengan EKRUT untuk berbagai panduan pengembangan karier.

Baca: Dukung performa kerjamu dengan playlist musik yang tepat

4 Cara meningkatkan work performance

4 Cara meningkatkan work performance
Performa kerja yang terus dievaluasi akan membantu kamu untuk mencapai tujuan profesional - EKRUT

Studi psikologi manusia menyatakan bahwa evaluasi diri jauh lebih kuat daripada evaluasi eksternal. Penting untuk melihat dengan saksama kinerjamu sebelum atasan melakukannya dan menilai diri dari sudut pandang mereka. Berikut ini 4 langkah penting untuk memantau kinerja dan meningkatkan performa kerja:

1. Refleksi diri

Refleksikan kinerjamu secara teratur. Di akhir minggu misalnya, tinjau tujuan dan daftar cek self assessment, lalu tanyakan pada diri kamu: apa yang berhasil? Apa yang tidak berjalan dengan baik? Apa yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan diri?

2. Objektif dengan penilaian diri

Pelajarilah dengan cermat dan berikan penilaian yang jujur ​​kepada diri sendiri terhadap work performance. Tidak perlu menutupi kekurangan, tuliskan semua pencapaian serta kesalahanmu jadikan acuan selanjutnya untuk melakukan pekerjaan.

3. Aktif meminta feedback

Minta atasan untuk berperan aktif dalam perkembanganmu, sehingga mereka yakin kamu mempelajari keterampilan yang akan membuatmu memenuhi syarat untuk promosi di masa mendatang. Simpan salinan dokumen apa pun yang secara langsung atau tidak langsung memberikan indikasi kinerja, sehingga kamu dapat melacak kemajuan work performance. Pertimbangkan untuk bertanya kepada kolega terpercaya untuk mendiskusikan hasil evaluasi, atau dekati tokoh senior di perusahaan yang mungkin bersedia bertindak sebagai mentor.

4. Berpikiran maju 

Kembangkan strategi untuk memperbaiki area work performance yang lebih lemah dan catat apa yang telah kamu lakukan untuk meningkatkannya. Sehingga saat evaluasi kinerja selanjutnya, kamu akan siap untuk menunjukkan kepada manajer apa yang telah kamu lakukan. 

Ingatlah untuk mengkomunikasikan rencana pengembangan pribadi kepada atasan, mentor, atau kolega yang relevan; berhubungan dengan mereka secara teratur, sehingga mereka dapat membantu mengarahkanmu untuk berkembang. Pantau terus work performance agar kamu lebih cepat mencapai tujuan profesional karier pribadi. Jaga relasi dengan orang-orang yang bisa membantu untuk mencapai tujuan tersebut. Selamat mengembangkan karier!

Dalam melakukan peningkatan work performance kamu perlu kenal potensi diri. Mari kenali potensi diri untuk mengembangkan kariermu.

sign up EKRUT

Sumber: 

  • businessnewsdaily.com 
  • hr.fas.harvard.edu 
  • managers.org.uk
  • uhr.umd.edu
  • igi-global.com

Tags

Share