Published on

startup

Zomato tutup layanan di Indonesia

Nur Lella Junaedi

zomato-tutup-layanan-di-indonesia-EKRUT.jpg

Aplikasi agregator restoran dari India yakni Zomato kabarnya telah menghentikan layanan premium di Indonesia dan Filipina. 

Kabar ini mulai beredar sejak 17 Oktober lalu, ketika perusahaan mengirimkan email pemberitahuan kepada pelanggan premium. 

Dalam email tersebut dituliskan bahwa batas pemakaian keanggotaan premium hanya sampai 30 November nanti. Lewat dari tanggal itu pelanggan tidak dapat menggunakan keuntungan sebagai pelanggan premium Zomato lagi. 

Perusahaan juga telah menyediakan beberapa skema pengembalian dana prorata bagi para member, dengan mengembalikan uang kepada pelanggan dalam waktu 2 minggu hingga 1 bulan ke depan. 

Pelanggan akan menerima dana membership sesuai dengan dana pada email atau aplikasi melalui akun debet atau kredit yang digunakan untuk membeli membership gold atau pro. 

Sementara pelanggan yang membayar melalui virtual account akan menerima email lanjutan untuk mengisi data diri dan nomor rekening untuk pengembalian dana. 

Adapun bila pelanggan ingin bertanya lebih jauh seputar Zomato, perusahaan juga telah menyediakan layanan Customer Service melalui alamat email customersupport@zomato.com. 

Di tutupnya layanan premium Zomato ini juga menjadi pertanda bahwa perusahaan akan menutup layanannya di dua negara tersebut dalam waktu berdekatan. 

Baca juga: Mau bikin aplikasi pemesanan makanan?

Melalui email yang diterima oleh media di Indonesia, perusahaan membenarkan akan menutup kantornya di tanah air meski tidak disebutkan secara jelas apa alasannya. 

Walaupun akan ditutup, tetapi pihak perusahaan menyatakan jika konsumen tetap bisa mengakses direktori Zomato melalui aplikasi dan website, untuk memperoleh informasi tentang restoran di Indonesia di mana untuk pemeliharaannya akan dilakukan langsung di India.

Zomato sendiri telah diluncurkan sejak 2008 lalu di New Delhi India. Perusahaan ini berawal dari ide tiga pecinta kuliner yang tidak suka mengantri makanan, kemudian mereka berkeliling Delhi, menampilkan menu restoran, memindai dan menampilkannya secara online. 

Zomato yang awalnya hanya berupa proyek rumahan biasa pun kemudian berkembang menjadi agregator restoran di hampir banyak negara. 

Data terakhir yang diambil dari situsnya menyebutkan bahwa Zomato telah beroperasi di 24 negara, 10 ribu kota dengan sekitar 5000 karyawan. 

Namun, di Indonesia sendiri perusahaan telah melakukan PHK selama beberapa kali, yakni di bulan Agustus 2019 sebanyak 60 karyawan dan bulan September sekitar sekitar 540 karyawan dengan alasan penerapan teknologi baru.

Zomato tutup layanan di Indonesia EKRUT

Sumber: 

  • Rappler.com
  • Tirto.id
  • Zomato

Tags

Share